Wako Agung Buka Kencana Fight 2026, Petarung Jalanan Diajak Naik Ring dan Kejar Prestasi

Beritariau.com, PEKANBARU – Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, mendorong generasi muda yang memiliki minat terhadap olahraga bela diri untuk menyalurkan kemampuan melalui jalur prestasi. Ia ingin potensi anak-anak muda yang selama ini gemar bertarung di jalanan diarahkan menjadi atlet yang mampu mengukir prestasi di atas ring.
Pesan tersebut disampaikan Agung saat membuka Kencana Fight - Hang Tuah Combat 2026 Vol 1 di Takraw Sport Center, kawasan Purna MTQ Pekanbaru, Sabtu (31/10/2026) siang.
Kejuaraan yang memperebutkan Sabuk Juara Wali Kota Pekanbaru itu mendapat dukungan penuh Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini diharapkan mampu menjadi wadah pencarian bibit atlet muda potensial di Kota Bertuah.
Agung menilai, olahraga bela diri memiliki potensi besar untuk menjadi sarana pembinaan karakter generasi muda. Minat dan energi anak-anak muda yang menyukai olahraga pertarungan perlu diberikan ruang agar berkembang secara positif, disiplin, dan terarah.
Menurutnya, kejuaraan seperti Kencana Fight dapat menjadi alternatif kegiatan produktif bagi generasi muda. Dengan adanya wadah kompetisi yang resmi, mereka memiliki kesempatan mengasah kemampuan, mengukur kualitas diri, sekaligus membangun masa depan melalui prestasi olahraga.
"Yang bertarung di luar kita arahkan ke dalam ring. Kita ingin mengarahkan anak-anak muda kita ke jalur-jalur prestasi," kata Agung.
Ia berharap kejuaraan tersebut mampu menarik semakin banyak anak muda untuk menekuni olahraga bela diri secara profesional. Dengan pembinaan yang tepat, hobi bertarung dapat berkembang menjadi kemampuan olahraga yang menghasilkan prestasi dan mengharumkan nama daerah.
Agung juga berharap Kencana Fight - Hang Tuah Combat tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial atau pertandingan satu kali. Menurutnya, agenda olahraga semacam ini perlu dilaksanakan secara berkelanjutan agar pembinaan atlet muda di Pekanbaru semakin berkembang.
"Ini event yang pertama, tentu kita harapkan akan terus berlanjut," ujarnya.
Sementara itu, Ketua Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Provinsi Riau, Doan Samuel Nababan, mengatakan Kencana Fight - Hang Tuah Combat 2026 Vol 1 berlangsung selama tiga hari, mulai 30 Oktober hingga 1 November 2026.
Seluruh rangkaian pertandingan dipusatkan di GOR Takraw Kota Pekanbaru dengan melibatkan para petarung dari berbagai sasana dan daerah.
Menurut Doan, kejuaraan ini menjadi kesempatan bagi para petarung untuk menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus menguji hasil latihan mereka melalui pertandingan yang kompetitif.
Lebih dari sekadar ajang adu kemampuan, perebutan Sabuk Juara Wali Kota Pekanbaru juga menjadi daya tarik tersendiri. Gelar tersebut diharapkan mampu meningkatkan motivasi para atlet untuk memberikan penampilan terbaik.
Doan menilai penyelenggaraan Kencana Fight - Hang Tuah Combat dapat menjadi salah satu momentum penting untuk membangkitkan kembali gairah olahraga tinju di Provinsi Riau.
Selain membuka kesempatan bagi lahirnya atlet-atlet potensial, pertandingan semacam ini juga penting untuk menambah pengalaman dan jam terbang petarung muda sebelum menghadapi kompetisi dengan level yang lebih tinggi.
"Ini momentum kebangkitan tinju Riau. Kencana Fight Hang Tuah Combat adalah wadah yang tepat bagi atlet muda untuk unjuk gigi dan meraih jam terbang," pungkasnya.
Melalui dukungan pemerintah daerah dan keterlibatan berbagai sasana, Kencana Fight diharapkan berkembang menjadi agenda olahraga yang mampu melahirkan petinju berprestasi sekaligus menjadi ruang pembinaan generasi muda di Pekanbaru. (*)

