Museum Sang Nila Utama Tetap Jadi Magnet Edukasi, Hampir 10 Ribu Orang Berkunjung dalam Lima Bulan

Beritariau.com, Pekanbaru – Di tengah derasnya arus informasi digital, Museum Sang Nila Utama Riau masih menjadi ruang belajar yang diminati masyarakat. Bangunan yang menyimpan jejak sejarah dan peradaban Melayu itu terus menarik perhatian pengunjung, terutama kalangan pelajar yang ingin mengenal lebih dekat warisan budaya daerah.
Sepanjang Januari hingga Mei 2026, tercatat sebanyak 9.830 orang mengunjungi museum yang menjadi salah satu ikon edukasi dan kebudayaan di Provinsi Riau tersebut. Angka itu menunjukkan bahwa museum tetap memiliki tempat di hati masyarakat sebagai sarana pembelajaran sekaligus wisata sejarah.
Kepala UPT Museum Sang Nila Utama Riau, Tengku Leni Rahayu, mengungkapkan bahwa mayoritas pengunjung berasal dari kalangan pelajar. Dari total kunjungan yang tercatat, sebanyak 7.459 orang merupakan siswa dari berbagai jenjang pendidikan.
Dominasi pelajar tersebut menjadi gambaran bahwa museum masih berperan penting dalam mendukung proses pendidikan. Kunjungan yang dilakukan sekolah-sekolah tidak hanya menjadi bagian dari kegiatan belajar di luar kelas, tetapi juga menjadi sarana memperkenalkan sejarah dan budaya Melayu kepada generasi muda.
Awal tahun menjadi periode paling ramai. Pada Januari, museum menerima 2.878 pengunjung yang terdiri dari pelajar, mahasiswa, masyarakat umum hingga wisatawan mancanegara. Tingginya angka kunjungan berlanjut pada Februari dengan total 2.560 orang.
Memasuki Maret, jumlah pengunjung sempat mengalami penurunan seiring berkurangnya aktivitas kunjungan rombongan sekolah. Namun kondisi itu tidak berlangsung lama. Pada April, kunjungan kembali meningkat seiring aktifnya kegiatan pendidikan dan wisata budaya yang mulai bergeliat.
Tren positif tersebut berlanjut pada Mei. Dalam satu bulan, museum menerima 2.205 pengunjung dari berbagai kalangan. Selain pelajar dan mahasiswa, masyarakat umum juga turut memanfaatkan museum sebagai destinasi untuk mengenal sejarah serta menikmati koleksi benda-benda bernilai budaya yang tersimpan di dalamnya.
Tak hanya menawarkan pengalaman belajar, Museum Sang Nila Utama juga dikenal memiliki tarif masuk yang ramah bagi semua kalangan. Dengan harga tiket yang relatif terjangkau, masyarakat dapat menikmati berbagai koleksi sejarah dan budaya yang menjadi bagian penting perjalanan panjang Bumi Lancang Kuning.
Keberadaan museum ini pun menjadi pengingat bahwa sejarah bukan sekadar cerita masa lalu. Melalui koleksi dan edukasi yang disajikan, Museum Sang Nila Utama terus menjembatani generasi masa kini dengan akar budaya yang membentuk identitas Riau hingga hari ini. (*)

