Katerina Susanti Herman Ajak Keluarga Manfaatkan Pekarangan

Beritariau.com, KERITANG – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Hj. Katerina Susanti Herman, mendorong masyarakat untuk mengoptimalkan pemanfaatan pekarangan rumah sebagai upaya memperkuat kemandirian pangan keluarga.
Dorongan tersebut disampaikannya saat meninjau kegiatan penanaman sayuran di Kebun Dasa Wisma Tulip, Dusun Pas Amanah, Desa Nusantara Jaya, Kecamatan Keritang, Jumat (23/10/2026). Kegiatan ini menjadi contoh nyata bagaimana lahan di sekitar rumah dapat dimanfaatkan secara produktif untuk memenuhi sebagian kebutuhan pangan sehari-hari.
Katerina mengapresiasi inisiatif kelompok Dasa Wisma Tulip yang mengembangkan kebun sayur di lingkungan tempat tinggal mereka. Menurutnya, langkah sederhana tersebut memiliki manfaat besar apabila dilakukan secara konsisten dan melibatkan partisipasi aktif masyarakat.
Ia menilai, pekarangan rumah tidak seharusnya dibiarkan tanpa manfaat. Dengan pengelolaan yang tepat, lahan yang tersedia dapat ditanami berbagai jenis sayuran untuk memenuhi kebutuhan dapur sekaligus mendukung pola konsumsi keluarga yang lebih sehat.
“Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin termotivasi untuk memanfaatkan lahan yang tersedia di sekitar rumah sebagai tempat menanam berbagai jenis sayuran yang bermanfaat bagi kebutuhan sehari-hari,” ujar Katerina.
Menurutnya, pengembangan kebun Dasa Wisma tidak semata-mata berorientasi pada hasil panen, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran keluarga akan pentingnya kemandirian pangan. Keluarga dapat mulai memenuhi sebagian kebutuhan sayuran secara mandiri tanpa sepenuhnya bergantung pada pasokan dari pasar.
Selain membantu menyediakan bahan pangan segar, kebiasaan menanam sayuran juga dapat mendorong anggota keluarga untuk lebih memperhatikan kualitas makanan yang dikonsumsi. Dengan tersedianya sayuran di lingkungan rumah, masyarakat diharapkan semakin terbiasa menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.
Katerina juga menekankan pentingnya semangat kebersamaan dalam mengelola kebun Dasa Wisma. Kegiatan yang dilakukan secara gotong royong dapat memperkuat hubungan antaranggota kelompok, sekaligus membuka ruang bagi masyarakat untuk saling berbagi pengetahuan dan pengalaman dalam mengembangkan tanaman pangan di pekarangan.
Ia berharap, kebun Dasa Wisma Tulip dapat terus dikelola secara berkelanjutan sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang. Konsistensi dalam merawat tanaman dan mengembangkan jenis sayuran menjadi salah satu kunci agar kebun tersebut tetap produktif dan mampu mendukung kebutuhan keluarga.
“Keberadaan kebun Dasa Wisma tidak hanya memperindah lingkungan, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan keluarga dan masyarakat,” tuturnya.
Katerina berharap, inisiatif yang dilakukan Dasa Wisma Tulip dapat menjadi inspirasi bagi kelompok Dasa Wisma lainnya di Kabupaten Indragiri Hilir. Menurutnya, setiap keluarga memiliki peluang untuk berkontribusi dalam memperkuat ketahanan pangan dengan memanfaatkan potensi lingkungan masing-masing, meskipun dimulai dari lahan yang terbatas.
Melalui gerakan pemanfaatan pekarangan, TP-PKK Inhil terus mendorong pemberdayaan keluarga yang berorientasi pada kemandirian, produktivitas, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Upaya tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan penanaman semata, tetapi berkembang menjadi kebiasaan positif yang tumbuh di tengah masyarakat. Dengan demikian, kebun Dasa Wisma dapat menjadi salah satu langkah sederhana untuk membangun keluarga yang lebih mandiri, sehat, dan peduli terhadap pemenuhan kebutuhan pangan secara berkelanjutan. (*)

