Saling Tembak ?

Brimob Polda Riau vs Perampok Saling Tembak ?

Ilustrasi | Beritariau.com 2014

Beritariau.com, Pekanbaru - Aksi tujuh perampok bank bersenjata api berhasil digagalkan pasukan Anti Gerilya Brimob Polda Riau usai terjadi kontak tembak sengit, Jumat (14/11/14) siang. Dalam kontak senjata itu, tiga pelaku rampok dan seorang personil Brimob terluka terkena tembakan.

Sabar, aksi itu hanyalah simulasi belaka. Di kota Pekanbaru sendiri, para pelaku perampokan berjalan mulus melancarkan aksinya dan tak segan-segan melukai korbannya dengan bermodalkan senjata api (senpi).

Penangkapan tujuh perampok bank ini diperagakan Korps Sat Brimob Polda Riau dalam sebuah simulasi di Hari Ulang Tahun (HUT) Brimob ke 69, di lapangan latihan Mako Brimob Polda Riau, Jalan KH Ahmad Dahlan, kecamatan Sukajadi Pekanbaru.

Meski hanya simulasi, Plt Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rahman yang didampingi Kapolda Riau Brigjen Pol Dolly Bambang Hermawan salut menyaksikan aksi pasukan Anti Gerilya, Anti Teror, Gegana dan personil Resmob yang unjuk kemampuan sebagai bentuk menjaga situasi keamanan di Riau.

Dalam merayakan HUT ke 69 ini pula, personil Brimob seluruh Indonesia mengenakan seragam loreng sebagai simbol integritas satuan mereka.

Di HUT Brimob, amanat Kapolri Jendral Sutarman yang dibacakan Kapolda Riau pada pidatonya meminta Korps Brimob meningkatkan soliditas, integritas, loyalitas, disiplin dan profesionalisme yang selama ini telah menjadi kebanggaan Brimob.

Kapolri menekankan apa yang dimintanya tersebut dapat terwujud dengan meningkatkan frekuensi latihan guna pengupayaan penguasaan keterampilan penggunaan peralatan canggih.

Sedangkan bagi pimpinan Brimob, Kapolri meminta agar menanamkan kepemimpinan secara melekat kepada personil yang nantinya akan mengimplementasikan perintah pimpinan.

Mengenai seragam loreng yang dikenakan saat perayaan HUT ke 69, Kapolda Riau mengatakan, loreng merupakan simbol sejarah kejayaan Brimob dan bukan sekedar merupakan kenangan masa lalu. Melainkan sebagai pemicu semangat personil Brimob.

"Solidaritas menjadi tuntutan, loreng ini ada sejarahnya dalam perjalanan kejayaan brimob. Karena itu diharapkan dimunculkan kembali semangat-semangat kejayaan itu, dari seragam loreng ini mengalir nilai-nilai prajurit," kata Dolly yang juga mengenakan seragam loreng lengkap ala Brimob. [Pan]

Tags :# hukum