Bupati Afni Perkuat Sinergi dengan Kementerian, Jalan, Irigasi, dan Air Bersih Jadi Prioritas�

Bupati Afni Perkuat Sinergi dengan Kementerian, Jalan, Irigasi, dan Air Bersih Jadi Prioritas�

Beritariau.com, Siak -- Pemerintah Kabupaten Siak memperkuat kolaborasi dengan pemerintah pusat guna mempercepat pembangunan infrastruktur strategis pada 2026. Fokus pembangunan diarahkan pada peningkatan kualitas jalan, rehabilitasi jaringan irigasi, hingga penyediaan air bersih sebagai upaya memperkuat konektivitas, mendorong pertumbuhan ekonomi, dan meningkatkan pelayanan dasar bagi masyarakat.

Komitmen tersebut mengemuka dalam rapat koordinasi antara Bupati Siak Afni Zulkifli bersama Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Riau, Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Riau, serta Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera III Riau di Zamrud Meeting Room, Kompleks Rumah Rakyat, Kota Siak, Kamis (16/7/2026).

Pertemuan yang dihadiri jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) itu membahas evaluasi pelaksanaan program infrastruktur tahun 2025 sekaligus menyusun agenda prioritas pembangunan untuk tahun anggaran 2026.

Plt Kepala BPJN Riau, Yohanis Tulak Todingrara, menjelaskan bahwa ruas Simpang Lago–Pelabuhan Tanjung Buton menjadi salah satu prioritas penanganan karena merupakan akses utama menuju Kawasan Industri Tanjung Buton (KITB), yang diusulkan sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN).

Selain peningkatan ruas jalan nasional tersebut, BPJN juga merencanakan pembangunan akses menuju Pelabuhan Tanjung Buton melalui skema multiyears mulai 2027. Program lainnya meliputi usulan pembangunan ruas Pinang Sebatang Barat–Muara Kelantan sepanjang 3,5 kilometer dengan nilai sekitar Rp49 miliar, serta kelanjutan pembangunan ruas Buana Makmur–Buatan Baru sepanjang 3,6 kilometer guna mendukung kawasan pangan dan energi.

Di sektor sumber daya air, Kepala BWS Sumatera III Riau, Daniel, menyampaikan bahwa Kabupaten Siak menjadi salah satu daerah yang memperoleh alokasi program infrastruktur air terbesar di Provinsi Riau pada 2026.

Program tersebut mencakup pemeliharaan jaringan irigasi di Kecamatan Bungaraya, rehabilitasi sejumlah saluran irigasi, termasuk di Kampung Teluk Lanus, Kecamatan Sungai Apit, serta optimalisasi sekitar 50 titik Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) yang selama ini menopang produktivitas pertanian dan ketahanan pangan.

Menanggapi berbagai rencana tersebut, Bupati Afni Zulkifli menegaskan pentingnya percepatan pelaksanaan pembangunan agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat. Ia meminta perhatian pemerintah pusat terhadap penanganan jalan yang rusak, rehabilitasi irigasi, serta pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di wilayah Kabupaten Siak.

Afni juga mengusulkan agar sejumlah ruas jalan kabupaten yang memiliki peran strategis dalam mendukung mobilitas masyarakat dan distribusi hasil produksi dapat ditingkatkan statusnya menjadi jalan nasional.

"Tidak ada cara yang lebih baik selain menggerakkan seluruh instrumen pemerintah secara bersama-sama. Kolaborasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah harus terus diperkuat agar pembangunan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," ujar Afni.

Selain itu, ia meminta agar Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) di Kecamatan Sabak Auh yang telah selesai dibangun segera dioperasikan sehingga dapat dimanfaatkan oleh petani untuk meningkatkan produktivitas lahan pertanian.

Pemerintah Kabupaten Siak juga menyatakan akan terus memperjuangkan masuknya sejumlah proyek melalui program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) sebagai upaya mempercepat peningkatan konektivitas antarwilayah, memperkuat ketahanan pangan, membuka akses menuju kawasan industri, serta menciptakan iklim investasi yang lebih kompetitif di Kabupaten Siak.

Melalui sinergi dengan tiga balai teknis Kementerian Pekerjaan Umum, Pemerintah Kabupaten Siak berharap pembangunan infrastruktur pada 2026 mampu menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan. (*)