Wabup Syamsurizal Ajak Guru RA Tanamkan Kecintaan terhadap Al-Qur’an Sejak Usia Dini

Wabup Syamsurizal Ajak Guru RA Tanamkan Kecintaan terhadap Al-Qur’an Sejak Usia Dini

Beritariau.com, SIAK – Wakil Bupati Siak, Syamsurizal, mengajak seluruh guru Raudhatul Athfal (RA) untuk terus memperkuat pendidikan keagamaan bagi anak-anak sejak usia dini. Salah satu hal penting yang perlu ditanamkan adalah kecintaan terhadap Al-Qur’an, mulai dari mengenal huruf hijaiyah hingga membiasakan anak belajar membaca kitab suci umat Islam tersebut.

Ajakan itu disampaikan Syamsurizal saat menghadiri peringatan Milad ke-24 Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) Kabupaten Siak di Taman Siak Lawo, Kamis (29/10/2026). Kegiatan tahun ini mengusung tema “Menguatkan Kader, Menyatukan Gerak, Melahirkan Karya dan Prestasi Menuju IGRA Bermartabat dan Bermanfaat.”

Menurut Syamsurizal, pendidikan di tingkat RA memiliki peran penting dalam membangun fondasi karakter anak. Pada jenjang inilah anak mulai diperkenalkan dengan dasar-dasar pendidikan agama, pembentukan akhlak, serta kebiasaan positif yang akan menjadi bekal ketika memasuki pendidikan selanjutnya.

Ia berharap para guru RA dapat terus membimbing anak-anak agar memiliki kemampuan dasar membaca Al-Qur’an sebelum melanjutkan pendidikan ke tingkat sekolah dasar atau madrasah ibtidaiyah.

“Harapan kita, ketika anak-anak masuk SD/MI nanti sudah memiliki dasar membaca Al-Qur’an dan memiliki kecintaan terhadap Al-Qur’an. Paling tidak sudah mengenal huruf hijaiyah karena Al-Qur’an adalah pedoman umat Islam,” ujar Syamsurizal.

Pada kesempatan tersebut, Wabup juga menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat atas perjalanan IGRA Kabupaten Siak yang telah memasuki usia ke-24 tahun. Ia berharap organisasi yang menaungi para pendidik RA itu semakin solid dalam memperkuat kader, menyatukan langkah, serta menghasilkan berbagai karya dan prestasi bagi kemajuan pendidikan anak usia dini.

Menurutnya, peran guru RA tidak hanya sebatas menyampaikan materi pembelajaran, tetapi juga menjadi bagian penting dalam membentuk karakter dan menanamkan nilai-nilai keagamaan sejak masa pertumbuhan anak.

Peringatan Milad ke-24 IGRA Kabupaten Siak pun menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi antarpendidik, meningkatkan semangat pengabdian, serta memperkuat komitmen bersama dalam memberikan pendidikan terbaik bagi generasi penerus.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pemotongan tumpeng bersama Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Siak, Fuadi Ahmad, sebagai tanda dimulainya peringatan hari jadi organisasi tersebut.

Ketua Pengurus Daerah IGRA Kabupaten Siak, Hamidah, menyampaikan bahwa kegiatan itu diikuti sekitar 116 peserta dari total 156 kepala dan guru RA yang telah terdata di Kabupaten Siak. Para peserta berasal dari 22 lembaga RA yang tersebar di sejumlah wilayah.

Ia menjelaskan, pelaksanaan kegiatan didukung melalui swadaya keluarga besar IGRA, Kelompok Kerja Raudhatul Athfal (KKRA), serta iuran peserta yang mengikuti peringatan tersebut.

"Alhamdulillah, pelaksanaan kegiatan didukung melalui swadaya dari kas IGRA, Kelompok Kerja Raudhatul Athfal (KKRA), serta iuran peserta yang mengikuti kegiatan," kata Hamidah.

Selain menjadi ajang silaturahmi, peringatan Milad ke-24 IGRA Kabupaten Siak juga dimeriahkan dengan IGRA Fun Game. Kegiatan tersebut diharapkan semakin memperkuat kebersamaan dan kekompakan para pendidik RA dalam menjalankan peran mereka mendidik anak-anak sejak usia dini. (*)