Unri Jadi Rujukan Studi Tiru Unsrat, Tata Kelola Kerja Sama dan Sistem Informasi Jadi Sorotan

Unri Jadi Rujukan Studi Tiru Unsrat, Tata Kelola Kerja Sama dan Sistem Informasi Jadi Sorotan

Beritariau.com, PEKANBARU – Universitas Riau (Unri) menerima kunjungan studi tiru dari Universitas Sam Ratulangi (Unsrat), Senin (26/10/2026). Pertemuan ini menjadi ruang berbagi pengalaman bagi kedua perguruan tinggi dalam memperkuat tata kelola kerja sama, administrasi kelembagaan, serta pemanfaatan sistem informasi untuk menunjang layanan kampus.

Kunjungan yang berlangsung di Ruang Kunto Darussalam, Gedung Rektorat Kampus Bina Widya, Universitas Riau, tersebut disambut Kepala Biro Perencanaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi Unri, Armia SE Ak MAk.

Delegasi Unsrat dipimpin Kepala Biro Perencanaan, Kerja Sama, dan Humas, Stela Repi SSos MSi. Dalam pertemuan itu, kedua pihak mendiskusikan pengelolaan administrasi kerja sama, koordinasi antarunit, hingga pemanfaatan teknologi informasi untuk mendukung efektivitas pelaksanaan tugas dan pelayanan kelembagaan.

Bagi perguruan tinggi, tata kelola kerja sama dan sistem informasi menjadi dua aspek penting yang saling berkaitan. Administrasi yang tertata serta dukungan sistem informasi yang memadai diperlukan agar setiap kesepakatan dapat dikelola, dipantau, dan ditindaklanjuti secara terarah.

Unri Dorong Kerja Sama yang Berdampak Nyata

Dalam sambutannya, Armia menyampaikan bahwa kunjungan studi tiru merupakan kesempatan bagi perguruan tinggi untuk saling bertukar pengalaman sekaligus mempelajari praktik pengelolaan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing institusi.

Menurutnya, setiap universitas memiliki pengalaman dan pendekatan tersendiri dalam mengelola kerja sama maupun sistem informasi. Karena itu, dialog antarkampus menjadi sarana untuk membahas tantangan yang dihadapi sekaligus mengidentifikasi peluang perbaikan.

“Setiap perguruan tinggi memiliki pengalaman dan pendekatan tersendiri dalam mengelola kerja sama maupun sistem informasi. Melalui pertemuan ini, kita dapat saling berbagi praktik yang sudah berjalan, mendiskusikan tantangan yang dihadapi, serta melihat peluang perbaikan yang bisa diterapkan di lingkungan universitas,” ujarnya.

Armia menegaskan, pengelolaan kerja sama perlu ditopang sistem administrasi dan informasi yang terstruktur. Dukungan tersebut memungkinkan pelaksanaan kesepakatan dipantau dengan lebih baik sehingga kerja sama tidak sebatas dokumen formal.

Lebih dari itu, kesepakatan yang telah dibangun perlu diterjemahkan menjadi program dan kegiatan konkret yang memberikan manfaat bagi institusi. Dengan pengelolaan yang terarah, potensi kerja sama diharapkan dapat dimaksimalkan untuk mendukung pengembangan perguruan tinggi.

Unsrat Pelajari Tata Kelola dan Layanan Berbasis Sistem Informasi

Sementara itu, Kepala Biro Perencanaan, Kerja Sama, dan Humas Universitas Sam Ratulangi, Stela Repi, menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan Universitas Riau.

Ia menjelaskan, kunjungan tersebut menjadi kesempatan bagi Unsrat untuk mendapatkan gambaran mengenai praktik tata kelola yang diterapkan Unri, terutama dalam mendukung efektivitas pengelolaan kerja sama dan layanan berbasis sistem informasi.

“Kami datang untuk belajar dan bertukar pengalaman. Harapannya, hal-hal yang kami peroleh dari Universitas Riau dapat menjadi bahan evaluasi dan pengembangan tata kelola di Universitas Sam Ratulangi, khususnya dalam pengelolaan kerja sama dan pemanfaatan sistem informasi,” ungkapnya.

Stela juga berharap komunikasi antara kedua perguruan tinggi dapat terus berlanjut setelah kunjungan studi tiru tersebut. Menurutnya, pertukaran pengetahuan dan pengalaman menjadi langkah penting untuk menemukan pendekatan pengelolaan yang sesuai dengan kebutuhan serta karakteristik masing-masing universitas.

Melalui komunikasi yang berkelanjutan, pengalaman yang diperoleh selama kunjungan diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi bagi Unsrat dalam mengembangkan tata kelola kelembagaan.

Pengelolaan TIK Turut Dibahas

Pertemuan tersebut turut dihadiri Kepala Unit Penunjang Akademik Teknologi Informasi (UPA TIK) Unri, Ibnu Daqiqil PhD, yang memberikan gambaran mengenai pengelolaan teknologi informasi dan komunikasi di lingkungan Universitas Riau.

Keterlibatan UPA TIK memperluas pembahasan studi tiru, terutama terkait peran dukungan teknologi dalam menunjang administrasi, koordinasi, dan layanan perguruan tinggi.

Kunjungan ini sekaligus membuka ruang pertukaran praktik antara Unri dan Unsrat dalam pengembangan tata kelola kelembagaan. Kedua pihak diharapkan dapat memanfaatkan pengalaman yang dibagikan sebagai bahan pembelajaran untuk meningkatkan kualitas pengelolaan kerja sama dan sistem informasi di lingkungan masing-masing.

Melalui studi tiru tersebut, hubungan antarkedua perguruan tinggi diharapkan tidak berhenti pada kunjungan seremonial, tetapi berlanjut dalam komunikasi dan pertukaran pengetahuan yang mendukung penguatan tata kelola perguruan tinggi. (*)