AS Roma Kuasai Derby della Capitale, Lazio Tumbang 0-2 di Olimpico

Pemain AS Roma, Gianluca Mancini (kiri), berebut bola dengan pemain Lazio, Tijjani Noslin, dalam pertandingan Serie A, Minggu (17/5/2026) malam WIB. (c) AP Photo/Gregorio Borgia
Beritariau.com - AS Roma sukses memenangkan Derby della Capitale setelah menundukkan rival sekota Lazio dengan skor meyakinkan 2-0 pada pekan ke-37 Serie A 2025/2026. Bermain di Stadio Olimpico, Minggu malam WIB, Giallorossi tampil solid dan mampu mengendalikan tensi tinggi pertandingan hingga akhir laga.
Derby ibu kota Italia itu langsung berjalan panas sejak menit awal. Roma tampil agresif dengan mengandalkan tekanan tinggi dan skema bola mati untuk membongkar pertahanan Lazio. Peluang pertama hadir melalui sundulan Bryan Cristante, namun bola masih melambung di atas mistar gawang.
Dominasi Roma terus berlanjut lewat serangan dari sisi sayap. Wesley França sempat memberikan ancaman serius bagi Lazio, tetapi kiper lawan masih mampu melakukan penyelamatan penting untuk menjaga skor tetap imbang.
Di tengah tekanan Roma, Lazio mencoba memberikan respons melalui serangan balik cepat. Matteo Cancellieri memperoleh peluang emas setelah menerima umpan terobosan, tetapi penyelesaiannya masih bisa diamankan dengan baik oleh Mile Svilar.
Pertandingan berjalan semakin sengit dengan kedua tim saling jual beli serangan. Lazio bahkan sempat membobol gawang Roma, namun gol tersebut dianulir wasit karena offside setelah pemeriksaan VAR.
Roma akhirnya berhasil memecah kebuntuan menjelang akhir babak pertama. Berawal dari situasi sepak pojok, Gianluca Mancini memenangkan duel udara sebelum menyundul bola masuk ke gawang Lazio. Gol tersebut membuat publik Olimpico bergemuruh dan membawa Giallorossi unggul 1-0 saat turun minum.
Memasuki babak kedua, Lazio meningkatkan tempo permainan demi mengejar ketertinggalan. Mereka mencoba tampil lebih menekan dan beberapa kali menciptakan peluang berbahaya di area pertahanan Roma. Namun, penyelesaian akhir yang kurang tenang membuat peluang-peluang tersebut gagal menghasilkan gol.
Roma tetap bermain disiplin sambil mengandalkan serangan balik cepat. Paulo Dybala hampir menggandakan keunggulan lewat tendangan bebas melengkung, tetapi kiper Lazio berhasil melakukan penyelamatan gemilang.
Gol kedua Roma akhirnya kembali lahir dari bola mati. Lagi-lagi Mancini menjadi mimpi buruk bagi pertahanan Lazio setelah menyambut sepak pojok dengan sundulan keras yang tak mampu dihentikan penjaga gawang. Brace bek timnas Italia tersebut memastikan Roma unggul nyaman 2-0.
Atmosfer derby semakin memanas di pertengahan babak kedua. Keributan antarpemain pecah dan memaksa wasit mengeluarkan kartu merah untuk Wesley França dan Nicolò Rovella. Kedua tim pun harus menyelesaikan laga dengan sepuluh pemain.
Meski situasi pertandingan semakin emosional, Roma tetap mampu menjaga kontrol permainan hingga akhir laga. Lazio kesulitan membongkar pertahanan rapat Giallorossi dan gagal memperkecil ketertinggalan sampai peluit panjang dibunyikan.
Kemenangan ini membuat Roma tetap bertahan di posisi keempat klasemen sementara Serie A dengan koleksi 73 poin dan semakin dekat mengamankan tiket Liga Champions musim depan. Sementara Lazio harus puas tertahan di papan tengah klasemen setelah kembali gagal meraih hasil maksimal di laga derby. (*)

