Pastikan Hak Kesehatan Napi Terpenuhi, Kadinkes Rohil Tinjau Klinik Lapas Bagansiapiapi

Pastikan Hak Kesehatan Napi Terpenuhi, Kadinkes Rohil Tinjau Klinik Lapas Bagansiapiapi

Beritariau.com, BAGANSIAPIAPI – Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir memperkuat pelayanan kesehatan bagi warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bagansiapiapi. Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh warga binaan tetap memperoleh hak pelayanan medis yang layak tanpa terkendala status maupun kondisi sosial.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Rokan Hilir, Maria Susanti, bersama jajaran turun langsung ke Lapas Bagansiapiapi di Cempedak Rahuk, Jumat (6/11/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Maria didampingi Kepala Lapas Kelas IIA Bagansiapiapi, Agus Imam Taufik, meninjau Klinik Pratama Lapas untuk melihat kesiapan fasilitas, sarana pendukung, serta alur pelayanan kesehatan bagi warga binaan.

Rombongan juga memeriksa fasilitas kebersihan dan pengolahan makanan, sekaligus menyapa warga binaan di blok hunian guna mengetahui kondisi dan kebutuhan kesehatan mereka secara langsung.

Maria mengatakan, pelayanan kesehatan bagi warga binaan merupakan bagian dari tanggung jawab pemerintah yang harus dipenuhi secara merata. Hal itu juga sejalan dengan arahan Bupati Rokan Hilir, H. Bistamam, agar tidak ada kelompok masyarakat yang terabaikan dalam memperoleh layanan kesehatan.

"Sesuai dengan arahan Bupati Rokan Hilir, Bapak H. Bistamam, kesehatan warga binaan adalah bagian dari tanggung jawab bersama yang harus kita perhatikan tanpa terkecuali," ujarnya.

Ia menegaskan, Dinas Kesehatan akan memperkuat koordinasi dengan pihak Lapas dan fasilitas kesehatan terdekat, terutama dalam mendukung pemeriksaan medis, ketersediaan obat-obatan, serta penanganan warga binaan yang membutuhkan pelayanan lanjutan.

Sementara itu, Kalapas Bagansiapiapi, Agus Imam Taufik, mengapresiasi perhatian Pemkab Rohil melalui Dinas Kesehatan. Menurutnya, dukungan lintas sektor sangat diperlukan agar pelayanan medis bagi warga binaan berjalan sesuai standar.

Ia berharap kerja sama tersebut terus berlanjut sehingga kebutuhan kesehatan warga binaan dapat ditangani secara optimal selama menjalani masa pembinaan.

Melalui kolaborasi ini, Pemkab Rokan Hilir ingin memastikan pelayanan kesehatan di lingkungan Lapas semakin baik. Pemenuhan hak kesehatan, menurut pemerintah daerah, harus tetap menjadi prioritas bagi seluruh masyarakat, termasuk mereka yang sedang menjalani masa pidana. (*)