Benahi Wajah Kota, Pemko Pekanbaru Bidik Jalan Lingkar Danau Buatan dan Tepian Sungai Siak

Benahi Wajah Kota, Pemko Pekanbaru Bidik Jalan Lingkar Danau Buatan dan Tepian Sungai Siak

Beritariau.com, PEKANBARU – Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho terus mendorong pembenahan infrastruktur dan penataan wajah perkotaan. Sejumlah titik strategis di Kecamatan Rumbai hingga kawasan Jalan Jenderal Sudirman menjadi sasaran peninjauan untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.

Bersama Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar, Agung turun langsung meninjau sejumlah lokasi pembangunan dan aset daerah di wilayah Rumbai, Kamis (29/10/2026).

Dalam peninjauan tersebut, salah satu perhatian utama pemerintah kota adalah rencana pengaspalan jalan lingkar kawasan Danau Buatan. Infrastruktur ini diharapkan dapat memperbaiki aksesibilitas sekaligus mendukung pengembangan kawasan wisata tersebut.

Rombongan yang turut didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pekanbaru Edward Riansyah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Reza Aulia Putra, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD), melihat langsung kondisi jalan dan infrastruktur pendukung di kawasan Danau Buatan.

Tak hanya itu, Agung juga mengecek hasil pengaspalan di Jalan Pesisir, Jalan Nelayan, serta sejumlah ruas jalan lainnya di Kecamatan Rumbai. Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan hasil pekerjaan di lapangan sekaligus melihat kebutuhan pembangunan infrastruktur lanjutan.

"Untuk wilayah Rumbai, insyaallah dalam waktu dekat kita akan melakukan pengaspalan jalan lingkar Danau Buatan. Kita juga melihat beberapa daerah lainnya, termasuk perkembangan pekerjaan di bawah Jembatan Siak I," kata Agung.

Menurutnya, peninjauan langsung menjadi bagian penting dalam mengawal pembangunan. Dengan melihat kondisi riil di lapangan, pemerintah dapat mengetahui persoalan infrastruktur sekaligus menentukan langkah penanganan yang lebih tepat sasaran.

Namun, pembenahan kawasan Rumbai tidak hanya menyangkut pembangunan jalan. Pemko Pekanbaru juga mulai memberi perhatian terhadap penataan kawasan tepian Sungai Siak agar lebih produktif dan mampu menjadi ruang pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Agung menegaskan, kawasan Sungai Siak harus dikembangkan dengan mengubah orientasi penataan lingkungan. Jika sebelumnya sungai kerap dipandang sebagai bagian belakang permukiman, kini kawasan tersebut harus menjadi halaman depan kota yang tertata dan memiliki daya tarik.

"Kita ingin mengubah pandangan bahwa dulu Sungai Siak itu menjadi belakang rumah orang. Hari ini, Sungai Siak harus menjadi depan rumah kita semua," tegasnya.

Ia menyebutkan, penataan kawasan sungai diharapkan tidak hanya memperbaiki kondisi lingkungan, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru, khususnya bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Dengan pengembangan yang terarah, kawasan tepian Sungai Siak diharapkan semakin hidup, menjadi ruang aktivitas masyarakat, sekaligus memberikan nilai tambah bagi perekonomian daerah.

Usai meninjau sejumlah titik di Rumbai, Agung juga melihat kondisi halte dan lokasi yang direncanakan menjadi taman di kawasan putaran balik atau U-turn Mal Pekanbaru, Jalan Jenderal Sudirman.

Kawasan tersebut masuk dalam rencana revitalisasi untuk memperbaiki penataan ruang sekaligus meningkatkan estetika perkotaan. Keberadaan taman di lokasi strategis itu diharapkan membuat wajah pusat kota semakin tertata, nyaman, dan menarik.

Melalui rangkaian peninjauan tersebut, Pemko Pekanbaru berupaya memastikan pembenahan infrastruktur tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga memperhatikan fungsi kawasan, kenyamanan masyarakat, serta peluang pengembangan ekonomi dan ruang publik. (*)