Pulang dari Tanah Suci, Jemaah Haji Asal Rohil Tutup Usia di Batam

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Riau, Defizon
Beritariau.com, Pekanbaru – Duka menyelimuti kepulangan jemaah haji asal Riau. Di tengah proses kembali ke kampung halaman usai menunaikan rukun Islam kelima, seorang jemaah asal Kabupaten Rokan Hilir, Lamitun Manrejo Adam binti Manrejo, mengembuskan napas terakhir di Batam.
Almarhumah yang tergabung dalam Kloter BTH 08 sebelumnya tiba di Indonesia bersama rombongan jemaah haji lainnya. Namun kondisi kesehatannya menurun sehingga harus mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit Badan Pengusahaan (RSBP) Batam. Setelah menjalani perawatan, almarhumah wafat pada Rabu (10/6/2026) pukul 22.40 WIB.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Riau, Defizon, menyampaikan belasungkawa atas kepergian almarhumah. Ia mendoakan agar seluruh amal ibadah yang telah ditunaikan diterima Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan.
Selama dirawat di Batam, almarhumah mendapat pendampingan dari putrinya yang datang dari Pekanbaru. Kehadiran keluarga menjadi penguat di masa-masa terakhir perjalanan hidupnya setelah menuntaskan ibadah haji.
Pada Kamis (11/6/2026), jenazah diterbangkan dari Batam menuju Pekanbaru menggunakan pesawat Lion Air sebelum diberangkatkan ke kampung halaman di Kabupaten Rokan Hilir untuk dimakamkan.
Defizon turut mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir yang memberikan dukungan penuh dalam proses pemulangan jenazah. Seluruh biaya pemulangan dari Batam hingga ke daerah asal, termasuk pendamping keluarga, ditanggung oleh pemerintah daerah sebagai bentuk perhatian kepada warganya.
Selain itu, pihak keluarga juga berhak menerima santunan asuransi sesuai ketentuan yang berlaku. Hal ini karena almarhumah wafat saat masih berada di Embarkasi Batam setelah menyelesaikan rangkaian perjalanan ibadah hajinya.
Kepergian almarhumah menjadi pengingat bahwa perjalanan haji bukan hanya tentang menunaikan ibadah, tetapi juga sebuah perjalanan panjang yang sarat perjuangan, pengorbanan, dan ketulusan hingga akhir hayat. (*)

