Manchester United Dipermalukan Bournemouth 0-3 di Old Trafford

Pemain Bournemouth, Rayan, merayakan gol dalam pertandingan Premier League melawan Manchester United, Minggu (25/10/2026). (c) AP Photo/Dave Thompson
Beritariau.com, MANCHESTER – Manchester United menelan kekalahan memalukan saat menjamu Bournemouth pada pekan kedelapan Premier League 2026/2027. Bermain di Stadion Old Trafford, Minggu (25/10/2026) malam WIB, Setan Merah takluk tiga gol tanpa balas di hadapan pendukungnya sendiri.
Bournemouth tampil lebih efektif dan mampu menghukum kesalahan demi kesalahan yang dilakukan tuan rumah. Rayan membuka keunggulan tim tamu, sebelum Marcus Tavernier menggandakan skor pada babak pertama. Evanilson kemudian menyempurnakan kemenangan Bournemouth lewat gol pada babak kedua.
Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi Manchester United. Selain gagal memanfaatkan keuntungan bermain di kandang, hasil tersebut membuat posisi mereka semakin mengkhawatirkan di klasemen sementara.
Manchester United kini tertahan di peringkat ke-16 dengan koleksi tujuh poin. Posisi tersebut membuat Setan Merah semakin dekat dengan zona degradasi dan menambah tekanan terhadap tim untuk segera bangkit.
Sebaliknya, Bournemouth pulang dari Old Trafford dengan tiga poin penting yang mengangkat mereka ke peringkat ke-13 dengan raihan sembilan poin.
Bournemouth Hukum Kesalahan Manchester United
Bournemouth langsung memberikan ancaman sejak awal pertandingan. Pada menit kelima, Rayan memperoleh peluang emas melalui situasi sepak pojok. Berdiri bebas di kotak penalti, sundulannya hanya melebar tipis dari tiang kiri gawang Manchester United.
Tekanan tim tamu akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-38. Berawal dari tendangan bebas Justin Kluivert, Rayan berhasil menguasai bola dan melepaskan tembakan keras ke sudut kiri bawah gawang yang tak mampu dibendung kiper tuan rumah.
Manchester United berusaha merespons gol tersebut. Tiga menit kemudian, Bryan Mbeumo mendapatkan peluang di dalam kotak penalti. Namun, tembakannya ke sudut kanan bawah berhasil digagalkan kiper Bournemouth, Djordje Petrovic.
Alih-alih menyamakan kedudukan, Manchester United justru kembali kebobolan pada menit ke-43. Kesalahan Leny Yoro dalam menguasai bola di lini pertahanan memberikan kesempatan kepada Marcus Tavernier untuk menyelesaikan peluang dari jarak dekat.
Gol tersebut membuat Bournemouth menutup babak pertama dengan keunggulan 2-0. Manchester United pun memasuki ruang ganti dengan pekerjaan berat untuk membalikkan keadaan.
Evanilson Lengkapi Penderitaan Setan Merah
Memasuki babak kedua, Bournemouth kembali menunjukkan ancamannya. Pada menit ke-47, Evanilson sempat mencetak gol, tetapi wasit menganulirnya karena offside.
Tiga menit berselang, Rayan kembali menguji pertahanan Manchester United melalui tembakan keras yang berhasil ditepis Senne Lammens.
Tuan rumah mencoba memperkecil ketertinggalan melalui Matheus Cunha pada menit ke-58. Namun, peluang yang diperolehnya dari posisi menjanjikan justru berakhir tanpa gol.
Bryan Mbeumo kembali mendapatkan kesempatan pada menit ke-61. Menerima umpan di dalam kotak penalti, ia melepaskan tembakan yang melambung tipis di atas mistar gawang Bournemouth.
Manchester United terus berusaha mencari celah, tetapi penyelesaian akhir yang kurang maksimal membuat peluang-peluang tersebut terbuang percuma.
Bournemouth justru memastikan kemenangan pada menit ke-71 melalui Evanilson. Gol ini berawal dari kesalahan Senne Lammens dalam mengantisipasi umpan Lewis Cook. Kiper Manchester United tersebut keluar dari posisinya, memberikan ruang bagi Evanilson untuk melewatinya sebelum melambungkan bola ke gawang yang sudah kosong dari jarak sekitar 20 meter.
Gol itu membuat skor berubah menjadi 3-0 untuk Bournemouth sekaligus semakin membungkam publik Old Trafford.
Manchester United Harus Segera Bangkit
Kekalahan tiga gol tanpa balas ini memperlihatkan sejumlah persoalan Manchester United, mulai dari rapuhnya pertahanan hingga buruknya penyelesaian akhir. Bermain di kandang sendiri tidak cukup untuk membuat Setan Merah mengendalikan pertandingan.
Sebaliknya, Bournemouth mampu memanfaatkan peluang dengan lebih efektif dan disiplin menjaga keunggulan. Ketajaman Rayan, kontribusi Marcus Tavernier, serta penyelesaian Evanilson menjadi pembeda dalam pertandingan tersebut.
Bagi Manchester United, hasil ini menjadi peringatan serius. Dengan baru mengumpulkan tujuh poin dan berada di posisi ke-16, mereka membutuhkan respons cepat agar tidak semakin terseret ke dalam persaingan menghindari zona degradasi.
Sementara itu, kemenangan meyakinkan di Old Trafford menjadi modal berharga bagi Bournemouth untuk melanjutkan perjalanan mereka di Premier League musim 2026/2027. (*)

