Perkuat Pencegahan Karhutla, BPBD Dumai Salurkan 20 Motor Patroli ke Kelurahan Rawan Kebakaran

Beritariau.com, Dumai - Pemerintah Kota Dumai terus memperkuat upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan meningkatkan sarana pendukung patroli di wilayah rawan. Melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Dumai, sebanyak 20 unit kendaraan roda dua didistribusikan kepada kelurahan-kelurahan yang memiliki potensi karhutla di Kota Dumai.
Penyerahan kendaraan dilakukan secara simbolis oleh Sekretaris Daerah Kota Dumai, Fahmi Rizal, di halaman Kantor Kecamatan Dumai Kota, Rabu (17/6/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran BPBD, camat, lurah, serta unsur terkait yang terlibat dalam penanganan bencana di daerah.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Dumai, Wahyu Wicaksono, menjelaskan bahwa seluruh kendaraan roda dua tersebut merupakan hasil pengadaan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2023. Kendaraan itu disiapkan untuk mendukung mobilitas petugas di wilayah yang sulit dijangkau kendaraan operasional biasa.
Menurutnya, pada tahun ini Pemerintah Kota Dumai mengubah strategi penanganan karhutla dengan memperkuat peran kelurahan sebagai garda terdepan dalam kegiatan patroli, deteksi dini, dan penanggulangan kebakaran lahan. Langkah tersebut diharapkan mampu mempercepat respons petugas ketika ditemukan titik api maupun potensi kebakaran di lapangan.
“Motor ini diperuntukkan bagi medan yang cukup sulit dijangkau kendaraan biasa. Dengan dukungan sarana tersebut, patroli dan penanganan karhutla di tingkat kelurahan diharapkan dapat berjalan lebih efektif dan maksimal,” ujarnya.
Sementara itu, Sekdako Fahmi Rizal menegaskan bahwa penguatan sarana operasional harus dibarengi dengan peningkatan intensitas patroli serta koordinasi lintas sektor. Menurutnya, keberhasilan pencegahan karhutla tidak hanya bergantung pada peralatan, tetapi juga sinergi antara pemerintah, aparat, dan masyarakat di lapangan.
Ia berharap keberadaan kendaraan patroli tersebut dapat memperkuat pengawasan di wilayah-wilayah yang selama ini memiliki risiko tinggi terjadinya kebakaran hutan dan lahan, terutama saat memasuki musim kemarau.
“Melalui penyerahan 20 unit kendaraan roda dua ini, pemerintah berharap upaya patroli dan pencegahan karhutla dapat berjalan lebih optimal sehingga potensi kebakaran dapat ditekan sedini mungkin,” katanya.
Selain digunakan untuk patroli rutin, kendaraan tersebut juga dapat dimanfaatkan untuk mendukung berbagai kebutuhan operasional saat terjadi bencana, seperti mobilisasi personel ke lokasi yang sulit dijangkau, distribusi bantuan logistik, hingga kegiatan pemantauan wilayah rawan kebakaran.
Fahmi juga mengingatkan seluruh penerima agar menjaga dan memanfaatkan kendaraan sesuai peruntukannya. Ia menegaskan bahwa fasilitas yang diberikan merupakan aset pemerintah yang harus digunakan secara bertanggung jawab demi kepentingan masyarakat.
“Gunakan kendaraan ini untuk mendukung upaya pencegahan dan penanganan karhutla. Jangan dipergunakan untuk kepentingan lain yang tidak sesuai dengan tujuan pengadaannya, karena ini merupakan tanggung jawab bersama,” tegasnya.
Kegiatan penyerahan kendaraan ditutup dengan penandatanganan berita acara serta serah terima dokumen kendaraan antara pemerintah daerah, BPBD, camat, dan lurah penerima. Dengan dukungan sarana operasional tersebut, Pemerintah Kota Dumai berharap kesiapsiagaan daerah dalam menghadapi ancaman karhutla semakin meningkat dan mampu meminimalkan risiko kebakaran yang dapat berdampak pada lingkungan maupun kesehatan masyarakat. (*)

