Asian Agri Ajak Mahasiswa Patroli Cegah Karhutla

Penulis : user | Jumat, 28 Agustus 2020 - 19:28 WIB

EDUKASI : Ketua Masyarakat Peduli Api (MPA) binaan Asian Agri, Rahman berfoto bersama Mahasiswa Universitas Riau yang mengikuti kegiatan edukasi pencegahan Karhutla di sela sela KKN mereka.

Beritariau.com, Pelalawan – Pihak Asian Agri mengajak mahasiswa yang sedang melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di daerah operasional untuk patroli pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhulta).

Karena pihak perusahaan yang bergerak di sektor industri kelapa sawit ini menyadari kesuksesan pencegahan Karhutla di desa-desa seputaran operasional mereka tak lepas dari bersinergi dengan pemerintah, TNI/Polri dan masyarakat,  termasuk mahasiswa.

"Adik adik mahasiswa memiliki pola pikir yang baik, sehingga dengan melibatkan mahasiswa pada kegiatan ini, nantinya informasi pencegahan kebakaran dapat sampai dalam penahaman yang baik,'' Hafiz Hazalin Sinaga, Manager Desa Bebas Api - Asian Agri, Jumat (27/8/2020).

Kegiatan patroli pencegahan Karhutla itu sendiri dilakukan kemarin. Selain patroli antisipasi karhutla, sekaligus juga melakukan diskusi dan edukasi mengenai dasar kebakaran, risiko, dampak kebakaran, pengenalan peralatan kebakaran secara langsung di lapangan.

Turut hadir pada acara ini, Kapolsek Bandar Seikijang AKP Yusup Purba, Ketua MPA dan puluhan mahasiswa.

Dari kegiatan itu nanti, Hafiz berharap  mahasiswa dapat melihat langsung dan memeilki pemahaman terkait Karhutla.

Dikatakannya, kegiatan serupa juga ada dilakukan pada Sekolah Dasar. Tujuannya tidak lain  guna meng-edukasi murid sejak dini terkat bahaya Karhutla dan bagaimana upaya pencegahan yang bisa dilakukan bersama.  

Menurut Hafiz, dalam mencegah terjadinya karhutla di seputaran wilayah operasional Asian Agri yang tersebar di Provinsi Sumatera Utara, Riau dan Jambi, secara berkesinambungan perusahaan melakukan innovasi dan terobosan. 

Salah satu terobosannya adalah program Desa Bebas Api (DBA) yang sejak tahun 2016 telah menyadarkan masyarakat pentingnya mewaspadai sejak dini musibah Karhutla.

Kapolsek Bandar Seikijang, AKP Yusup Purba, SH MH mengatakan, kebakaran hutan di Riau adalah bencana yang harus ditanggulangi oleh seluruh pihak baik mulai dari pemerintah pusat, daerah, perusahan maupun lapisan masyarakat. 

"Kami (Polri, Red) mengharapkan peran serta seluruh pihak termasuk masyarakat, pemerintah dan perusahaan untuk bersama-sama menanggulangi kebakaran serta memberikan dukungan dalam kegiatan ini. Adapun keterlibatan mahasiswa dalam patroli antisipasi Karhutla kali ini adalah dalam rangka Kuliah Kerja Nyata," sebutnya.

Sementara itu, perwakilan mahasiswa Rizki Kurniawan dari Fakultas Pertanian Jurusan Agribisnis Universitas Riau (Unri) mengakui, kegiatan pencegahan kebakaran ini akan mengubah pola pikir mereka sebagai generasi milenial.

"Selama ini, kami berasumsi bahwa perusahaan menjadi penyebab kebakaran dan tidak upaya yang dilakukan. Ternyata dengan adanya program Desa Bebas Api ini menunjukkan sinkronisasi antara perusahaan dan desa dalam menanggulangi bencana kebakaran," kata Rizki yang sekaligus dipercaya sebagai Ketua Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Integrasi Abdimas Universitas Riau 2020.

Di kesempatan itu, para mahasiswa KKN diajak untuk turun langsung ke lokasi-lokasi yang rawan kebakaran di Desa Lubuk Ogong, Kecamatan Bandar Sikijang, Kabupaten Pelalawan, Riau. (riis)

Laporkan Berita dan Peristiwa Sekitar Anda ! SMS ke : 081378705055 atau ke alamat email : redaksi@beritariau.com (harap lampirkan identitas diri).


Berita Terkait :

Komentar Via Facebook :