Hattrick Mbangula Hancurkan Milan di San Siro, Bologna Menang 4-2

Para pemain Bologna merayakan gol dalam pertandingan Serie A melawan AC Milan, Kamis (29/10/2026). (c) AP Photo/Antonio Calanni
Beritariau.com, Italia -- AC Milan harus menelan pil pahit setelah dipermalukan Bologna dengan skor 2-4 pada pekan kesembilan Serie A 2026/2027. Bermain di hadapan pendukung sendiri di Stadion San Siro, Kamis (29/10/2026) dini hari WIB, Rossoneri gagal mempertahankan rekor tak terkalahkan setelah Samuel Mbangula tampil menggila dengan mencetak hattrick.
Kekalahan ini terasa menyakitkan bagi Milan. Sempat membalikkan keadaan dan menutup babak pertama dengan keunggulan 2-1, tim tuan rumah justru kehilangan kendali setelah turun minum. Bologna memanfaatkan rapuhnya pertahanan Milan untuk membalikkan skor dan membawa pulang kemenangan meyakinkan.
Mbangula menjadi mimpi buruk bagi lini belakang Milan. Penyerang asal Belgia itu mencetak tiga gol yang memastikan Bologna pulang dengan tiga poin penting dari salah satu stadion paling bergengsi di Italia.
Hasil tersebut membuat Milan tertahan di peringkat kelima klasemen sementara dengan koleksi 18 poin dari sembilan pertandingan. Sementara itu, Bologna naik ke posisi ke-11 dengan raihan 11 poin.
Milan Sempat Membalikkan Keadaan
Bologna langsung mengambil inisiatif serangan sejak peluit awal dibunyikan. Tim tamu tampil agresif dan beberapa kali mengancam pertahanan Milan melalui kombinasi umpan silang dan pergerakan cepat dari lini depan.
Tekanan tersebut membuahkan hasil pada menit kedelapan. Mbangula berhasil menyambut umpan tarik Nadir Zortea dengan penyelesaian terarah yang membawa Bologna unggul 1-0.
Tertinggal lebih dahulu, Milan berusaha merespons. Kesempatan menyamakan kedudukan datang pada menit ke-14 setelah Arthur Theate kehilangan bola akibat tekanan Omari Hutchinson. Alphadjo Cisse memanfaatkan situasi tersebut untuk menjebol gawang Bologna dan mengubah skor menjadi 1-1.
Gol itu membuat Milan semakin percaya diri. Tuan rumah mulai mengambil alih permainan dan berusaha menekan pertahanan Bologna.
Pada menit ke-27, Milan akhirnya berbalik unggul. Fikayo Tomori memanfaatkan bola liar di dalam kotak penalti sebelum mengirimkan umpan yang berhasil diselesaikan Cisse menjadi gol keduanya.
Skor berubah menjadi 2-1 untuk keunggulan Milan. Rossoneri mampu mempertahankan keunggulan tersebut hingga turun minum dan tampak berada di jalur yang tepat untuk melanjutkan catatan positif mereka di Serie A.
Namun, keunggulan itu ternyata tidak cukup untuk mengamankan kemenangan.
Gol Bunuh Diri Jadi Titik Balik
Memasuki babak kedua, Bologna kembali meningkatkan intensitas serangan. Tim tamu berusaha mengejar ketertinggalan dengan terus menekan pertahanan Milan.
Jens Odgaard sempat memperoleh peluang untuk menyamakan kedudukan setelah menerima umpan silang Federico Bernardeschi. Namun, tembakannya masih melambung tipis di atas mistar gawang.
Bologna akhirnya mendapatkan gol penyeimbang pada menit ke-60. Umpan berbahaya Juan Miranda ke dalam kotak penalti membuat pertahanan Milan berada dalam situasi sulit. Davide Bartesaghi justru melakukan gol bunuh diri yang mengubah skor menjadi 2-2.
Gol tersebut menjadi titik balik pertandingan. Milan yang sebelumnya unggul mulai kehilangan momentum, sedangkan Bologna semakin berani melancarkan serangan.
Hanya berselang dua menit, Bologna kembali membobol gawang tuan rumah. Miranda mengirimkan umpan tarik yang diselesaikan Mbangula dengan tenang untuk membawa tim tamu berbalik unggul 3-2 pada menit ke-62.
Dua gol dalam rentang waktu singkat membuat Milan berada dalam tekanan besar. Rossoneri kesulitan menemukan kembali ritme permainan dan tidak mampu memberikan respons yang sepadan.
Hattrick Mbangula Kunci Kemenangan Bologna
Milan terus berusaha mencari gol penyeimbang, tetapi serangan yang dibangun tak kunjung menghasilkan ancaman berarti. Bahkan, hingga memasuki menit ke-80, Rossoneri kesulitan mencatatkan tembakan yang membahayakan gawang Bologna.
Francesco Camarda sempat memperoleh peluang emas melalui sundulan dari jarak dekat. Sayangnya, bola masih melebar dari sasaran sehingga kesempatan untuk menyamakan kedudukan kembali terbuang.
Di tengah upaya Milan mengejar ketertinggalan, Bologna justru mampu memanfaatkan celah di lini pertahanan tuan rumah.
Pada menit ke-86, Mbangula melancarkan pukulan terakhir melalui sebuah serangan balik. Penyerang Belgia itu kembali menuntaskan peluang dengan baik untuk mencetak gol ketiganya sekaligus melengkapi hattrick.
Gol tersebut memastikan Bologna unggul 4-2 dan membungkam publik San Siro. Milan tak lagi mampu mengejar ketertinggalan hingga pertandingan berakhir.
Kemenangan ini menjadi hasil penting bagi Bologna, terlebih setelah mereka memiliki catatan kurang meyakinkan dalam pertemuan melawan Milan di Serie A. Sebaliknya, kekalahan tersebut menjadi peringatan bagi Rossoneri bahwa keunggulan di babak pertama tidak menjamin hasil akhir.
Derby Milan Menanti
Milan kini harus segera berbenah karena pertandingan besar sudah menanti. Rossoneri dijadwalkan menghadapi rival sekota, Inter Milan, pada Minggu (1/11/2026) pukul 02.45 WIB.
Derby della Madonnina itu menjadi kesempatan bagi Milan untuk bangkit sekaligus memulihkan kepercayaan diri setelah kekalahan menyakitkan dari Bologna.
Namun, pekerjaan rumah di lini pertahanan dan konsistensi permainan harus segera diselesaikan. Jika kembali melakukan kesalahan serupa, Milan berisiko kehilangan poin penting dalam persaingan papan atas Serie A musim ini. (*)

