Lantai Bawah Bank Mega Duri Terbakar, Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran

Beritariau.com, Bengkalis – Aktivitas warga di Kota Duri, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, mendadak terganggu setelah terjadi kebakaran di Gedung Bank Mega pada Jumat (12/6/2026) pagi. Kobaran api yang muncul dari bagian bawah bangunan sempat memicu kepanikan warga dan karyawan di sekitar lokasi.
Asap tebal terlihat membumbung dari gedung perbankan tersebut, sehingga menarik perhatian masyarakat yang berada di kawasan pusat bisnis Duri. Beruntung, petugas bergerak cepat sehingga kebakaran tidak meluas ke seluruh bagian gedung.
Kepala Seksi Humas Polres Bengkalis, Ipda Juliandi Bazrah, membenarkan adanya insiden kebakaran tersebut. Menurutnya, bagian yang terdampak merupakan area lantai bawah gedung.
"Benar, ada insiden kebakaran dan yang terbakar adalah bagian lantai bawah gedung," ujar Juliandi.
Meski sempat menimbulkan kepanikan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Proses evakuasi dilakukan dengan cepat sehingga seluruh orang yang berada di dalam maupun sekitar gedung dapat menyelamatkan diri sebelum kondisi memburuk.
Petugas Pemadam Kebakaran Duri bersama personel Polsek Mandau segera turun ke lokasi untuk melakukan pemadaman. Setelah berjibaku melawan kobaran api dan kepulan asap, tim gabungan akhirnya berhasil mengendalikan situasi dan mencegah api merambat ke lantai atas bangunan.
Setelah api berhasil dipadamkan, aparat kepolisian langsung memasang garis polisi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna mengumpulkan informasi terkait penyebab kebakaran.
"Saat ini petugas kami masih berada di lapangan untuk melakukan olah TKP mendalam. Fokus utama kami adalah mencari tahu dari mana sumber api pertama kali berasal," kata Juliandi.
Untuk memastikan penyebab kebakaran secara akurat, Polres Bengkalis berencana melibatkan Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Riau. Tim ahli akan melakukan pemeriksaan terhadap lokasi dan sisa-sisa material yang terbakar guna mengetahui sumber pasti munculnya api.
Penyelidikan akan menelusuri berbagai kemungkinan, termasuk dugaan gangguan instalasi listrik maupun faktor lain yang dapat memicu kebakaran.
Sementara itu, pihak manajemen Bank Mega masih melakukan pendataan terhadap aset yang terdampak. Hingga saat ini, nilai kerugian materiil akibat insiden tersebut belum dapat dipastikan karena proses inventarisasi masih berlangsung.
"Untuk jumlah kerugian secara materil belum bisa kami ketahui. Nanti proses penghitungan aset dan kerugian total akan dilakukan secara internal oleh pihak bank," jelas Juliandi.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan terhadap potensi kebakaran di kawasan perkantoran dan fasilitas pelayanan publik. Berkat respons cepat petugas pemadam kebakaran dan aparat keamanan, kebakaran berhasil ditangani tanpa menimbulkan korban jiwa, sementara penyebab pasti insiden masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut. (*)

