Maignan Dikartu Merah, AC Milan Dibantai Bournemouth 0-3 di Liga Europa

Penjaga gawang AC Milan Mike Maignan dijatuhi kartu merah dalam laga Liga Europa antara Bournemouth vs Milan di Bournemouth, Inggris, Kamis, 22 Oktober 2026 (c) AP Photo/Alastair Grant
Beritariau.com – AC Milan menelan kekalahan telak saat bertandang ke markas Bournemouth pada matchday ketiga fase liga Liga Europa 2026/2027. Bermain di Bournemouth, Inggris, Kamis (22/10/2026), Rossoneri menyerah dengan skor 0-3 setelah dua insiden fatal pada babak pertama membuat perjuangan mereka semakin berat.
Kekalahan Milan diawali hadiah penalti untuk Bournemouth yang berhasil dieksekusi Justin Kluivert pada menit kedelapan. Situasi semakin sulit bagi tim tamu setelah penjaga gawang Mike Maignan menerima kartu merah pada menit ke-27.
Bournemouth kemudian menggandakan keunggulan melalui penalti Marcus Tavernier pada menit ke-32. Sementara itu, Amine Adli memastikan kemenangan tuan rumah lewat gol pada menit ke-84.
Hasil ini menjadi pukulan bagi Milan yang gagal mengembangkan permainan setelah kehilangan penjaga gawang utamanya. Sebaliknya, Bournemouth mampu memanfaatkan keunggulan jumlah pemain untuk mengendalikan jalannya pertandingan.
Dua Insiden Fatal Hantam Milan
Milan sudah berada dalam tekanan sejak awal laga. Kesalahan Koni De Winter yang melakukan handball di kotak penalti membuat wasit menunjuk titik putih setelah meninjau situasi melalui VAR.
Justin Kluivert yang dipercaya sebagai algojo menjalankan tugasnya dengan baik. Tendangannya membawa Bournemouth unggul 1-0 ketika pertandingan baru berjalan delapan menit.
Milan sempat berusaha bangkit. Maignan beberapa kali melakukan penyelamatan untuk menjaga timnya tetap dalam persaingan. Namun, insiden berikutnya justru menjadi titik balik yang semakin menyulitkan Rossoneri.
Setelah situasi sepak pojok Bournemouth, Maignan terlibat insiden dengan Tyler Adams. Kiper asal Prancis tersebut mendorong pemain Bournemouth itu sehingga wasit menjatuhkan kartu merah kepada Maignan dan memberikan penalti kepada tuan rumah.
Kehilangan kiper utama membuat Milan harus melakukan penyesuaian. Lorenzo Torriani masuk untuk mengisi posisi penjaga gawang, tetapi langsung menghadapi tekanan dari eksekusi penalti Tavernier.
Tavernier sukses menjalankan tugasnya pada menit ke-32 dan mengubah skor menjadi 2-0. Bournemouth pun menutup babak pertama dengan keunggulan dua gol, sementara Milan harus melanjutkan pertandingan dengan 10 pemain.
Bournemouth Kunci Kemenangan Lewat Gol Adli
Memasuki babak kedua, Bournemouth semakin leluasa menguasai permainan. Keunggulan jumlah pemain membuat tuan rumah mampu menjaga tekanan sekaligus membatasi ruang gerak Milan untuk membangun serangan.
Milan tetap berusaha mencari gol balasan melalui sejumlah peluang. Namun, pertahanan Bournemouth mampu meredam ancaman yang datang, termasuk peluang dari situasi bola mati yang melibatkan Diego Moreira dan Koni De Winter.
Di sisi lain, Bournemouth terus mencari kesempatan untuk memperlebar jarak. Tuan rumah sempat memperoleh peluang melalui sundulan Rayan, tetapi bola belum mengarah tepat ke gawang.
Gol ketiga akhirnya lahir pada menit ke-84. Amine Adli melepaskan tendangan bebas yang melengkung melewati pagar betis Milan dan mengejutkan Torriani di sudut dekat gawang.
Gol tersebut memastikan kemenangan Bournemouth menjadi 3-0. Torriani masih sempat melakukan penyelamatan untuk mencegah tuan rumah menambah keunggulan, tetapi Milan tidak mampu mengubah keadaan hingga pertandingan berakhir.
Kemenangan ini memperpanjang catatan sempurna Bournemouth di Liga Europa musim 2026/2027 setelah sebelumnya mengalahkan Real Sociedad dan Sturm Graz.
Sebaliknya, AC Milan harus mengevaluasi performa serta kedisiplinan pemain setelah dua insiden pada babak pertama membuat mereka kehilangan kendali pertandingan. Kekalahan tanpa gol tersebut menjadi pekerjaan rumah bagi Rossoneri untuk memperbaiki penampilan pada laga-laga berikutnya di kompetisi Eropa. (*)

