Sarasehan KIP-K Unri, Ribuan Mahasiswa Didorong Berprestasi dan Berkontribusi

Beritariau.com, Pekanbaru -- Universitas Riau (Unri) mendorong mahasiswa penerima Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) untuk memanfaatkan kesempatan menempuh pendidikan tinggi secara maksimal. Selain menyelesaikan studi tepat waktu, mahasiswa penerima bantuan pendidikan tersebut juga diharapkan mampu mengukir prestasi, berkarya, serta memberikan kontribusi bagi masyarakat.
Pesan itu mengemuka dalam Sarasehan Mahasiswa KIP-K Angkatan 2023, 2024 dan 2025 yang digelar di Gedung Student Center Universitas Riau, Sabtu (19/9/2026).
Mengusung tema “KIP-K Berprestasi, Kampus Bermasyarakat Menginspirasi, Membangun Semangat Berkarya dan Berkontribusi”, kegiatan tersebut menjadi ruang silaturahmi sekaligus pembinaan bagi mahasiswa penerima KIP-K dari berbagai angkatan.
Kegiatan diawali laporan Ketua Panitia Suhardi SP. Selanjutnya, kegiatan dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Unri, Prof Dr Hermandra MA, yang mewakili Rektor Universitas Riau Prof Dr Sri Indarti SE MSi.
Mahasiswa KIP-K Diminta Serius Jalani Perkuliahan
Dalam sambutannya, Hermandra menekankan bahwa kesempatan mendapatkan bantuan pendidikan melalui KIP-K harus dimanfaatkan dengan penuh tanggung jawab.
Mahasiswa penerima KIP-K diminta bersungguh-sungguh menjalani proses perkuliahan dan memastikan pendidikan dapat diselesaikan sesuai waktu yang telah ditetapkan.
Menurutnya, bantuan pendidikan tersebut merupakan dukungan agar mahasiswa memiliki kesempatan mengembangkan diri melalui pendidikan tinggi. Karena itu, mahasiswa tidak boleh menyia-nyiakan kesempatan yang telah diberikan.
Hermandra juga menegaskan komitmen Unri untuk membantu mahasiswa menghadapi berbagai persoalan yang berpotensi menghambat penyelesaian studi, terutama persoalan akademik.
“Kalau ada problem terkait akademik, temui saya. Ini komitmen kami agar para mahasiswa bisa lulus dengan tepat waktu. Jangan biarkan persoalan akademik menjadi hambatan untuk menyelesaikan pendidikan,” ujarnya.
Ia berharap mahasiswa tidak ragu berkomunikasi dengan pihak kampus apabila menghadapi kendala selama menjalani pendidikan.
Diikuti Ribuan Mahasiswa dari Tiga Angkatan
Sarasehan tersebut diikuti mahasiswa penerima KIP-K dari tiga angkatan dengan jumlah yang cukup besar.
Untuk angkatan 2023 tercatat sebanyak 1.394 mahasiswa, kemudian angkatan 2024 sebanyak 1.403 mahasiswa, serta angkatan 2025 sebanyak 1.216 mahasiswa.
Kehadiran mahasiswa dari berbagai angkatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi, berbagi pengalaman, sekaligus mendapatkan pembekalan mengenai pengembangan diri selama menjalani kehidupan akademik di Unri.
Sejumlah narasumber turut memberikan materi dalam kegiatan tersebut. Mereka yakni Branch Manager BNI KCP Panam, Herbina SE; Dosen Program Studi Pendidikan Luar Sekolah Unri, Muryanti SPd MSc; serta Kepala Tim Kemahasiswaan Universitas Riau, Surya Syahrani SKom MKom.
Materi yang diberikan diharapkan dapat memperluas wawasan mahasiswa sekaligus memberikan motivasi agar mereka mampu memanfaatkan masa perkuliahan untuk mengembangkan potensi dan membangun prestasi.
Tiga Mahasiswa KIP-K Raih Penghargaan
Sarasehan ditutup dengan penyerahan Reward Mahasiswa KIP-K Berprestasi Tahun 2026.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Unri, Prof Dr Hermandra MA.
Posisi mahasiswa KIP-K berprestasi pertama diraih Ahmad Kurniawan dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Penghargaan kedua diberikan kepada Nuril Yasrul, mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis.
Sementara penghargaan ketiga diterima Revina Wilda Putri, mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan.
Pemberian penghargaan tersebut menjadi bagian dari upaya kampus untuk memberikan apresiasi kepada mahasiswa penerima KIP-K yang mampu menunjukkan prestasi selama menjalani pendidikan.
Melalui sarasehan ini, Unri menegaskan bahwa dukungan KIP-K tidak hanya diarahkan agar mahasiswa dapat mengakses pendidikan tinggi, tetapi juga menjadi kesempatan untuk membangun karakter, prestasi, kreativitas dan kepedulian sosial.
Mahasiswa penerima KIP-K diharapkan mampu menjadikan kesempatan tersebut sebagai bekal untuk memberikan manfaat, baik bagi keluarga, almamater maupun masyarakat setelah menyelesaikan pendidikan. (*)

