Ayu Aulia Bongkar Hubungan dengan Bupati Berinisial R, Singgung Kehamilan hingga Kehilangan Rahim

Ayu Aulia Bongkar Hubungan dengan Bupati Berinisial R, Singgung Kehamilan hingga Kehilangan Rahim

Beritariau.com, Jakarta - Ayu Aulia menjadi sorotan publik usai mengungkap kisah masa lalunya dengan seorang pejabat daerah berinisial R. Pengakuan tersebut disampaikan Ayu melalui unggahan di media sosial pribadinya dan langsung memicu perhatian warganet.

Dalam unggahannya, Ayu mengaku pernah menjalin hubungan dengan seorang pejabat hingga mengalami kehamilan. Namun, ia menyebut keputusan yang diambil saat itu justru meninggalkan penyesalan mendalam dalam hidupnya.

“Di masa lalu, saya pernah memiliki hubungan dengan seorang pejabat hingga mengandung seorang anak. Dalam keadaan penuh tekanan, ketakutan, dan kebingungan, saya mengambil keputusan yang sangat saya sesali,” tulis Ayu.

Ia juga mengaku mengalami dampak serius setelah menjalani tindakan aborsi, termasuk kehilangan rahimnya. Pengakuan tersebut kemudian ramai diperbincangkan di media sosial.

Tak hanya itu, Ayu turut memberikan sejumlah petunjuk mengenai sosok pria berinisial R yang dimaksud. Ia menyebut pria tersebut merupakan seorang bupati muda yang menjabat untuk periode 2025–2030.

Selain itu, Ayu mengatakan sosok tersebut merupakan lulusan Universitas Trisakti dan telah dikenalnya sejak sekitar tahun 2014 atau 2015.

“Aku kuliah di sini, kamu di Trisakti waktu itu ya Pak,” tulis Ayu dalam unggahan lainnya.

Pernyataan tersebut memicu spekulasi luas dari warganet terkait identitas pejabat yang dimaksud. Meski demikian, hingga kini Ayu belum mengungkap secara langsung nama sosok berinisial R tersebut.

Ia meminta publik bersabar dan menyebut akan membuka fakta terkait sosok tersebut pada waktu yang tepat.

“Tenang, kalian akan tahu siapa sebenarnya sosok R Bupati itu. Bukan dari fitnah, bukan dari drama, tapi dari fakta yang selama ini aku simpan sendiri,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak yang diduga terkait dengan pengakuan Ayu Aulia tersebut. (*)