Pemko Dumai Gelar Konsultasi Publik AMDAL Penanggulangan Banjir

Beritariau.com, Dumai – Pemerintah Kota (Pemko) Dumai melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) menggelar Konsultasi Publik Penyusunan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) untuk program penanggulangan banjir di Kota Dumai, Rabu (17/6/2026).
Kegiatan yang dibuka oleh Sekretaris Daerah Kota Dumai, Fahmi Rizal, mewakili Wali Kota Dumai ini bertujuan memberikan sosialisasi dan informasi secara terbuka kepada masyarakat terkait rencana penanganan banjir di daerah tersebut.
Dalam konsultasi publik itu, Pemko Dumai melibatkan masyarakat yang tinggal di bantaran Sungai Dumai, para ketua RT, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK), serta unsur kelurahan dan kecamatan setempat sebagai bentuk partisipasi publik dalam perencanaan pembangunan.
Melalui kegiatan ini, masyarakat diberikan penjelasan mengenai tahapan pelaksanaan program, proses pembangunan, hingga manfaat yang diharapkan dari upaya penanggulangan banjir di Kota Dumai.
Berdasarkan data Dinas PU Kota Dumai, kawasan perkotaan yang kerap terdampak banjir akibat curah hujan maupun air pasang laut (rob) mencapai sekitar 884 hektare.
Kepala Dinas PU Kota Dumai, Riau Satrya Alamsyah, menjelaskan bahwa strategi pengendalian banjir dibagi menjadi dua kategori, yakni penanganan banjir akibat air hujan dan banjir rob.
Untuk pengendalian banjir air hujan, pemerintah berencana mengurangi debit air yang masuk ke Sungai Dumai melalui pembangunan tampungan air di kawasan hulu sungai. Langkah ini dinilai lebih efektif dibanding membangun tanggul sungai yang terlalu tinggi.
Sementara untuk mengatasi banjir rob, Pemko Dumai menyiapkan penerapan sistem polder, yakni sistem drainase tertutup yang dilengkapi pintu air, kolam retensi, tanggul pembatas, serta pompa untuk mengendalikan genangan air.
Sekdako Dumai Fahmi Rizal menegaskan bahwa penanganan banjir menjadi salah satu prioritas utama pemerintah daerah sesuai arahan Wali Kota Paisal dan Wakil Wali Kota Sugiyarto.
Selain mendukung proses pendataan, masyarakat juga diharapkan berpartisipasi melalui tindakan nyata, seperti menjaga kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah ke sungai maupun saluran drainase.
Pemko Dumai berharap dukungan seluruh elemen masyarakat dapat mempercepat terwujudnya sistem pengendalian banjir yang efektif dan berkelanjutan, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh warga Kota Dumai. (*)

