Polres Rohil Amankan Pria Ancam Korban Parang dan Pemukulan

Pelaku pemukulan dan pengancaman diamankan Polres Rohil.

Beritariau.com, Rohil - Satreskrim Polres Rohil mengamankan Dahana (27), karena mengancam korbannya menggunakan parang dan melakukan pemukulan, Selasa (9/8) sekitar pukul 17.30 WIB.

Dari laporan korban, penganiayaan yang dilakukan tersangka terjadi di Jalan Ayau, Kepenuhan Sintong, Kecamatan Tanah Putih, Km 6, Kabupaten Rohil, Jumat (5/8/2022) sore sekitar pukul 17.00 WIB.

Korban tersangka bernama Zainal Aripin Lubis (50) warga Jalan Putri Hijau, Kepenghuluan Sintong Kecamatan Tanah Putih Kabupaten Rokan Hilir.

Tersangka diamankan, karena korban tidak terima dan membuat laporan resmi atas pengancaman dan penganiayaan terhadap dirinya.

"Saat melapor korban mengalami datang dengan kondisi wajah luka memar di bagian hidung sebelah kanan dan bibirnya bagian bawah," kata Kapolres Rohil AKBP Andrian Pramudianto SIK MSi, dikonfirmasi melalui Kasi Humas Polres Rohil AKP Juliandi SH.

Menurut laporan korban, saat itu ia sedang bersama Aria Mirza berada di lokasi untuk mengawal alat berat (beko) berkerja di lahan milik saudara Eldepis.

Baru datang, tersangka langsung melarang dilakukan aktivitas alat berat sambil mengatakan, "Berhentikan beko itu, kalau tidak nanti kubacok".

Karena takut diancam, Zainal dan Aria Mirza langsung berhenti dan mematikan mesin beko lalu keluar dari lokasi kebun.

Sore sekitar pukul 16.00 WIB, petugas  Babinkamtibmas Polsek Tanah Putih datang dan mengajak Zainal dan terlapor untuk berunding di lokasi pembekoan.

Saat berunding, Dahana yang datang didampingi bapaknya langsung emosi dan menunjuk Zainal dan menanyakan "Siapa yang menyuruh masuk beko itu? lalu di jawab korban, "Yang menyuruh saya, pemilik lahan Eldevis".

Emosi mendengar jawaban korban, Dahana langsung mengambil parang yang dibawanya, lalu mengejar Zainal sambil mengayunkan parang. Kemudian pelapor menghindar dengan melompat ke dalam parit.

Namun, Danaha ikut masuk parit dan bapaknya langsung merebut parang mencegah tersangka bertindak lebih anarkis.

Dengan tangan kosong, Dahana yang emosi langsung melayangkan bogem mentah ke wajah korban.

"Korban dipukul dua kali di bagian wajah pipi kanan dan bibir," kata Juliandi.

Tidak terima, lalu korban melapor ke Polres Rohil. Selanjutnya tim Opsnal melakukan penangkapan tersangka di Jalan Putri Hijau.

"Saat menangkap pelaku turut diamankan alat bukti parang yang digunakan untuk pengancaman," jelas Juliandi.

Atas perbuatannya, pelaku di jerat dengan Pasal 351 Jo Pasal 335 KUHPidana. Saat ini penyidik sedang melengkapi berkas perkaranya.***