3.738 Mahasiswa Baru UMRI Ikuti PKKMB 2026, Zulkifli Hasan Serahkan Beasiswa untuk 100 Mahasiswa

3.738 Mahasiswa Baru UMRI Ikuti PKKMB 2026, Zulkifli Hasan Serahkan Beasiswa untuk 100 Mahasiswa

Beritariau.com, Pekanbaru -- Sebanyak 3.738 mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) resmi memulai perjalanan akademiknya pada Tahun Akademik 2026/2027.

Ribuan mahasiswa tersebut mengikuti pembukaan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) UMRI 2026 yang digelar di Kampus Utama UMRI, Rabu (16/9/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau serta Menteri Koordinator Bidang Pangan RI Zulkifli Hasan.

Dari total 3.738 mahasiswa baru, sebanyak 3.005 orang merupakan mahasiswa program magister, sarjana dan diploma. Sementara 733 lainnya merupakan mahasiswa Program Pendidikan Profesi Guru (PPG).

Komposisi mahasiswa baru UMRI juga menunjukkan keberagaman. Sebanyak 306 mahasiswa atau sekitar 8 persen tercatat merupakan mahasiswa nonmuslim.

PKKMB tahun ini mengusung tema “Sang Pencerah Muda: SMART, Berkemajuan dan Berdampak bagi Semesta.” Tema tersebut menjadi pijakan bagi UMRI untuk memperkenalkan kehidupan akademik sekaligus menanamkan karakter, semangat kemajuan dan kepedulian sosial kepada mahasiswa sejak awal perkuliahan.

Rektor UMRI Dr. H. Saidul Amin, M.A., mengatakan bertambahnya jumlah mahasiswa harus diikuti dengan semakin kuatnya komitmen perguruan tinggi dalam menghadirkan pendidikan berkualitas.

Ia menekankan, mahasiswa tidak hanya dipersiapkan untuk memperoleh gelar akademik, tetapi juga harus memiliki kapasitas intelektual, karakter, kepemimpinan dan kepekaan terhadap persoalan masyarakat.

“Sebanyak 306 atau sekitar 8 persen di antaranya merupakan mahasiswa nonmuslim. Kita akan mengoptimalkan segala upaya agar UMRI menjadi universitas gemilang, terbilang dan cemerlang,” tegas Saidul Amin.

Menurutnya, keberagaman mahasiswa merupakan bagian dari kekuatan kehidupan akademik di UMRI. Perbedaan latar belakang diharapkan tidak menjadi sekat, melainkan menjadi ruang untuk membangun lingkungan kampus yang inklusif, saling menghargai dan memperkuat kolaborasi.

Sementara itu, Plt Gubernur Riau dalam sambutannya mengingatkan mahasiswa baru bahwa memasuki perguruan tinggi merupakan momentum untuk mempersiapkan diri menghadapi perubahan dunia yang berlangsung cepat.

Perkembangan teknologi, transformasi industri hingga perubahan kebutuhan dunia kerja menuntut generasi muda memiliki kompetensi yang relevan dan kemampuan beradaptasi.

“Belajarlah dengan sungguh-sungguh. Bangun kompetensi, perluas pengalaman, ciptakan inovasi, dan jadilah bagian dari generasi yang kelak ikut bersama membangun Riau,” pesannya.

Ia juga mendorong mahasiswa UMRI mengambil peran dalam mengembangkan potensi daerah. Sejumlah sektor dinilai membutuhkan kontribusi generasi muda, mulai dari pangan, pertanian, perkebunan, teknologi, digitalisasi, logistik, keuangan hingga kewirausahaan.

Menurutnya, besarnya potensi tersebut harus diiringi sumber daya manusia yang memiliki pengetahuan, kreativitas, inovasi dan keberanian dalam menciptakan solusi.

Plt Gubernur Riau juga mengapresiasi kontribusi UMRI dalam menyiapkan sumber daya manusia berkualitas sekaligus menjadi mitra pemerintah dalam mendukung pembangunan daerah.

Zulkifli Hasan Serahkan Beasiswa untuk 100 Mahasiswa

Pembukaan PKKMB UMRI 2026 semakin istimewa dengan kehadiran Menteri Koordinator Bidang Pangan RI Zulkifli Hasan.

Kehadiran Menko Bidang Pangan tersebut menjadi momentum yang mempertemukan dunia pendidikan tinggi dengan agenda pembangunan, terutama dalam penguatan sumber daya manusia dan sektor pangan.

Di tengah tantangan ketahanan pangan serta perubahan ekonomi global, mahasiswa didorong tidak hanya berorientasi menjadi pencari kerja. Mereka juga diharapkan mampu menciptakan inovasi dan peluang usaha dengan memanfaatkan ilmu pengetahuan serta potensi daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Zulkifli Hasan turut menyerahkan beasiswa kepada 100 mahasiswa baru UMRI.

Pemberian beasiswa tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap pengembangan sumber daya manusia sekaligus upaya memperluas akses pendidikan bagi generasi muda.

Suasana pembukaan PKKMB juga berlangsung semarak. Ribuan mahasiswa baru mengenakan atribut caping sebagai bagian dari identitas kegiatan.

Menariknya, atribut serupa turut dikenakan jajaran pimpinan, dosen dan tenaga kependidikan UMRI. Hal tersebut menciptakan suasana kebersamaan antara mahasiswa baru dengan seluruh sivitas akademika.

Melalui PKKMB 2026, UMRI menegaskan komitmennya membentuk generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berkarakter, adaptif, inovatif dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.

Sebanyak 3.738 mahasiswa baru kini memulai perjalanan pendidikan tinggi di UMRI dengan semangat menjadi Sang Pencerah Muda yang membawa ilmu, nilai, inovasi dan kebermanfaatan bagi masyarakat. (*)