Pelalawan Geger, Gadis Penjual Bandrek Dibunuh di Kamar Kos

Asmawti (28) Gadis Asal Palembang Tewas Bersimbah Darah di Kamar Kosnya | Beritariau.com 2014

Beritariau.com, Pekanbaru - Warga Jalan Melati, Pangkalan Kerinci Kabupaten Pelalawan, Jumat (14/11/14) siang sekitar pukul 12.40 WIB digegerkan atas temuan sesosok mayat wanita yang bersimbah darah di sebuah kamar kos di komplek rumah sewa milik warga bernama Zaeza.

Asmawati (28), seorang wanita muda yang dikenal warga sebagai penjual bandrek (minuman jahe), terbujur kaku dengan kondisi menggenaskan di kamar kosnya itu. Darah bercucuran dibagian atas tubuhnya. Sebuah liang bekas tikaman tampak di lehernya sebelah kiri. Jelas sekali, Ia dibunuh.

Dari informasi yang dirangkum, peristiwa pembunuhan sadis yang menggegerkan itu, membuat warga berdatangan melihat petugas dari Polres Pelalawan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Namun, tak seorang pun warga yang mengetahui peristiwa itu.

Wanita asal Palembang Provinsi Sumatera Selatan itu didapati tergeletak di pintu kamar mandi, menggunakan daster berwarna putih. Sebagian badannya, dari dada hingga kepala berada di kamar mandi. Sedangkan bagian bawah, ke arah tempat tidur. Darah segar berlumuran di badan maupun lantai kamar.

Menurut keterangan warga, Asmawati bekerja sebagai penjual bandrek di tepi Jalan Lintas Timur Kota Pangkalan Kerinci. Namun, sebelum tewas, warga ada yang melihat 1 unit mobil yang terparkir di depan rumah sewa korban.

Kepala Polsek Pangkalan Kerinci, Kompol Arwin kepada wartawan mengaku belum mengetahui persis penyebab pembunuhan terhadap wanita muda itu. Namun, pihaknya memperkirakan korban diperkirakan tewas akibat luka tusukan benda tajam. Korban ditikam di bagian leher sebelah kiri sebanyak satu kali.

"Di kamarnya, kita menemukan benda tajam jenis pisau. Namun itu belum dapat dipastikan sebagai alat yang digunakan untuk membunuh korban, kita selidiki terlebih dahulu," ujar Arwin.

Guna mengidentifikasi dan mencari jejak pembunuhnya, tubuh korban dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Selasih di Pangkalan Kerinci, untuk dilakukan visum.

Sementara tim Satreskrim Polres Pelalawan dan Polsek Pangkalan Kerinci tengah melakukan penyelidikan mencari identitas serta keberadaan pelaku. [Pan]

Tags :# hukum