Doa Lintas Agama Warnai Hari Bhayangkara ke-80, Perkuat Persatuan dan Kerukunan di Bengkalis

Doa Lintas Agama Warnai Hari Bhayangkara ke-80, Perkuat Persatuan dan Kerukunan di Bengkalis

Beritariau.com, Bengkalis – Suasana penuh khidmat dan kebersamaan mewarnai peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Kabupaten Bengkalis. Polres Bengkalis menggelar kegiatan Doa Bersama Lintas Agama sebagai bentuk rasa syukur sekaligus upaya mempererat persatuan dan kerukunan antarumat beragama di Negeri Junjungan.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Tantya Sudhirajati Polres Bengkalis, Rabu (24/6/2026), dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh agama dari berbagai keyakinan, tokoh masyarakat, serta jajaran kepolisian.

Doa bersama tersebut menjadi simbol kuat bahwa keberagaman yang dimiliki bangsa Indonesia merupakan modal besar dalam menjaga persatuan, keamanan, dan keharmonisan di tengah masyarakat.

Kapolres Bengkalis, AKBP Fahrian Siregar, mengatakan peringatan Hari Bhayangkara tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi juga momentum memperkuat sinergi antara Polri dan seluruh elemen masyarakat.

“Melalui doa bersama lintas agama ini, kita berharap tercipta situasi yang aman, damai, dan kondusif. Kebersamaan ini menjadi energi positif bagi Polri untuk terus hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat,” ujar Fahrian.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Bengkalis yang diwakili Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Andris Wasono, menyampaikan apresiasi atas inisiatif Polres Bengkalis yang menghadirkan ruang kebersamaan lintas agama dalam rangkaian Hari Bhayangkara ke-80.

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bukti nyata bahwa menjaga persatuan dan kerukunan bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau aparat keamanan, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Bengkalis, kami mengucapkan selamat Hari Bhayangkara ke-80. Semoga Polri semakin profesional, humanis, dan semakin dekat dengan masyarakat. Kegiatan doa bersama lintas agama ini menunjukkan bahwa keberagaman adalah kekuatan untuk membangun daerah yang aman, harmonis, dan maju,” ungkap Andris.

Ia juga menegaskan pentingnya memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat guna menjaga stabilitas serta kondusivitas di Kabupaten Bengkalis.

Pada kesempatan tersebut, para pemuka agama secara bergantian memanjatkan doa demi keselamatan, kedamaian, dan keberkahan bagi bangsa dan negara, khususnya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Bengkalis pun menjadi momentum yang sarat makna, menegaskan bahwa semangat persatuan dalam keberagaman merupakan fondasi utama dalam mewujudkan daerah yang damai, aman, dan sejahtera. (*)