PSG Tekuk Lyon 2-0, Dua Gol Babak Kedua Antar Les Parisiens ke Puncak Klasemen

PSG Tekuk Lyon 2-0, Dua Gol Babak Kedua Antar Les Parisiens ke Puncak Klasemen

Pemain PSG Senny Mayulu (kanan) merayakan gol bersama Mika Godts dalam laga Ligue 1 Prancis antara PSG vs Lyon di Paris, Prancis, Senin, 26 Oktober 2026 (c) AP Photo/Emma Da Silva

Beritariau.com, PARIS – Paris Saint-Germain (PSG) sukses merebut puncak klasemen Ligue 1 Prancis 2026/2027 setelah menundukkan Olympique Lyon dengan skor 2-0 pada pekan kedelapan di Parc des Princes, Selasa (27/10/2026) dini hari WIB.

Dua gol yang lahir pada babak kedua melalui Senny Mayulu dan Mika Godts memastikan Les Parisiens mengamankan tiga poin penting di hadapan pendukung sendiri. Kemenangan ini sekaligus memperpanjang catatan impresif tim asuhan Luis Enrique di kompetisi domestik maupun seluruh ajang.

PSG kini mengoleksi lima kemenangan beruntun di Ligue 1 dan delapan kemenangan berturut-turut di semua kompetisi. Tambahan tiga poin tersebut mengantarkan mereka ke posisi teratas klasemen untuk pertama kalinya musim ini, dengan keunggulan satu poin atas Rennes.

Hasil ini menjadi sinyal kuat bahwa PSG semakin menemukan konsistensi permainan. Meski harus menghadapi Lyon yang tampil disiplin, tuan rumah mampu meningkatkan tekanan setelah turun minum hingga akhirnya memecah kebuntuan.

Lyon Bertahan Disiplin, PSG Kesulitan pada Babak Pertama

Pertandingan berlangsung ketat sejak awal. Lyon mampu menjaga organisasi pertahanan dengan baik dan membatasi ruang gerak para pemain PSG. Upaya tuan rumah untuk menciptakan peluang belum membuahkan hasil hingga kedua tim memasuki jeda dengan skor imbang 0-0.

Situasi tersebut memaksa PSG mencari cara lain untuk membongkar pertahanan lawan. Luis Enrique kemudian melakukan pergantian pemain yang terbukti efektif dalam mengubah jalannya pertandingan.

Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-72. Senny Mayulu, yang masuk dari bangku cadangan, melepaskan tembakan mendatar dari tepi kotak penalti. Bola meluncur ke sudut dekat gawang Lyon dan membawa PSG unggul 1-0.

Gol itu menjadi titik balik pertandingan. PSG semakin leluasa mengembangkan permainan, sedangkan Lyon dipaksa keluar dari pola bertahan untuk mengejar ketertinggalan.

Mayulu memperlihatkan efektivitasnya sebagai pemain pengganti. Kehadirannya memberikan jawaban atas kebuntuan lini serang PSG setelah Lyon mampu meredam tekanan tuan rumah selama lebih dari satu jam.

Mika Godts Kunci Kemenangan Lewat Serangan Balik

Setelah unggul, PSG tidak mengendurkan tekanan. Tuan rumah tetap memanfaatkan ruang yang mulai terbuka ketika Lyon berusaha meningkatkan intensitas serangan.

Upaya tersebut membuahkan hasil pada menit ke-84. Mika Godts menuntaskan serangan balik cepat untuk menggandakan keunggulan PSG menjadi 2-0.

Gol Godts sekaligus memupus harapan Lyon untuk membawa pulang poin dari Paris. Dua pemain pengganti menjadi pembeda dalam pertandingan ini, menegaskan kedalaman skuad PSG yang mampu menghadirkan solusi ketika permainan menemui jalan buntu.

Kemenangan tanpa kebobolan juga memperlihatkan kemampuan PSG menjaga keseimbangan permainan. Mereka tidak hanya efektif dalam memanfaatkan peluang, tetapi juga mampu mempertahankan keunggulan hingga peluit akhir.

PSG Berada di Jalur Positif, Kvaratskhelia Cedera

Di balik kemenangan tersebut, PSG masih menghadapi kabar kurang menggembirakan terkait kondisi Khvicha Kvaratskhelia. Winger andalan itu mengalami cedera ligamen lutut anterior atau anterior cruciate ligament (ACL) ketika PSG mengalahkan Barcelona dengan skor 4-2 di Liga Champions pada pekan sebelumnya.

Cedera tersebut diperkirakan membuat Kvaratskhelia harus menepi dalam waktu lama. Kehilangan pemain penting itu menjadi tantangan tersendiri bagi Luis Enrique dalam menjaga konsistensi PSG menghadapi jadwal kompetisi yang padat.

Sebelum laga melawan Lyon dimulai, para pendukung PSG membentangkan spanduk besar di tribune Auteuil sebagai bentuk dukungan kepada Kvaratskhelia.

Pertandingan ini sendiri semula dijadwalkan berlangsung pada Minggu. Namun, otoritas kepolisian memutuskan menundanya selama 24 jam karena kekhawatiran terhadap potensi kerusuhan dan aksi demonstrasi di Paris.

Terlepas dari situasi tersebut, PSG mampu menuntaskan pertandingan dengan hasil maksimal. Kemenangan 2-0 atas Lyon bukan sekadar tambahan tiga poin, melainkan juga membawa Les Parisiens ke puncak klasemen dan memperpanjang momentum positif mereka dalam persaingan Ligue 1 musim ini. (*)