Biadab, Icha Jadi Budak Seks Ayah Kandungnya Selama 2 Tahun

Ilustrasi | Beritariau.com 2014

Beritariau.com, Pekanbaru - Tak bisa lagi menahan nafsu bejatnya, seorang ayah tega mencabuli anak kandungnya sendiri. Parahnya, ia malah ketagihan. Ia kerap memaksa putrinya itu melakukan hubungan layaknya suami istri selama 2 tahun. Kini, putrinya itu, Icha (nama samaran) telah menginjak usia 19 tahun.

Rosnizar, si ayah biadab itu pertama kali memperkosa Icha pada Selasa 18 Desember 2012 silam, sekitar pukul 12.30 WIB di kamar mandi rumahnya di kelurahan Slp Kabupaten Kepulauan Meranti. Sejak itu, Rosnizar ketagihan dan mengulangi selama 2 tahun.

Sekian tahun dipendam, akhirnya sang anak mengadukan tabiat buruk sang ayah kandung kepada ibunya Z (42). Akhirnya, Jumat (14/11/14) sekitar pukul 09.30 WIB, sang ibu melaporkannya ke polisi.

"Laporan korban tengah kita selidiki. Berdasarkan keterangan korban, perbuatan itu dialaminya sejak berusia 17 tahun, ini bisa dijerat undang-undang perlindungan anak," ujar Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Z Pandra Arsyad kepada wartawan Jumat (14/11/14).

Berdasarkan informasi di kepolisian, Icha dipaksa menjadi budak seks ayah kandungnya itu pada 2 (dua) tahun lalu. Saat itu, sekitar pukul 12.30 WIB, Icha sedang asyik mandi di kamar mandi rumah. Tiba-tiba, sang ayah juga tinggal seatap di rumah itu mendobrak pintu kamar mandi yang saat itu dalam keadaan terkunci.

Pintu pun terbuka tampaklah Icha dalam keadaan telanjang bulat. Dengan cepat, sang ayah langsung menjambak rambut dan memegang tangan kanan Icha lalu mengatakan, "Kamu harus "melayani" papa. Kalau tidak mau, nanti kamu dan ibumu akan papa bunuh".

Diancam dan dirundung ketakutan, Icha terpaksa melayani nafsu setan dan bersetubuh dengan sang ayah. Usai melampiaskan nafsunya, sang ayah langsung pergi meninggalkan Icha dalam kondisi masih telanjang sambil menangis di kamar mandi.

Bahkan parahnya lagi, perbuatan itu dilakukan Rosnizar secara berkelanjutan atau berulang kali. Terakhir, perbuatan itu dilakukannya pada bulan September 2014 lalu. Tak sanggup lagi menjadi budak seks sang ayah, akhirnya Icha memberitahu kepada ibunya.

Kaget mendengar pengakuan anaknya, sang ibu lalu mengajak anak tersayang itu melapor ke polisi melapor. Kapolres Kep. Meranti menyatakan, perbuatan Rosnizar, bisa dijerat dengan ancaman pidana selama 15 tahun.

"Bisa dipidana penjara 15 tahun. Juncto (jo) perbuatan berkelanjutan, sebagaimana dimaksud dalam pasal 81 ayat 1 UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak jo Pasal 64 KUHPidana," pungkas Pandra. [Pan]

Tags :# hukum