Gangguan Panel Kubikal Picu Pemadaman Berulang di Selatpanjang, PLN Targetkan Perbaikan Tuntas

Beritariau.com, SELATPANJANG – PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Selatpanjang melakukan perbaikan panel kubikal yang mengalami gangguan dan berdampak pada pasokan listrik di sejumlah wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti. Meski listrik telah kembali menyala, pasokan tersebut masih dalam kondisi darurat sehingga petugas terus melakukan penanganan teknis untuk memastikan sistem kelistrikan kembali normal dan stabil.
Manager ULP PLN Selatpanjang, Roni Saputra, mengatakan perbaikan dilakukan setelah gangguan pada panel kubikal memengaruhi sistem kelistrikan, termasuk suplai arus searah atau direct current (DC) rectifier.
“Untuk sementara listrik sudah menyala, tetapi masih dalam kondisi darurat. Kami sedang memastikan pemasangan kabel dan melakukan perbaikan pada bagian yang mengalami gangguan agar pasokan listrik dapat kembali normal,” ujarnya, Kamis (29/10/2026).
Menurut Roni, gangguan pada panel kubikal menyebabkan masalah pada suplai DC yang berdampak terhadap peralatan pendukung kelistrikan. Kondisi tersebut memerlukan pemeriksaan menyeluruh agar sumber gangguan dapat diketahui dan sistem kembali beroperasi sebagaimana mestinya.
Ia menjelaskan, pemadaman yang terjadi pada Kamis dan dini hari sebelumnya dipicu gangguan pada cubicle. Sementara itu, pemadaman yang terjadi beberapa hari sebelumnya disebabkan hujan disertai petir yang berdampak pada dua jurusan jaringan listrik, yakni arah Mengkikit dan Pulau Merbau.
Gangguan pada kedua jalur tersebut mengakibatkan pemadaman meluas hingga pasokan listrik padam total di wilayah terdampak.
Saat ini, petugas PLN masih memeriksa dan memperbaiki instalasi, termasuk memastikan seluruh peralatan pendukung berfungsi dengan baik. PLN menargetkan perbaikan dapat diselesaikan pada sore hari, bergantung pada hasil pemeriksaan dan penanganan teknis di lapangan.
Roni menyebutkan, pihaknya juga sedang mengumpulkan data terkait dampak gangguan sebelum menyampaikan penjelasan resmi secara lengkap kepada masyarakat.
Ia mengimbau masyarakat tetap tenang sembari menunggu proses perbaikan selesai. Informasi lebih lanjut mengenai penyebab gangguan dan perkembangan pemulihan pasokan listrik akan disampaikan setelah pemeriksaan teknis rampung.
Tambahan Mesin Pembangkit Disiapkan
Di tengah upaya pemulihan pasokan listrik, PLN juga menyiapkan penambahan kapasitas pembangkit untuk membantu mengatasi defisit daya di sejumlah wilayah Kepulauan Meranti.
Roni menjelaskan, mesin pembangkit berkapasitas 2 megawatt (MW) yang direncanakan untuk wilayah Lemang, Kecamatan Rangsang Barat, masih dalam tahap persiapan lahan dan fondasi.
Berdasarkan informasi yang diterimanya, mesin tersebut ditargetkan tiba di lokasi pada 10 November 2026. Kehadiran pembangkit tambahan ini diharapkan dapat memperkuat pasokan listrik bagi masyarakat di wilayah tersebut.
Sementara itu, mesin pembangkit berkapasitas 1 MW untuk wilayah Bagan Melibur, Kecamatan Merbau, telah ditempatkan dan masih menjalani pemasangan instalasi.
Mesin tersebut dijadwalkan mulai beroperasi pada pekan berikutnya setelah seluruh proses instalasi selesai.
Penambahan dua mesin pembangkit tersebut diharapkan dapat membantu mengurangi defisit daya sekaligus meningkatkan keandalan pasokan listrik, terutama di wilayah yang membutuhkan tambahan kapasitas pembangkitan.
Meski demikian, masyarakat masih menantikan penyelesaian gangguan yang terjadi saat ini agar aktivitas sehari-hari dapat kembali berjalan tanpa terganggu pemadaman berulang.
Pemkab Meranti Ikut Pantau Penanganan Gangguan
Pemadaman listrik yang berulang turut menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti. Asisten II Sekretariat Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti, H. Irmansyah, M.Si., mengatakan pemerintah daerah terus memantau perkembangan penanganan gangguan yang dilakukan PLN Selatpanjang.
Menurutnya, pasokan listrik merupakan kebutuhan dasar yang sangat penting bagi masyarakat. Selain menunjang aktivitas rumah tangga, ketersediaan listrik juga berpengaruh terhadap kelancaran pelayanan publik, operasional usaha, dan kegiatan perekonomian daerah.
Karena itu, Pemkab Meranti berharap perbaikan yang dilakukan PLN dapat segera dituntaskan sehingga pasokan listrik kembali normal dan masyarakat tidak terus-menerus menghadapi gangguan serupa.
“Pemerintah daerah akan terus memantau perkembangan penanganan gangguan ini. Kita berharap proses perbaikan dapat segera diselesaikan sehingga pasokan listrik kembali normal dan aktivitas masyarakat tidak lagi terganggu,” ujar Irmansyah.
Ia menegaskan, penanganan gangguan harus dilakukan secara maksimal agar pelayanan kelistrikan kembali stabil. Pemerintah daerah juga berharap langkah perbaikan dan penguatan kapasitas pembangkit dapat meningkatkan keandalan pasokan listrik di Kepulauan Meranti.
Dengan masih berlangsungnya perbaikan panel kubikal serta persiapan penambahan mesin pembangkit, masyarakat berharap upaya tersebut dapat menjadi solusi bagi persoalan pasokan listrik yang selama ini mengganggu aktivitas warga.
Pemulihan sistem kelistrikan secara menyeluruh menjadi hal penting, tidak hanya untuk mengakhiri pemadaman saat ini, tetapi juga untuk menjaga kestabilan pasokan listrik bagi masyarakat dan dunia usaha di Selatpanjang serta wilayah sekitarnya. (*)

