5.282 Mahasiswa Baru UIR Mulai Jalani PKKMB 2026, Rektor Tekankan Etika dan Pengembangan Diri

5.282 Mahasiswa Baru UIR Mulai Jalani PKKMB 2026, Rektor Tekankan Etika dan Pengembangan Diri

Beritariau.com, Pekanbaru -- Sebanyak 5.282 mahasiswa baru Universitas Islam Riau (UIR) mulai mengikuti rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) 2026.

Kegiatan yang menjadi pintu awal mahasiswa mengenal lingkungan perguruan tinggi tersebut berlangsung selama tiga hari, Selasa hingga Kamis (15-17/9/2026), dipusatkan di GOR Voli UIR.

Ribuan mahasiswa baru tersebut merupakan bagian dari 9 fakultas dan 34 program studi (prodi) sarjana di lingkungan UIR. Mereka mengikuti rangkaian PKKMB secara bertahap, mulai dari tingkat universitas pada hari pertama, tingkat fakultas pada hari kedua, hingga tingkat program studi pada hari ketiga.

Sebelumnya, proses Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) UIR telah berlangsung sejak 22 Desember 2025 hingga 31 Agustus 2026.

Rektor UIR Assoc. Prof. Dr. Admiral, S.H., M.H. dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh mahasiswa baru yang bergabung dengan kampus yang mengusung visi sebagai universitas Islam berkelas dunia berbasis iman dan takwa.

Rektor juga memperkenalkan jajaran dekan, wakil dekan, serta sejumlah pejabat struktural UIR yang hadir dalam pembukaan PKKMB 2026.

Di hadapan ribuan mahasiswa baru, Admiral berpesan agar mahasiswa meluruskan niat dalam menjalani pendidikan tinggi. Menurutnya, masa kuliah harus dimanfaatkan untuk memperluas wawasan, menambah ilmu, membangun relasi, sekaligus mempersiapkan diri untuk mencapai cita-cita.

Ia juga mengingatkan mahasiswa agar mampu menjaga diri dan kehormatan selama menjalani kehidupan kampus.

“Jaga diri dan kehormatan dengan menjauhkan diri dari perilaku menyimpang seperti pergaulan bebas, narkoba dan lain sebagainya serta jangan hanya belajar ilmu di ruang kelas namun pelajari juga adab sebagai mahasiswa,” ucap Admiral.

Pesan serupa disampaikan Ketua Umum Yayasan Lembaga Pendidikan Islam (YLPI) Riau, H. Zulfikar Achmad, S.H., M.H.

Menurutnya, memasuki perguruan tinggi merupakan tahapan penting dalam kehidupan mahasiswa karena menjadi momentum untuk mulai menentukan arah masa depan.

Karena itu, masa perkuliahan tidak seharusnya hanya berorientasi pada perolehan gelar akademik. Mahasiswa juga perlu menjadikan masa tersebut sebagai kesempatan membangun karakter, mengembangkan kemampuan, dan memperkaya pengalaman.

“Sebagai bagian dari Gen Unggul UIR 2026, mahasiswa didorong untuk memiliki kemauan untuk terus belajar dan berkembang. Tidak hanya mengandalkan pembelajaran di ruang kuliah, mahasiswa juga diharapkan aktif membaca buku, mengikuti berbagai kegiatan akademik dan kemahasiswaan, terlibat dalam organisasi, mengembangkan minat dan bakat, serta memanfaatkan setiap kesempatan untuk menambah pengalaman,” ujar Zulfikar.

Sepanjang pelaksanaan PKKMB tingkat universitas, mahasiswa baru mendapatkan berbagai materi dan motivasi dari sivitas akademika UIR maupun narasumber yang kompeten.

Materi yang diberikan antara lain berkaitan dengan sistem akademik, bela negara, etika, serta budaya kehidupan kampus.

Pada sesi pertama, UIR menghadirkan Prof. Abdul Somad Batubara, L.C., D.E.S.A., Ph.D. sebagai narasumber. Ia menyampaikan materi bertajuk “Smart, Ethical, Impactful: Menjadi Mahasiswa Muslim di Era Digital” dengan fokus pada pengembangan karakter mahasiswa baru.

Selain pembekalan akademik dan karakter, mahasiswa baru juga diperkenalkan dengan berbagai organisasi kemahasiswaan yang ada di lingkungan UIR.

Saat ini UIR memiliki 57 organisasi mahasiswa (Ormawa) yang menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan minat, bakat, kemampuan, serta pengalaman berorganisasi.

Ormawa tersebut bergerak di berbagai bidang. Di antaranya 14 organisasi olahraga, seni, dan budaya; 10 organisasi kerohanian; 8 organisasi sosial; 14 organisasi kepemimpinan; serta 7 organisasi penalaran.

UIR juga menyediakan wadah bagi mahasiswa internasional. Keberadaan berbagai organisasi tersebut diharapkan dapat memperkaya kehidupan kemahasiswaan sekaligus membuka ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi, berkolaborasi, dan membangun jejaring selama menempuh pendidikan di UIR. (*)