Jumhur Hidayat Lantik Delisis Hasanto Pimpin FSPKSI Riau 2026–2031

Beritariau.com, PEKANBARU – Federasi Serikat Pekerja Kependidikan Seluruh Indonesia (FSPKSI) Provinsi Riau memasuki babak baru kepemimpinan. Delisis Hasanto resmi dilantik sebagai ketua untuk periode 2026–2031 oleh Ketua Umum FSPKSI, Jumhur Hidayat, dalam prosesi pelantikan di Hotel Ayola Pekanbaru, Sabtu (31/10/2026).
Pergantian kepemimpinan ini diharapkan menjadi momentum memperkuat perjuangan organisasi dalam mengawal hak-hak pekerja kependidikan, meningkatkan perlindungan tenaga kerja, serta memperjuangkan kesejahteraan anggota di Provinsi Riau.
Pelantikan tersebut tidak sekadar menandai dimulainya masa kepengurusan baru, tetapi juga membawa harapan agar FSPKSI semakin kuat dalam menjalankan fungsi sebagai wadah aspirasi, pembelaan, dan pendampingan bagi pekerja kependidikan.
Ketua Umum FSPKSI, Jumhur Hidayat, dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada Delisis Hasanto beserta seluruh jajaran pengurus yang telah menerima amanah organisasi untuk lima tahun ke depan.
Ia berharap kepengurusan baru mampu menjalankan roda organisasi secara optimal, memperkuat koordinasi antarpengurus, serta meningkatkan kualitas pelayanan dan pendampingan terhadap anggota.
Menurut Jumhur, regenerasi kepemimpinan merupakan bagian penting dalam menjaga keberlanjutan perjuangan serikat pekerja. Namun, amanah tersebut juga mengandung tanggung jawab besar untuk mempertahankan kepercayaan anggota dan memastikan organisasi tetap hadir dalam memperjuangkan kepentingan pekerja.
“Pelantikan ini menjadi momentum penting dalam proses regenerasi kepemimpinan sekaligus menandai dimulainya tanggung jawab kepengurusan baru untuk melanjutkan perjuangan organisasi dalam memperkuat perlindungan, pembelaan, dan kesejahteraan pekerja,” ucap Jumhur.
Ia menegaskan, kekuatan sebuah organisasi serikat pekerja tidak hanya ditentukan oleh struktur kepengurusan, tetapi juga oleh soliditas, militansi, dan kemampuan membangun kebersamaan di antara seluruh anggota.
Karena itu, pengurus FSPKSI Riau diharapkan mampu memperkuat konsolidasi internal, membangun komunikasi yang efektif, serta merespons berbagai persoalan ketenagakerjaan yang dihadapi anggota secara terarah dan bertanggung jawab.
“Dengan semangat kebersamaan, kepengurusan yang baru ini diharapkan menjadi organisasi yang semakin solid, kuat, militan, dan berkelas dalam memperjuangkan hak serta kesejahteraan pekerja,” ungkapnya.
Jumhur juga menekankan pentingnya keberadaan serikat pekerja sebagai ruang bagi anggota untuk menyampaikan aspirasi dan mendapatkan pendampingan ketika menghadapi persoalan dalam hubungan kerja.
Melalui organisasi yang kuat, pekerja diharapkan memiliki wadah perjuangan yang mampu mengawal pemenuhan hak-hak mereka sesuai ketentuan perundang-undangan. Pada saat bersamaan, serikat pekerja juga diharapkan ikut mendorong terciptanya hubungan kerja yang sehat, adil, dan kondusif.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau, Erisman Yahya, yang turut menghadiri pelantikan tersebut, menyampaikan ucapan selamat kepada Delisis Hasanto atas kepercayaan yang diberikan untuk memimpin FSPKSI Riau.
Ia berharap amanah tersebut dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan menghadirkan manfaat nyata bagi seluruh anggota, terutama dalam memperjuangkan peningkatan kesejahteraan pekerja kependidikan.
“Selamat, semoga amanah ini dapat dijalankan dengan baik dan dapat memberikan manfaat nyata bagi para anggota,” ujar Erisman.
Erisman menilai, keberadaan organisasi pekerja memiliki peran penting dalam mendukung kemajuan sektor pendidikan. Sebab, pembangunan pendidikan tidak hanya berkaitan dengan peningkatan kualitas pembelajaran dan sarana prasarana, tetapi juga membutuhkan perhatian terhadap kesejahteraan serta keberlangsungan pekerjaan para tenaga pendukung pendidikan.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan organisasi pekerja perlu terus diperkuat agar berbagai persoalan yang berkaitan dengan pekerja kependidikan dapat dikomunikasikan dan dicarikan solusi secara konstruktif.
Ia berharap FSPKSI Riau di bawah kepemimpinan Delisis Hasanto mampu menjaga soliditas organisasi sekaligus membangun kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan.
Dengan demikian, perjuangan meningkatkan perlindungan dan kesejahteraan pekerja kependidikan dapat berjalan seiring dengan upaya mendorong kemajuan pendidikan di Bumi Lancang Kuning.
Kepemimpinan Delisis Hasanto untuk periode 2026–2031 kini membawa tanggung jawab untuk memperkuat posisi FSPKSI sebagai organisasi yang tidak hanya menjadi tempat berhimpun, tetapi juga hadir memberikan pembelaan, memperjuangkan hak, dan memastikan aspirasi pekerja kependidikan mendapat perhatian. (*)

