Sekolah Terintegrasi Berstandar Internasional Segera Dibangun di Inhil

Beritariau.com, TEMBILAHAN – Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, bersiap menghadirkan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) berstandar internasional yang menggabungkan jenjang pendidikan SD, SMP, hingga SMA dalam satu kawasan. Pembangunan sekolah ini mendapat dukungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Inhil dan DPRD, dengan pemerintah pusat diharapkan segera melanjutkan proses menuju tahap konstruksi.
Program pendidikan tersebut dinilai menjadi peluang untuk memperluas akses pendidikan berkualitas bagi masyarakat, termasuk anak-anak dari keluarga petani yang selama ini membutuhkan kesempatan lebih besar untuk memperoleh pendidikan bermutu.
Bupati Indragiri Hilir, Herman, menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Pendidikan RI atas respons terhadap kebutuhan sarana pendidikan berkualitas di daerah itu.
“Ini anugerah besar bagi Kabupaten Indragiri Hilir. Kita diberi sekolah terintegrasi setingkat boarding school internasional yang biasanya hanya ada di kota-kota besar. Sekolah ini membuka peluang bagi seluruh masyarakat, termasuk anak-anak petani, untuk menikmati pendidikan berstandar internasional demi meningkatkan mutu SDM daerah,” ujar Herman.
Menurutnya, kehadiran SNT di Inhil diharapkan dapat membuka kesempatan yang lebih luas bagi generasi muda untuk memperoleh pendidikan berkualitas tanpa harus bergantung pada fasilitas pendidikan di kota-kota besar.
Sekolah ini dirancang mengintegrasikan pendidikan dasar hingga menengah atas dalam satu kawasan. Dengan konsep tersebut, kesinambungan pendidikan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia daerah diharapkan dapat diperkuat.
Lahan Gambut Tak Jadi Penghalang
Dari sisi teknis, pembangunan SNT sebelumnya menjadi perhatian karena lokasi yang disiapkan berada di kawasan dengan struktur tanah gambut. Namun, persoalan tersebut disebut masih dapat ditangani melalui pendekatan teknis konstruksi.
Penanggung Jawab atau PIC SNT Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Riau, Safwan Mahendra, menjelaskan bahwa pembangunan sekolah tersebut merupakan bagian dari implementasi program prioritas Presiden Prabowo Subianto dalam peningkatan kualitas dan digitalisasi pendidikan.
Safwan memastikan kondisi lahan gambut bukan menjadi penghalang utama pembangunan karena tersedia alternatif penanganan teknis, termasuk penggunaan sistem tiang pancang sesuai hasil kajian yang diperlukan.
“Status lahan gambut bukan kendala karena bisa dioptimalisasi melalui solusi teknis, seperti penggunaan sistem tiang pancang. Data fisik tanah, topografi, hingga tata ruang (PKPPR, KDB, KLB) telah diserahkan kepada tim arsitektur Kementerian untuk penerbitan basic design bangunan dalam waktu dekat,” ungkap Safwan.
Data kondisi fisik tanah, topografi, dan tata ruang tersebut menjadi bagian penting dalam penyusunan desain dasar bangunan. Tahapan ini diperlukan agar rancangan sekolah dapat disesuaikan dengan karakteristik lokasi dan ketentuan pembangunan yang berlaku.
DPRD Siap Kawal Persiapan Daerah
Dukungan terhadap pembangunan SNT juga disampaikan Wakil Ketua DPRD Inhil, Junaidi. Ia menyatakan pihak legislatif bersama pemerintah daerah siap mengawal berbagai persiapan yang menjadi tanggung jawab daerah agar proyek tersebut dapat segera dilanjutkan.
Menurut Junaidi, tim dari Kementerian Pendidikan dan Kementerian Dalam Negeri telah turun langsung meninjau kesiapan lapangan. Selain itu, Badan Pertanahan Nasional (BPN) disebut telah menyerahkan sertifikat tanah secara simbolis sehingga status lahan dinyatakan telah jelas.
“Hari ini tim dari Kementerian Pendidikan dan Kemendagri turun langsung meninjau kesiapan lapangan. Pihak BPN juga telah menyerahkan sertifikat tanah secara simbolis, sehingga status lahan sudah clear and clean. Dari daerah, kita berkomitmen merampungkan dokumen Amdal serta menganggarkan pembangunan jalan akses menuju lokasi SNT,” jelas Junaidi.
Penyelesaian dokumen analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal) dan penyiapan akses jalan menjadi bagian dari pekerjaan yang perlu dituntaskan pemerintah daerah. Kesiapan tersebut diharapkan mendukung proses pembangunan yang akan dilaksanakan pemerintah pusat.
Pemkab dan DPRD Inhil pun berharap pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi dapat segera memasuki tahap lelang dan konstruksi setelah seluruh persyaratan teknis serta administratif terpenuhi.
Kehadiran sekolah ini diharapkan tidak sekadar menambah fasilitas pendidikan, tetapi juga memperluas kesempatan bagi anak-anak Inhil untuk mendapatkan pendidikan berkualitas dan meningkatkan daya saing generasi muda di masa mendatang. (*)

