Liverpool Singkirkan Chelsea Lewat Adu Penalti 6-5, Anfield Jadi Saksi Drama Menegangkan

Para pemain Liverpool merayakan gol dalam pertandingan Carabao Cup melawan Chelsea, Kamis (29/10/2026). (c) AP Photo/Jon Super
Beritariau.com, Liverpool -- Liverpool memastikan tiket ke perempat final Carabao Cup 2026/2027 setelah menyingkirkan Chelsea melalui drama adu penalti di Stadion Anfield, Kamis (29/10/2026) dini hari WIB. Setelah bermain imbang 1-1 selama waktu normal, The Reds akhirnya menang 6-5 dalam babak tos-tosan yang berlangsung menegangkan.
Pertandingan kedua tim berjalan ketat sejak awal. Chelsea lebih dahulu memimpin melalui eksekusi penalti Morgan Rogers pada menit ke-40. Namun, keunggulan tersebut hanya bertahan tiga menit setelah Cody Gakpo menyamakan kedudukan untuk Liverpool melalui titik putih.
Kedua tim kemudian saling melancarkan serangan sepanjang babak kedua, tetapi tidak ada gol tambahan yang tercipta. Sejumlah peluang berhasil digagalkan penjaga gawang maupun barisan pertahanan masing-masing tim sehingga penentuan pemenang harus dilanjutkan melalui adu penalti.
Drama mencapai puncaknya ketika sejumlah eksekutor dari kedua kubu gagal menjalankan tugas. Liverpool akhirnya memastikan kemenangan setelah Joe Gomez sukses menuntaskan penalti penentu, sedangkan Wesley Fofana gagal memanfaatkan kesempatan terakhir Chelsea.
Hasil ini membawa Liverpool melanjutkan perjalanan di Carabao Cup sekaligus menjaga peluang mereka meraih gelar pada kompetisi piala domestik Inggris tersebut. Sebaliknya, Chelsea harus menerima kenyataan tersingkir setelah memberikan perlawanan sengit di Anfield.
Penalti Rogers dan Gakpo Warnai Babak Pertama
Liverpool langsung berusaha menguasai jalannya pertandingan sejak peluit awal dibunyikan. Bermain di hadapan pendukung sendiri, The Reds mencoba menekan pertahanan Chelsea melalui kombinasi serangan dari lini tengah dan depan.
Cody Gakpo sempat memperoleh kesempatan untuk membuka keunggulan, tetapi upayanya belum membuahkan hasil. Chelsea juga memberikan perlawanan dan mencoba memanfaatkan celah di pertahanan tuan rumah.
Pada menit ke-22, Moises Caicedo melepaskan tendangan voli dari jarak jauh. Namun, bola masih melebar dari sasaran sehingga peluang tersebut belum mengubah kedudukan.
Pertandingan semakin menarik ketika Chelsea mendapatkan hadiah penalti pada menit ke-38. Ryan Gravenberch dinilai melakukan pelanggaran di dalam kotak terlarang sehingga wasit menunjuk titik putih.
Morgan Rogers yang dipercaya sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan baik. Pada menit ke-40, ia sukses menaklukkan penjaga gawang Liverpool dan membawa Chelsea unggul 1-0.
Liverpool tidak membutuhkan waktu lama untuk memberikan respons. Tiga menit berselang, giliran tuan rumah mendapatkan hadiah penalti setelah Wesley Fofana melakukan handball di area terlarang.
Gakpo maju sebagai eksekutor dan sukses menyarangkan bola ke gawang Chelsea pada menit ke-43. Skor berubah menjadi 1-1, membuat pertandingan kembali terbuka menjelang turun minum.
Liverpool bahkan nyaris berbalik unggul sebelum babak pertama berakhir. Gakpo melepaskan tembakan dari luar kotak penalti, tetapi Mike Penders berhasil menggagalkannya. Ronald Araujo juga memperoleh peluang melalui sundulan pada masa tambahan waktu, namun bola melambung di atas mistar.
Kedua tim akhirnya memasuki ruang ganti dengan kedudukan sama kuat. Liverpool memiliki momentum untuk menekan, tetapi Chelsea menunjukkan bahwa mereka mampu memberikan ancaman serius.
Mamardashvili dan Penders Gagalkan Sejumlah Peluang
Memasuki babak kedua, Liverpool dan Chelsea sama-sama berusaha mencari gol kemenangan. Intensitas pertandingan tetap tinggi, dengan kedua tim bergantian membangun serangan untuk memecah kebuntuan.
Liverpool kembali mengancam melalui Ronald Araujo pada menit ke-61. Pemain tersebut mendapatkan peluang lewat sundulan di dalam kotak penalti, tetapi Penders tampil sigap membaca arah bola dan menggagalkan upaya tuan rumah.
Chelsea kemudian merespons melalui Bradley Barcola pada menit ke-65. Setelah melewati sejumlah pemain bertahan Liverpool, Barcola melepaskan tembakan ke sudut kanan bawah gawang. Namun, Penders kembali melakukan penyelamatan untuk menjaga skor tetap imbang.
Ancaman berikutnya justru datang dari Chelsea pada menit ke-78. Marco Palestra melepaskan tembakan dari dalam kotak penalti yang mengarah ke sudut kiri bawah gawang Liverpool.
Giorgi Mamardashvili menunjukkan refleks yang baik dengan menepis bola tersebut. Penyelamatan itu menjaga Liverpool dari kebobolan sekaligus mempertahankan peluang tuan rumah untuk mengamankan kemenangan.
Dua menit kemudian, Liverpool kembali memperoleh kesempatan melalui Florian Wirtz. Tembakan satu sentuhannya masih berhasil diblok pemain bertahan Chelsea.
Hingga peluit akhir waktu normal dibunyikan, kedua tim tidak mampu mencetak gol tambahan. Skor 1-1 membuat tiket perempat final harus ditentukan melalui adu penalti.
Adu Penalti Berlangsung Menegangkan
Babak adu penalti menjadi penentu nasib kedua tim. Para pemain dituntut menjaga ketenangan di tengah tekanan besar karena setiap eksekusi dapat menentukan kelanjutan perjalanan mereka di Carabao Cup.
Liverpool membuka adu penalti melalui Alexis Mac Allister yang sukses mencetak gol. Alexander Isak, Cody Gakpo, Florian Wirtz, dan Joe Gomez juga berhasil menjalankan tugas mereka, sementara Ryan Gravenberch dan Konstantinos Tsimikas gagal mengonversi tendangan menjadi gol.
Chelsea memberikan perlawanan melalui eksekusi Pedro Neto, Morgan Rogers, Romeo Lavia, Jordan Henderson, dan Levi Colwill. Namun, beberapa penendang mereka juga gagal memanfaatkan kesempatan.
Kiper Liverpool, Mamardashvili, memainkan peran penting ketika menggagalkan tendangan Emmanuel Emegha. Sementara itu, Valentin Barco gagal mencetak gol setelah sepakannya membentur tiang gawang.
Kegagalan para eksekutor membuat adu penalti berlangsung semakin dramatis. Kedua tim terus berusaha menjaga peluang hingga penentuan pemenang memasuki kesempatan krusial.
Joe Gomez akhirnya menjadi sosok yang memastikan kemenangan Liverpool. Bek The Reds tersebut berhasil mengarahkan bola ke sudut kanan atas gawang dan membawa Liverpool unggul 6-5.
Chelsea masih memiliki kesempatan untuk menyamakan kedudukan melalui Wesley Fofana. Namun, tendangannya melambung di atas mistar gawang.
Kegagalan tersebut langsung mengakhiri perlawanan Chelsea. Liverpool menang 6-5 melalui adu penalti setelah bermain imbang 1-1 selama waktu normal dan berhak melangkah ke perempat final Carabao Cup 2026/2027.
Liverpool Bersiap Hadapi Arsenal
Setelah melewati pertandingan yang menguras tenaga dan emosi, Liverpool kini harus segera mengalihkan perhatian ke kompetisi Premier League.
The Reds dijadwalkan menjamu Arsenal pada Minggu (1/11/2026) pukul 23.30 WIB. Pertandingan tersebut menjadi ujian berikutnya bagi Liverpool untuk menjaga momentum setelah berhasil melewati hadangan Chelsea.
Kemenangan di Anfield memberikan dorongan kepercayaan diri bagi Liverpool, terutama setelah mereka mampu bertahan dalam pertandingan ketat dan menyelesaikan adu penalti dengan hasil positif.
Sementara itu, Chelsea harus mengevaluasi performa mereka setelah gagal memanfaatkan sejumlah peluang untuk mengamankan kemenangan. Kegagalan Wesley Fofana pada penalti terakhir menjadi penutup pahit bagi perjuangan The Blues di Carabao Cup musim ini. (*)

