PSG Lolos ke 16 Besar Liga Champions Usai Imbang 2-2 Lawan Monaco, Marquinhos & Kvaratskhelia Bersin

PSG Lolos ke 16 Besar Liga Champions Usai Imbang 2-2 Lawan Monaco, Marquinhos & Kvaratskhelia Bersin

Selebrasi Marquinhos di laga PSG vs AS Monaco di Liga Champions, Kamis (26/02/2026). (c) AP Photo/Michel Euler

Beritariau.com - Paris Saint-Germain memastikan tempat mereka di babak 16 besar Liga Champions 2025/2026 meski hanya mampu meraih hasil imbang 2-2 kontra AS Monaco pada leg kedua playoff di Parc des Princes, Kamis (26/2/2026) dini hari WIB. PSG unggul agregat 5-4 dan berhak melaju ke babak selanjutnya, menunggu lawan berat dari pemenang antara Barcelona atau Chelsea.

Pertandingan berlangsung sengit dan penuh tekanan. Monaco, yang tampil dengan strategi menekan sejak awal, sempat unggul lebih dulu melalui Maghnes Akliouche menit ke-45, memanfaatkan sodoran dari Mamadou Coulibaly. Gol ini membuat agregat menjadi imbang 3-3, dan memberikan tekanan besar bagi Les Parisiens.

Babak pertama berjalan dengan tempo tinggi. PSG menguasai bola sebagian besar waktu, namun peluang awal mereka melalui Camara dan percobaan sundulan Kehrer dari umpan Vanderson belum mampu membobol gawang Monaco. Tuan rumah juga sempat meminta penalti ketika Desire Doue terjatuh di tepi kotak penalti, namun wasit tidak memberikan keputusan.

Memasuki babak kedua, PSG meningkatkan intensitas serangan. Momentum krusial terjadi pada menit ke-58 ketika Coulibaly menerima kartu kuning kedua, membuat Monaco bermain dengan 10 orang. Pemanfaatan keunggulan pemain ini langsung dimanfaatkan PSG. Doue mengirim umpan mendatar ke gawang, diselesaikan dengan tenang oleh Marquinhos untuk menyamakan skor menjadi 1-1 dan membawa agregat menjadi 4-3.

Tekanan PSG tak berhenti di situ. Pada menit ke-66, Khvicha Kvaratskhelia memanfaatkan bola muntah hasil tepisan kiper Monaco, mencetak gol kedua PSG di laga ini sekaligus memperlebar agregat menjadi 5-3. Les Parisiens semakin percaya diri menutup pertandingan, meski Monaco tetap memberikan perlawanan sengit.

Drama terakhir terjadi di masa injury time, ketika Jordan Teze memanfaatkan bola liar di kotak penalti untuk memperkecil kekalahan Monaco menjadi 2-2. Namun, gol ini tidak cukup untuk menyingkirkan PSG, yang tetap lolos ke babak 16 besar dengan kemenangan agregat tipis 5-4.

Kemenangan agregat ini menunjukkan ketangguhan PSG, meski menghadapi perlawanan disiplin dari Monaco. Marquinhos dan Kvaratskhelia menjadi kunci dalam membalikkan keadaan, sementara desire Doue tampil impresif sebagai motor serangan, menyumbang assist penting.

Pelatih Christophe Galtier memuji karakter timnya dalam menahan tekanan awal dan memanfaatkan keunggulan pemain untuk membalikkan keadaan. PSG kini bersiap menghadapi tantangan baru di babak 16 besar, dengan skuad lengkap dan performa yang solid di kompetisi Eropa. (*)