Pasar Murah Aman di Marpoyan Damai Diserbu Warga

Beritariau.com, PEKANBARU – Antusiasme warga terlihat dalam pelaksanaan Pasar Murah Aman Pekanbaru yang digelar di Lapangan Fasilitas Umum Perumahan Sidomulyo, Kelurahan Perhentian Marpoyan, Kecamatan Marpoyan Damai, Sabtu (31/10/2026) pagi.
Sejak pukul 07.30 WIB, masyarakat sudah berdatangan untuk mendapatkan berbagai kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau. Kegiatan bertema “Belanja Murah Aman dan Nyaman” ini menjadi salah satu upaya Pemerintah Kota Pekanbaru membantu masyarakat menghadapi kebutuhan pangan sekaligus menjaga stabilitas harga di pasaran.
Pasar murah tersebut merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Kota Pekanbaru bersama PT Sarana Pangan Madani (SPM). Pembukaannya dilakukan oleh Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho yang diwakili Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Yulianis.
Dalam sambutannya, Yulianis menegaskan bahwa pasar murah bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga yang lebih bersahabat.
"Kehadiran Pasar Murah Aman Pekanbaru ini merupakan langkah nyata, bukan sekadar seremoni, melainkan solusi langsung untuk meringankan dan membantu warga memenuhi bahan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau," ujarnya.
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam mengendalikan inflasi. Melalui penyediaan sejumlah komoditas pangan dengan harga di bawah rata-rata pasar, pemerintah berupaya menjaga daya beli masyarakat sekaligus mengendalikan tekanan harga kebutuhan pokok.
"Melalui program Pasar Murah Aman Pekanbaru ini, kita juga berupaya menekan laju inflasi daerah secara terarah dan terukur," jelasnya.
Beras, Telur, Tepung hingga Minyak Goreng Dijual Murah
Dalam pelaksanaan pasar murah kali ini, terdapat lima jenis komoditas pangan yang disediakan bagi masyarakat, yakni beras Anak Daro, beras SPHP, telur, tepung, dan minyak goreng MinyaKita.
Beras Anak Daro disediakan sebanyak 1 ton dan dijual dengan harga Rp169 ribu untuk kemasan 10 kilogram. Sementara beras SPHP tersedia sebanyak 2 ton dengan harga Rp60 ribu per kemasan 5 kilogram.
Selain beras, masyarakat juga dapat membeli telur dengan harga Rp47 ribu per papan. Tepung dijual Rp14 ribu per kilogram, sedangkan minyak goreng MinyaKita dipasarkan seharga Rp15.700 per liter.
Harga yang ditawarkan menjadi daya tarik tersendiri bagi warga. Ketersediaan sejumlah bahan pokok dalam satu lokasi juga memudahkan masyarakat memenuhi kebutuhan rumah tangga tanpa harus berpindah-pindah tempat.
Yulianis pun mengimbau masyarakat agar memanfaatkan pasar murah secara bijak dengan membeli sesuai kebutuhan. Ia memastikan stok komoditas yang disediakan cukup untuk memenuhi kebutuhan warga yang datang berbelanja.
"Warga kita imbau memanfaatkan momen pasar murah ini dengan bijak. Berbelanjalah sesuai kebutuhan, tidak perlu melakukan aksi borong, karena stok yang ada cukup untuk memenuhi kebutuhan warga," tutupnya.
Melalui kegiatan Pasar Murah Aman Pekanbaru, Pemko Pekanbaru berharap masyarakat dapat memperoleh bahan pokok dengan harga terjangkau. Program ini sekaligus menjadi langkah menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, terutama di tengah kebutuhan rumah tangga yang terus berjalan. (*)

