Antisipasi Kelangkaan BBM

Pemkab Bengkalis Minta Pertamina Tambah Pasokan dan Jam Operasional SPBU

Pemkab Bengkalis Minta Pertamina Tambah Pasokan dan Jam Operasional SPBU

Beritariau.com, BENGKALIS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis bergerak mengantisipasi potensi kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Pulau Bengkalis dan Pulau Rupat. Koordinasi lintas instansi dilakukan dengan melibatkan Pertamina, kepolisian, Dinas Perhubungan, KSOP Sungai Pakning hingga pengelola Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan ketersediaan pasokan BBM tetap terjaga, sekaligus mengatasi berbagai kendala distribusi yang berpotensi mengganggu kebutuhan masyarakat.

Menindaklanjuti arahan Bupati Bengkalis, Hj. Kasmarni, Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Bengkalis menggelar rapat koordinasi bersama sejumlah pemangku kepentingan, Jumat (30/10/2026) di Bengkalis.

Pertemuan tersebut menjadi langkah strategis untuk menyamakan persepsi dan memperkuat sinergi antarlembaga dalam mengoptimalkan penyaluran BBM, terutama ke wilayah kepulauan yang memiliki tantangan tersendiri dalam proses distribusi.

Dalam rapat tersebut, pihak Pertamina menyatakan kesiapan menyiapkan sejumlah langkah untuk menjaga kelancaran pasokan BBM di Pulau Bengkalis dan Pulau Rupat.

SAM Retail Riau PT Pertamina Patra Niaga, Wilson, menyampaikan beberapa upaya yang dapat dilakukan, di antaranya penambahan kuota BBM dalam kondisi tertentu, memperpanjang jam operasional SPBU, serta menyiapkan sarana transportasi guna mendukung kelancaran distribusi.

Langkah tersebut diharapkan dapat mempercepat penyaluran BBM sekaligus mengurangi potensi terjadinya antrean panjang dan kekurangan pasokan di tengah masyarakat.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Bengkalis, Zulpan, mengatakan koordinasi lintas instansi menjadi bagian penting dalam memastikan distribusi BBM berjalan optimal.

Menurutnya, persoalan distribusi tidak dapat diselesaikan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan kerja sama, komitmen, serta langkah konkret seluruh pemangku kepentingan agar berbagai hambatan di lapangan dapat segera diantisipasi.

Karena itu, Pemkab Bengkalis mendorong seluruh pihak terkait untuk terus memperkuat komunikasi dan mencari solusi bersama demi menjamin kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi.

Dukungan juga datang dari jajaran kepolisian. Kapolres Bengkalis melalui Kanit Tipidter Polres Bengkalis, Fachri, mengapresiasi pelaksanaan rapat koordinasi tersebut.

Pihak kepolisian menyatakan kesiapan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) agar proses pendistribusian BBM berlangsung aman dan kondusif. Pengawasan juga menjadi bagian penting untuk memastikan penyaluran berjalan sesuai ketentuan.

Di sisi lain, Dinas Perhubungan Kabupaten Bengkalis menyatakan kesiapan memfasilitasi armada penyeberangan Ro-Ro guna mendukung mobilisasi pasokan BBM.

Dukungan tersebut menjadi penting mengingat distribusi BBM menuju wilayah kepulauan membutuhkan kelancaran transportasi penyeberangan. Sementara itu, KSOP Sungai Pakning juga berkomitmen memberikan kemudahan dan fasilitasi penyeberangan dengan tetap mengutamakan aspek keselamatan pelayaran.

Keterlibatan berbagai instansi tersebut diharapkan mampu mengurai hambatan distribusi, mulai dari ketersediaan pasokan, transportasi hingga operasional SPBU.

Pemkab Bengkalis berharap melalui koordinasi dan sinergi lintas sektor, penyaluran BBM di Pulau Bengkalis dan Pulau Rupat dapat berlangsung lebih tertib, lancar, tepat sasaran, serta sesuai ketentuan yang berlaku.

Upaya ini sekaligus menjadi bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menjaga ketersediaan kebutuhan energi masyarakat agar aktivitas ekonomi, transportasi, dan pelayanan publik tidak terganggu akibat persoalan distribusi BBM. (*)