Kane Gagal Penalti, Bayern Munchen Ditahan Dortmund 2-2 dalam Duel Panas Der Klassiker

Kane Gagal Penalti, Bayern Munchen Ditahan Dortmund 2-2 dalam Duel Panas Der Klassiker

Pemain Bayern Munchen Harry Kane memegang trofi Ballon dOr sebelum laga Der Klassiker Bundesliga antara Bayern vs Dortmund, Sabtu, 31 Oktober 2026 (c) Tom Weller/dpa via AP

Beritariau.com, MUNICH – Duel panas Der Klassiker antara Bayern Munchen kontra Borussia Dortmund berakhir tanpa pemenang. Kedua raksasa Jerman tersebut harus puas berbagi angka setelah bermain imbang 2-2 pada pekan ke-8 Bundesliga 2026/2027 di Allianz Arena, Minggu (1/11/2026) dini hari WIB.

Bayern yang tampil di hadapan pendukung sendiri sebenarnya dua kali berhasil unggul. Namun, Dortmund menunjukkan mentalitas pantang menyerah dengan dua kali pula menyamakan kedudukan hingga pertandingan berakhir.

Konrad Laimer membuka keunggulan Bayern pada menit ke-38. Dayot Upamecano kemudian menggandakan keunggulan tuan rumah pada menit ke-66.

Sementara itu, dua gol Dortmund masing-masing dicetak Serhou Guirassy pada menit ke-60 dan Fabio Silva menjelang pertandingan berakhir, tepatnya menit ke-89.

Salah satu momen paling menyita perhatian dalam pertandingan ini adalah kegagalan Harry Kane mengeksekusi penalti. Penyerang Inggris yang baru saja meraih penghargaan Ballon d'Or 2026 tersebut gagal memanfaatkan kesempatan emas untuk membawa Bayern menjauh.

Laimer Pecah Kebuntuan, Bayern Unggul Lebih Dulu

Pertandingan berlangsung dengan tempo tinggi sejak menit awal. Kedua tim sama-sama berusaha mengambil kendali permainan dan menciptakan peluang untuk membuka keunggulan.

Dortmund sempat menggetarkan gawang Bayern melalui Jobe Bellingham. Namun, gol tersebut dianulir wasit sehingga skor tetap imbang.

Bayern akhirnya berhasil memecah kebuntuan pada menit ke-38. Konrad Laimer sukses memanfaatkan peluang di lini pertahanan Dortmund untuk membawa tuan rumah unggul 1-0.

Setelah gol tersebut, Bayern berusaha mempertahankan tekanan sekaligus mengendalikan jalannya pertandingan. Hingga turun minum, keunggulan Die Roten tetap bertahan.

Kane Buang Peluang Penalti, Dortmund Langsung Membalas

Memasuki babak kedua, Bayern mendapatkan kesempatan emas untuk memperbesar keunggulan. Pada menit ke-60, wasit menunjuk titik putih setelah Harry Kane mendapatkan pelanggaran di dalam kotak penalti.

Kane yang dipercaya menjadi eksekutor justru gagal menjalankan tugasnya. Peluang emas tersebut terbuang dan menjadi titik balik bagi Dortmund untuk kembali masuk ke dalam pertandingan.

Bahkan, Dortmund langsung memberikan hukuman kepada tuan rumah pada menit yang sama. Serhou Guirassy berhasil mencetak gol penyama kedudukan sehingga skor berubah menjadi 1-1.

Meski demikian, Bayern tidak membutuhkan waktu lama untuk kembali memimpin.

Pada menit ke-66, Dayot Upamecano mencetak gol kedua Bayern setelah memanfaatkan kontribusi umpan Harry Kane. Gol tersebut sekaligus menjadi kesempatan bagi Kane untuk menebus kegagalannya dari titik putih.

Bayern kembali unggul 2-1 dan berusaha menjaga keunggulan hingga pertandingan memasuki menit-menit akhir.

Fabio Silva Buyarkan Kemenangan Die Roten

Ketika kemenangan Bayern tampak semakin dekat, Dortmund justru menghadirkan kejutan.

Pada menit ke-89, pemain pengganti Fabio Silva berhasil mencetak gol penyeimbang. Gol tersebut membuat pendukung tuan rumah terdiam sekaligus menghidupkan kembali harapan Dortmund untuk membawa pulang poin dari Allianz Arena.

Bayern berusaha mencari gol tambahan pada sisa waktu pertandingan. Namun, hingga peluit panjang dibunyikan, tidak ada gol lain yang tercipta.

Der Klassiker pun berakhir dengan skor 2-2.

Hasil ini membuat Dortmund berhasil mempertahankan catatan belum terkalahkan sekaligus terus bersaing di papan atas klasemen Bundesliga bersama Bayern.

Sebaliknya, hasil imbang menjadi kerugian bagi Bayern yang berpeluang mengamankan tiga poin di kandang sendiri.

Bayern Dihantui Persoalan Cedera

Selain kehilangan dua poin, Bayern juga harus menghadapi persoalan kebugaran pemain.

Michael Olise, Ismael Saibari, dan Serge Gnabry dilaporkan harus meninggalkan lapangan lebih awal akibat masalah cedera. Kondisi ketiganya menjadi perhatian tersendiri bagi tim pelatih menjelang pertandingan berikutnya.

Bayern kini harus segera mengalihkan fokus ke kompetisi Liga Champions. Die Roten dijadwalkan menghadapi Atletico Madrid pada Selasa mendatang.

Hasil imbang melawan Dortmund menjadi pekerjaan rumah bagi Bayern. Kegagalan mempertahankan keunggulan dua kali dalam satu pertandingan menunjukkan bahwa masih ada pekerjaan yang harus dibenahi jika mereka ingin terus mendominasi persaingan Bundesliga musim ini. (*)