Dua Gol Bunuh Diri Bantu Inter Milan Taklukkan Venezia 2-0, Nerazzurri Rebut Puncak Serie A

Dua Gol Bunuh Diri Bantu Inter Milan Taklukkan Venezia 2-0, Nerazzurri Rebut Puncak Serie A

Pemain Inter Milan merayakan gol dalam pertandingan Serie A melawan Venezia, Kamis (29/10/2026). (c) Paola Garbuio/LaPresse via AP

Beritariau.com, ITALIA — Inter Milan membawa pulang tiga poin penting setelah menaklukkan Venezia dengan skor 2-0 pada pekan kesembilan Serie A 2026/2027. Bermain di Stadion Pier Luigi Penzo, Kamis (29/10/2026) dini hari WIB, Nerazzurri memastikan kemenangan melalui dua gol yang melibatkan pemain bertahan tuan rumah.

Kemenangan tersebut terasa krusial bagi Inter dalam persaingan papan atas Liga Italia. Tambahan tiga poin mengantarkan tim asuhan Nerazzurri kembali ke puncak klasemen sementara dengan koleksi 25 poin dari sembilan pertandingan.

Inter memiliki jumlah poin yang sama dengan Lazio, tetapi kemenangan atas Venezia membuat mereka kembali memimpin persaingan di posisi teratas. Hasil ini sekaligus memperpanjang tren positif Inter yang kini mencatatkan empat kemenangan beruntun di semua kompetisi.

Di sisi lain, Venezia harus menelan kekecewaan di hadapan pendukung sendiri. Meski mampu memberikan perlawanan sengit dan menciptakan sejumlah peluang berbahaya, tuan rumah gagal memaksimalkan kesempatan yang dimiliki. Kekalahan tersebut membuat Venezia masih berkutat di dasar klasemen dengan koleksi tiga poin.

Venezia Beri Perlawanan Sengit pada Babak Pertama

Sejak awal pertandingan, Venezia tampil berani dan langsung berusaha menekan pertahanan Inter. Akor Adams memperoleh peluang melalui sundulan dalam 10 menit pertama, tetapi bola masih melenceng dari sasaran.

Inter mencoba merespons melalui Ange-Yoan Bonny yang melepaskan tembakan ke arah gawang. Namun, Filip Stankovic, mantan pemain akademi Inter, mampu menggagalkan peluang tersebut.

Venezia kemudian kembali mengancam melalui Adams yang melepaskan tembakan rendah. Kiper Inter, Ivan Provedel, sigap menghalau bola sehingga gawang tim tamu tetap aman.

Memasuki sekitar menit ke-30, publik tuan rumah sempat bersorak ketika Lion Lauberbach berhasil menyelesaikan peluang dari jarak dekat. Namun, kegembiraan itu tidak berlangsung lama setelah gol penyerang asal Jerman tersebut dianulir karena offside.

Lauberbach kembali memperoleh kesempatan menjelang turun minum. Kali ini, Provedel melakukan penyelamatan penting dengan menepis tembakannya hingga bola membentur mistar gawang.

Inter terlihat kesulitan mengembangkan permainan sepanjang babak pertama. Meski demikian, Venezia juga tidak mampu mengonversi peluang menjadi gol. Kedua tim pun memasuki ruang ganti dengan skor imbang 0-0.

Dua Gol Berubah Arah, Inter Pecah Kebuntuan

Memasuki babak kedua, Venezia kembali menunjukkan agresivitasnya. Kerja sama Akor Adams dan Gianluca Busio hampir menghasilkan gol pembuka bagi tuan rumah. Busio menyambut umpan silang Adams, tetapi tembakannya justru melambung di atas mistar.

Adams kemudian sempat menjebol gawang Inter. Namun, gol tersebut kembali dianulir wasit karena posisi offside, membuat Venezia harus menunda harapannya untuk unggul.

Inter perlahan meningkatkan intensitas serangan. Marcus Thuram sempat mengancam melalui sundulan, meski bola masih melebar dari sasaran.

Kebuntuan akhirnya pecah ketika Inter mendapatkan momentum melalui serangan yang dibangun dari sisi lapangan. Umpan silang mendatar Thuram mengarah ke area berbahaya di depan gawang Venezia.

Matias Moreno yang berusaha mengantisipasi bola justru membelokkannya ke gawang sendiri. Gol bunuh diri tersebut membuat Inter unggul 1-0 dan mengubah jalannya pertandingan.

Setelah tertinggal, Venezia berusaha kembali memberikan tekanan. Namun, Inter justru mampu menggandakan keunggulan melalui situasi yang kembali melibatkan pemain bertahan tuan rumah.

Carlos Augusto menyambut bola dengan sundulan. Bola kemudian mengenai Redouane Halhal dan berubah arah hingga melewati penjaga gawang Venezia. Gol bunuh diri kedua itu membawa Inter menjauh dengan keunggulan 2-0.

Dua gol yang tercipta melalui kesalahan antisipasi pemain Venezia menjadi pembeda dalam pertandingan yang berlangsung ketat tersebut. Inter tidak harus mendominasi seluruh jalannya laga untuk mengamankan kemenangan, tetapi mampu memanfaatkan momentum pada babak kedua.

Hingga peluit panjang dibunyikan, Venezia tidak berhasil mencetak gol balasan. Inter pun meninggalkan Stadion Pier Luigi Penzo dengan tiga poin di tangan.

Inter Jaga Momentum di Papan Atas

Hasil ini semakin memperkuat posisi Inter dalam persaingan perebutan gelar Serie A musim 2026/2027. Dengan 25 poin dari sembilan laga, Nerazzurri kembali menempati posisi teratas klasemen sementara, unggul dalam persaingan dengan Lazio yang memiliki poin sama.

Selain membawa Inter ke puncak, kemenangan atas Venezia juga memperpanjang catatan positif tim menjadi empat kemenangan berturut-turut di seluruh kompetisi.

Ujian berikutnya sudah menanti. Inter dijadwalkan menghadapi rival sekota, AC Milan, pada 1 November 2026 pukul 02.45 WIB. Pertandingan tersebut berpotensi menjadi ujian penting bagi konsistensi Inter dalam mempertahankan posisi di papan atas.

Sementara itu, Venezia harus segera berbenah setelah kembali gagal meraih hasil positif. Dengan baru mengumpulkan tiga poin, mereka membutuhkan perbaikan performa dan efektivitas penyelesaian akhir agar dapat keluar dari tekanan di dasar klasemen. (*)