PSG Kunci Gelar Ligue 1 2025/2026, Les Parisiens Juara Lima Musim Beruntun

PSG Kunci Gelar Ligue 1 2025/2026, Les Parisiens Juara Lima Musim Beruntun

Selebrasi skuad PSG dalam laga versus Lens di Ligue 1, Kamis (14/5/2026). (c) AP Photo/Jean-Francois Badias

Beritariau.com - Paris Saint-Germain kembali menegaskan dominasinya di sepak bola Prancis setelah memastikan diri menjadi juara Ligue 1 musim 2025/2026. Kepastian tersebut diraih usai Les Parisiens mengalahkan Lens dengan skor 2-0 di Stade Bollaert-Delelis, Kamis (14/5/2026) dini hari WIB.

Tambahan tiga poin membuat PSG kokoh di puncak klasemen dengan keunggulan sembilan angka atas Lens dan hanya menyisakan satu pertandingan musim ini. Situasi tersebut memastikan posisi PSG tidak lagi mampu dikejar para pesaingnya.

Keberhasilan ini menjadi gelar Ligue 1 kelima secara beruntun bagi skuad asuhan Luis Enrique. Secara keseluruhan, PSG kini telah mengoleksi 14 gelar Liga Prancis dan semakin mempertegas status mereka sebagai klub tersukses dalam sejarah kompetisi tersebut.

Menariknya, 12 dari 14 trofi Ligue 1 PSG diraih sejak klub diambil alih Qatar Sports Investments dalam 14 tahun terakhir. Dominasi itu menunjukkan konsistensi PSG sebagai kekuatan utama sepak bola Prancis dalam satu dekade terakhir.

Musim ini juga menjadi salah satu periode paling sukses bagi PSG. Sebelum memastikan gelar Ligue 1, mereka telah lebih dahulu menjuarai Piala Super Eropa, Piala Interkontinental, dan Piala Super Prancis.

Tidak hanya itu, PSG masih berpeluang menambah trofi musim ini ketika menghadapi Arsenal pada final Liga Champions di Budapest, 30 Mei mendatang. Jika berhasil mempertahankan gelar Eropa, PSG akan mencatat sejarah sebagai salah satu klub modern yang mampu menjuarai Liga Champions secara beruntun.

Dalam laga kontra Lens, Luis Enrique melakukan rotasi besar dengan mencadangkan sejumlah pemain utama seperti Achraf Hakimi, Nuno Mendes, Marquinhos, Vitinha, Fabian Ruiz, hingga Warren Zaire-Emery. Meski tampil dengan banyak pemain lapis kedua, PSG tetap mampu mendominasi permainan.

Gol pembuka PSG lahir melalui aksi Khvicha Kvaratskhelia pada pertengahan babak pertama. Gol tersebut berawal dari keberhasilan Ousmane Dembele merebut bola sebelum memberikan umpan matang yang sukses diselesaikan Kvaratskhelia.

Lens sebenarnya sempat memberikan tekanan serius demi menjaga asa persaingan gelar. Abdallah Sima hampir menyamakan kedudukan pada menit ke-74 andai sepakannya tidak membentur mistar gawang. Florian Thauvin juga sempat mencetak gol di akhir pertandingan, namun dianulir karena offside.

Saat Lens terus menyerang mencari gol penyeimbang, PSG justru memastikan kemenangan melalui serangan balik cepat pada masa injury time. Pemain muda Ibrahim Mbaye sukses mencatatkan namanya di papan skor sekaligus mengunci kemenangan 2-0 untuk Les Parisiens.

Meski gagal menghentikan dominasi PSG, Lens tetap menutup musim dengan pencapaian positif. Mereka dipastikan finis sebagai runner-up Ligue 1 dan lolos otomatis ke fase liga Liga Champions musim depan. Selain itu, Lens juga masih berpeluang meraih trofi saat menghadapi Nice di final Piala Prancis pada 22 Mei mendatang. (*)