Saat Mabuk, Semua Bisa Terjadi, Anshori Tewas Dihantam

Ilustrasi | Beritariau.com 2014

Beritariau.com, Pekanbaru - Inilah yang terjadi jika dikuasai oleh bius alkohol. Dua orang yang awalnya berteman, akhirnya saling serang.

Dalam keadaan mabuk, Minggu (16/11/14) sekitar pukul 02.30 WIB, Ansori alias Mamang (52), warga Belilas Kelurahan Pangkalan Kasai Kecamatan Siberida kabupaten Inhu, datang ke sebuah warung milik Acik (saksi). Saat itu, RN, teman Anshori sedang minum.

"Tiba-tiba, Korban (Ansori) mengatakan "Berani bayar berapa? akan saya pecahkan gelas ini ke kepala saya". Lalu RN menjawab dengan halus "Janganlah Mamang, nanti berdarah kepala Mamang. Kata RN pada Anshori," ujar Kabid Humas Polda Riau AKBP Guntur Aryo Tejo Sik, Senin (17/11/14) menirukan percakapan keduanya.

Namun, jawaban RN justru membuat Anshori tersinggung, hingga akhirnya Ansori marah dan membentak-bentak RN, lalu pergi meninggalkan warung tempat mereka mabuk.

Tak sampai disitu, emosi Ansori ternyata masih meluap, ia datang kembali ke warung tempat dirinya dan RN minum miras. "Namun, Ansori membawa sebilah pisau, dan berusaha menusukkannya ke arah RN sebanyak 2 kali," imbuhnya.

Melihat Anshori seperti kerasukan setan, RN sebagai teman, sempat mengalah dan melarang Ansori. Namun Ansori tetap saja menyerangnya. Akhirnya, demi menyelamatkan diri, RN melakukan perlawanan lalu mengambil kayu broti yang ada disekitar tempat kejadian dan mengayunkannya ketubuh Ansori.

Tak ayal, Ansori tumbang seketika. Oleh warga, korban lalu dibawa ke. Melihat kejadian itu, warga sekitar yang menyaksikanna langsung melerai dan melarikan Ansori ke puskesmas Belilas.

"Meski dibawa ke Puskesmas, namun nyawa korban tak tertolong akibat luka disejumlah bagian anggota tubuhnya dan dinyatakan meninggal oleh pihak medis. Sementara pelaku, langsung diamankan polisi dan dibawa ke Mapolsek Siberida untuk menjalani proses pemeriksaan," terang Guntur.

Selain pelaku, polisi juga sudah memeriksa 2 orang saksi diantaranya, yakni Acik selaku pemilik warung serta Yudi yang saat kejadian berada dilokasi.

"Anggota juga sudah meminta keterangan sejumlah saksi. Kasus ini tengah kita selidiki," kata Guntur.

Guntur mengatakan, ditubuh Ansori, ditemukan luka dibagian kepala belakang, luka pada lengan kiri, luka pada pelipis kiri, luka pada telinga kiri, luka lebam pada punggung. [Pan]

Tags :# hukum