Rp5 Miliar Digelontorkan, Istana Siak dan Balairung Sri Kerapatan Direvitalisasi

Beritariau.com, SIAK – Pemerintah Kabupaten Siak bersama Kementerian Kebudayaan mulai merevitalisasi dua bangunan bersejarah peninggalan Kesultanan Siak, yakni Istana Siak Assyerayah Al Hasyimiah dan Balairung Sri Kerapatan Tinggi. Proyek senilai Rp5 miliar tersebut ditargetkan selesai dalam 65 hari.
Dimulainya pekerjaan ditandai dengan doa bersama di koridor belakang Istana Siak, Kamis (5/11/2026), dihadiri Bupati Siak Afni Zulkifli, perwakilan Kementerian Kebudayaan, Balai Pelestarian Kebudayaan Riau, DPRD, LAMR, serta unsur masyarakat.
Dari total anggaran tersebut, Rp3 miliar dialokasikan untuk perbaikan Istana Siak dan Rp2 miliar untuk Balairung Sri Kerapatan Tinggi.
Bupati Afni mengatakan, revitalisasi merupakan bentuk tanggung jawab pemerintah dalam menjaga warisan sejarah sekaligus mempertahankan identitas Melayu.
"Ini merupakan salah satu bentuk pertanggungjawaban kami sebagai pemimpin untuk memelihara peninggalan Sultan Siak," ujarnya.
Perbaikan Istana Siak akan difokuskan pada bagian bangunan yang mulai rapuh, termasuk pembenahan dan pengecatan dinding. Selama pengerjaan, istana ditutup sementara bagi pengunjung dan wisatawan.
Afni juga meminta agar koleksi serta benda bersejarah di dalam istana mendapat pengawasan ketat untuk mencegah kerusakan maupun kehilangan.
Selain revitalisasi fisik, Pemkab Siak berencana menerbitkan Peraturan Bupati tentang tata tertib pengunjung, termasuk ketentuan berpakaian yang mencerminkan penghormatan terhadap adat Melayu.
Perwakilan Balai Pelestarian Kebudayaan Riau, Budi Eka Putra, menyebut revitalisasi tersebut bagian dari program strategis pemerintah untuk memperkuat perlindungan dan pelestarian cagar budaya. Program serupa di Riau juga dilaksanakan di kawasan Candi Muara Takus, Kabupaten Kampar.
Melalui revitalisasi ini, pemerintah berharap kedua bangunan bersejarah tersebut tetap terjaga dan menjadi pusat pembelajaran sejarah, pelestarian budaya Melayu, sekaligus destinasi wisata sejarah di Riau. (*)

