Man City Dipermalukan Brighton di Etihad, Gol Cepat Yasin Ayari Jadi Penentu Kemenangan

Man City Dipermalukan Brighton di Etihad, Gol Cepat Yasin Ayari Jadi Penentu Kemenangan

Pemain Manchester City Erling Haaland berjalan meninggalkan lapangan setelah laga Premier League antara Man City vs Brighton di Manchester, Inggris, Sabtu, 31 Oktober 2026 (c) AP Photo/Jon Super

Beritariau.com, MANCHESTER – Manchester City kembali menelan hasil pahit di Premier League 2026/2027. Menjamu Brighton & Hove Albion pada pekan kesembilan di Etihad Stadium, Sabtu (31/10/2026) malam WIB, The Citizens harus mengakui keunggulan tim tamu dengan skor tipis 0-1.

Gol tunggal Yasin Ayari pada menit ke-11 menjadi pembeda dalam pertandingan tersebut. Meski tampil di hadapan pendukung sendiri dan terus berusaha mengejar ketertinggalan, pasukan Pep Guardiola gagal membongkar pertahanan Brighton hingga peluit panjang dibunyikan.

Kemenangan ini sekaligus menjadi pembalasan bagi Brighton setelah mereka sebelumnya takluk dari Manchester City di stadion yang sama dalam pertandingan Carabao Cup pada tengah pekan.

Brighton tampil agresif sejak awal pertandingan. Keunggulan tim tamu tercipta melalui skema bola mati yang diawali tendangan bebas Lewis Dunk. Diego Gomez kemudian menerima bola di sisi kanan dan mengirimkan umpan silang mendatar ke dalam kotak penalti.

Matheus Nunes gagal memotong aliran bola. Si kulit bundar yang sempat mengenai kaki Maxim De Cuyper justru mengarah kepada Yasin Ayari. Gelandang Brighton itu dengan sigap menyelesaikan peluang dari jarak dekat untuk membawa timnya unggul 1-0.

Tertinggal lebih dahulu, Manchester City mencoba meningkatkan intensitas serangan. Iliman Ndiaye menjadi salah satu pemain yang paling aktif mengancam pertahanan Brighton.

Peluang sempat didapat Ndiaye setelah menerima umpan Elliot Anderson. Namun, sundulannya masih melebar dari sasaran meski posisi kiper Bart Verbruggen cukup sulit untuk mengantisipasi bola.

Ndiaye kembali memperlihatkan ancamannya melalui aksi individu dengan melewati sejumlah pemain lawan. Ia kemudian melepaskan umpan silang mendatar yang mengenai tangan Lewis Dunk. Namun, wasit Craig Pawson tidak menunjuk titik putih dan pertandingan tetap dilanjutkan.

Brighton juga bukan tanpa peluang. Pada awal babak kedua, Maxim De Cuyper hampir menggandakan keunggulan tim tamu. Sayangnya, tembakannya masih melambung di atas mistar gawang Manchester City.

Memasuki paruh kedua, The Citizens semakin gencar melancarkan tekanan demi mencari gol penyeimbang. Ndiaye kembali memperoleh kesempatan melalui tembakan keras yang berhasil ditepis Verbruggen sebelum bola membentur tiang gawang.

Manchester City terus mengurung pertahanan Brighton. Matheus Nunes sempat memaksa Verbruggen melakukan penyelamatan, sementara upaya Ndiaye lainnya hanya mengenai sisi luar jaring gawang.

Pep Guardiola kemudian memasukkan Rayan Cherki untuk menambah kreativitas serangan. Namun, sejumlah peluang yang dibangun Cherki dan Nico O'Reilly belum mampu menghasilkan gol.

Brighton memilih memperkuat pertahanan pada menit-menit akhir demi mempertahankan keunggulan. Georginio Rutter sempat memperoleh kesempatan untuk menambah gol, tetapi tembakannya masih melebar.

Hingga pertandingan berakhir, skor 1-0 tetap bertahan untuk kemenangan Brighton.

Kekalahan ini menjadi pukulan bagi Manchester City karena merupakan hasil negatif kedua secara beruntun di Premier League. Padahal, The Citizens sebelumnya mengawali kompetisi dengan catatan impresif berupa tujuh kemenangan berturut-turut.

Hasil tersebut juga membuat posisi Manchester City di papan atas klasemen berada dalam ancaman. Arsenal berpeluang mengambil alih puncak klasemen apabila mampu meraih kemenangan saat menghadapi Liverpool pada Minggu.

Di sisi lain, kemenangan di Etihad menjadi tambahan penting bagi Brighton. Tim asuhan Fabian Hurzeler kini hanya terpaut dua poin dari posisi puncak klasemen dan kembali membuka persaingan di papan atas Premier League. (*)