Duit 500 M Bangun Kantor Pemko Lolos

1,3 Trilyun Proyek Multiyears Pemko Pekanbaru Bakal Melenggang Mulus

Penulis : user | Kamis, 21 Agustus 2014 - 17:12 WIB

Ilustrasi Proyek Multiyears APBD | Beritariau.com 2014

Beritariau.com, Pekanbaru - Keputusan DPRD kota Pekanbaru untuk tetap menganggarkan proyek multiyears untuk Pemerintah Kota (Pemko) dengan total sebesar Rp1,3 triliun yang dibagi selama dua tahun tak berubah.

Anggaran yang direncanakan untuk dua tahun pengerjaan tersebut, tetap ada dalam nilai Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) 2015 sebesar Rp3,3 triliun.

“Anggaran itu (multiyears) tak berubah. Tetap dimasukkan. Karena itu program strategis dari Pemko,” kata anggota Badan Anggaran (Banggar), H Herwan Nasri ST, kepada Beritariau.com, Kamis (21/08/2014).

Sebelumnya, Walikota Pekanbaru H Firdaus MT belum lama ini mengatakan bahwa di tahun 2014, Pemko akan mulai membangun empat proyek multi years. Selain kantor Walikota yang berada di Kecamatan Tenayan Raya yang memakan anggaran Rp500 miliar, pembangunan seperti proyek jalan lingkar luar, Gedung Islamic Center, RSUD kota Pekanbaru dan satu unit SMK Teknologi masuk dalam daftar multiyears.

“Semua sedang berjalan dan dalam proses. Tinggal meminta persetujuan DPRD saja,” ucap Firdaus.

Firdaus menambahkan, untuk pengerjaan itu sendiri, akan dilakukan selama 700 hari kerja dengan pembiayaan terhitung tahun 2014-2016. Agar berjalan sesuai dengan yang direncanakan, Firdaus berharap agar pembangunan fisik selesai dikerjakan hingga tahun 2016.

Diberitakan sebelumnya, persetujuan proyek multiyears ini, sempat mendapat penolakan dari beberapa anggota DPRD Pekanbaru. Penolakan ini sendiri karena masih ada sektor pembangunan yang tak kalah butuh perhatian. Polemik tarik ulur persetujuan multiyears ini akhirnya dilakukan dengan mengambil jalan voting saat DPRD kota Pekanbaru menggelar paripurna, Kamis (13/02/2014) malam.

Dari 29 anggota dewan yang hadir pada saat itu, 23 orang anggota DPRD menyetujui proyek multiyears tetap berjalan. Sementara 6 anggota DPRD menolak.

Anggota dewan tidak menyetujui anggaran ini adalah Sabarudi, M Fadri AR, Dian Sukheri (FPKS), Zaidir Albaiza. Kemudian Nofrizal, Ade Hartati (FPAN). Sementara Sondia Warman memilih Walk Out. [bam]

Laporkan Berita dan Peristiwa Sekitar Anda ! SMS ke : 081378705055 atau ke alamat email : redaksi@beritariau.com (harap lampirkan identitas diri).


Berita Terkait :

Komentar Via Facebook :