Sambut 5.133 Mahasiswa Baru, UIN Suska Riau Hadirkan Wakil Bupati Kampar

Beritariau.com, Pekanbaru -- Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim (Suska) Riau menyambut 5.133 mahasiswa baru Tahun Akademik 2026/2027 melalui Kuliah Umum Tingkat Universitas, Selasa (1/9/2026).
Mengangkat tema “Generasi Muda, Tantangan Kebangsaan, dan Politik Global”, kegiatan tersebut menjadi pembekalan awal bagi mahasiswa baru sebelum memulai perjalanan akademik di lingkungan kampus.
Dengan jumlah peserta yang mencapai ribuan mahasiswa, kuliah umum dilaksanakan secara terpusat di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) UIN Suska Riau dan disiarkan ke dua lokasi lainnya.
Mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Fakultas Syariah dan Hukum, serta Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial mengikuti kegiatan dari Gedung PKM. Sementara mahasiswa Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Fakultas Sains dan Teknologi, serta Fakultas Pertanian dan Peternakan mengikuti kegiatan dari Islamic Centre.
Adapun mahasiswa Fakultas Psikologi dan Fakultas Ushuluddin mengikuti kegiatan dari Ruang Rektorat Lantai 5.
Kegiatan turut dihadiri Wakil Rektor I, Wakil Rektor III, para dekan, Ketua Senat Universitas serta Kepala Biro Administrasi Akademik, Kemahasiswaan dan Kerja Sama (AAKK).
Rektor UIN Suska Riau Prof. Dr. Leny Nofianti, M.S., S.E., M.Si., Ak., CA., dalam sambutannya meminta mahasiswa baru memanfaatkan masa perkuliahan dengan sebaik-baiknya. Ia mengingatkan pentingnya meluruskan niat sejak awal agar mampu menyelesaikan pendidikan tepat waktu.
Menurutnya, pendidikan di UIN Suska Riau tidak hanya berorientasi pada kemampuan akademik, tetapi juga pembentukan karakter, kecerdasan emosional, kepribadian, integritas dan kedisiplinan mahasiswa.
“UIN Suska Riau tidak hanya bertujuan mencetak lulusan dengan intelektualitas tinggi, tetapi juga mendidik mahasiswa agar memiliki karakter, kecerdasan emosional, kepribadian yang baik, integritas, serta kedisiplinan yang tinggi,” tegasnya.
Rektor juga mengingatkan mahasiswa baru bahwa kehidupan perkuliahan menuntut tingkat kemandirian yang lebih tinggi dibandingkan masa sekolah. Mahasiswa harus mampu mengatur waktu, mengambil keputusan dan memimpin dirinya sendiri tanpa pengawasan yang melekat.
Kedisiplinan tersebut, kata dia, tidak hanya tercermin melalui prestasi akademik, tetapi juga melalui kedisiplinan spiritual. Mahasiswa didorong untuk menjaga salat fardu tepat waktu serta membiasakan diri melaksanakan ibadah sunah dan membaca Al-Qur’an.
Misharti Ajak Mahasiswa Berani Sukses
Kuliah umum semakin menarik dengan kehadiran Wakil Bupati Kampar periode 2024–2031, Dr. Hj. Misharti, S.Ag., M.Si., sebagai narasumber.
Tokoh pendidikan Riau yang juga menjadi Pengurus Pusat Ikatan Keluarga Alumni (IKA) UIN Suska Riau sejak 2018 tersebut menyampaikan materi bertajuk “Yuk, BERANI SUKSES”.
Dalam pemaparannya, Misharti mengajak mahasiswa baru mengubah pola pikir pesimis menjadi optimistis dalam menghadapi berbagai tantangan selama menjalani pendidikan maupun ketika memasuki dunia kerja.
Ia menegaskan bahwa kesuksesan tidak diraih secara instan, melainkan melalui proses panjang yang membutuhkan kerja keras, ketekunan, pengorbanan dan keberanian untuk terus berjuang.
“Orang yang gagal cenderung selalu mencari alasan untuk berhenti berusaha, sementara orang yang sukses justru berhenti mencari-cari alasan,” pesannya.
Untuk memperkuat motivasi, Misharti mencontohkan kemandirian Nabi Muhammad SAW dalam menjalankan aktivitas perdagangan sejak usia muda. Ia juga mengangkat kisah tokoh dunia seperti Thomas Alva Edison dan Albert Einstein yang mampu menghasilkan karya besar meski menghadapi berbagai keterbatasan dan tantangan.
Misharti mendorong mahasiswa baru mulai mengenali potensi yang dimiliki dan tidak takut menetapkan cita-cita tinggi.
Menurutnya, mahasiswa perlu memiliki visi yang jelas, membangun integritas serta konsisten mengembangkan kemampuan diri agar mampu membangun kredibilitas dan mencapai kesuksesan.
Kuliah umum tersebut diharapkan menjadi bekal awal bagi 5.133 mahasiswa baru UIN Suska Riau untuk menjalani kehidupan akademik dengan lebih percaya diri, mandiri dan bertanggung jawab.
Masa perkuliahan menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk membangun kompetensi sekaligus karakter. Keseriusan, kedisiplinan dan komitmen yang ditanamkan sejak awal diharapkan menjadi modal penting dalam menentukan masa depan mereka setelah menyelesaikan pendidikan. (*)

