Beruang Madu Masuk Permukiman di Pelalawan, BBKSDA Riau Evakuasi dan Lepasliarkan ke Habitat Alami

Beruang Madu Masuk Permukiman di Pelalawan, BBKSDA Riau Evakuasi dan Lepasliarkan ke Habitat Alami

Beruang madu saat masuk ke dalam kandang jebak yang dipasang tim BBKSDA Riau, di Kelurahan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan, Riau, Selasa (23/6/2026). (Dok. BBKSDA Riau.)

Beritariau.com, Pelalawan – Seekor beruang madu dilaporkan masuk ke area permukiman warga di Kelurahan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan, Riau, Selasa (23/6/2026). Satwa dilindungi tersebut akhirnya berhasil dievakuasi oleh tim Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau.

Kepala BBKSDA Riau, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Riau, Supartono, mengatakan laporan awal diterima dari Lurah Kerumutan terkait keberadaan beruang madu yang memasuki kawasan pemukiman warga.

Petugas kemudian memasang kandang jebak (box trap) untuk mengevakuasi satwa dengan nama ilmiah Helarctos malayanus tersebut. Upaya tersebut berhasil setelah beruang masuk ke dalam perangkap yang telah disiapkan di lokasi.

Dari hasil pemeriksaan, beruang diketahui dalam kondisi aktif, agresif, namun tidak mengalami luka atau cacat. Karena masih menunjukkan sifat liar yang kuat, petugas memutuskan untuk melepasliarkan kembali satwa tersebut ke habitat yang lebih jauh dari permukiman warga.

“Satwa dalam kondisi aktif dan agresif, sehingga diputuskan untuk dilakukan pelepasliaran ke habitatnya,” ujar Supartono.

Proses evakuasi turut melibatkan unsur masyarakat, pemerintah kelurahan, serta Bhabinkamtibmas setempat.

BBKSDA Riau juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan tindakan yang dapat membahayakan diri sendiri maupun satwa, serta segera melaporkan jika kembali menemukan keberadaan beruang madu di sekitar permukiman.

Langkah mitigasi ini diharapkan dapat meminimalisasi konflik antara manusia dan satwa liar, sekaligus menjaga kelestarian beruang madu sebagai salah satu satwa dilindungi di Indonesia. (*)