Karmila Sari Raih Young & Impactful Alumni Award di Dies Natalis ke-67 Untarj

Anggota DPR RI Dr. Hj. Karmila Sari meraih penghargaan Young & Impactful Alumni Award dari Universitas Tarumanagara (Untar), yang diserahkan Rektor Prof Dr Amad Sudiro.
Beritariau.com, JAKARTA - Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Dr Hj Karmila Sari, SKom, MM, meraih penghargaan Young & Impactful Alumni Award dari Universitas Tarumanagara (Untar) dalam rangka peringatan Dies Natalis ke-67 kampus tersebut, Selasa (27/10/2026).
Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada alumni muda yang dinilai memiliki pencapaian, karya, serta kontribusi nyata bagi masyarakat, dunia profesional, industri, dan lingkungan sekitarnya.
Karmila Sari terpilih sebagai penerima penghargaan dari Fakultas Teknologi Informasi (FTI) Untar. Penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas perjalanan pendidikan dan kiprahnya dalam berkontribusi bagi masyarakat melalui bidang profesi dan pengabdian publik.
Karmila mengaku bersyukur dapat kembali ke kampus tempat dirinya menempuh pendidikan sarjana untuk menerima penghargaan tersebut.
"Menjadi kebanggaan dan rasa syukur yang tiada hentinya kembali lagi ke kampus saat menempuh S1 di Untar untuk menerima penghargaan. Award ini terpilih satu orang per fakultas dan saya terpilih dari Fakultas IT sebagai penerima Young & Impactful Alumni Award," ujar Karmila via seluler, Rabu (28/10/2026).
Wakil Ketua PP KPPG mengatakan, penghargaan tersebut didedikasikan kepada orang tua, keluarga, serta semua pihak yang telah berkontribusi dalam perjalanan dan pencapaiannya hingga saat ini.
"Penghargaan ini saya dedikasikan ke orang tua, keluarga dan semua yang berkontribusi dalam prestasi bertahap yang saya ukir sampai saat ini. Semoga ini menjadi kebanggaan juga bagi keluarga dan masyarakat Riau, serta bisa menjadi inspirasi bagi kita semua dalam menjalani pendidikan dan karier untuk tak henti-hentinya berkontribusi kepada negara dengan melakukan hal-hal yang bermanfaat untuk orang banyak,” tutur Dr Karmila.
Pemberian penghargaan kepada Dr Karmila Sari merupakan bagian dari rangkaian peringatan Dies Natalis ke-67 Untar yang mengusung tema “MOVE BEYOND: From Teaching and Research to Transformational Impact”.
Tema tersebut menekankan pentingnya transformasi pendidikan tinggi agar tidak hanya berfokus pada proses pengajaran dan penelitian, tetapi juga mampu menghasilkan dampak nyata bagi masyarakat.
Peringatan Dies Natalis ditandai dengan prosesi Sidang Senat Terbuka yang dihadiri para guru besar. Dalam momentum tersebut, Untar juga memberikan IPE Impact Awards kepada mahasiswa, dosen, alumni, dan mitra industri yang dinilai memberikan kontribusi melalui bidang keahlian masing-masing.
Penghargaan bagi alumni menjadi salah satu bentuk pengakuan terhadap peran lulusan perguruan tinggi dalam mengimplementasikan ilmu, pengalaman, dan kompetensi untuk menjawab kebutuhan masyarakat serta perkembangan dunia profesional.
Rektor Untar, Prof Dr Amad Sudiro, SH, MH, MKn, MM, menegaskan bahwa perguruan tinggi harus terus beradaptasi dengan perkembangan zaman, terutama dalam menghadirkan pendidikan dan penelitian yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Memasuki usia ke-67, Untar dituntut tidak hanya menghasilkan lulusan yang kompeten, tetapi juga mendorong lahirnya karya dan inovasi yang memberikan manfaat lebih luas.
“Universitas tidak mengenal pensiun,” tegas Amad Sudiro.
Menurutnya, pembaruan harus dilakukan secara berkelanjutan dengan berlandaskan nilai Integrity, Professionalism, dan Entrepreneurship (IPE), serta diperkuat melalui kolaborasi dengan berbagai pihak.
Rektor Untar menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tinggi tidak hanya diukur dari capaian akademik, tetapi juga dari kontribusi para lulusannya setelah kembali berkiprah di tengah masyarakat.
Bagi Karmila Sari, penghargaan tersebut sekaligus menjadi motivasi untuk terus berkarya dan memberikan kontribusi yang bermanfaat bagi masyarakat, termasuk masyarakat Riau dan bangsa Indonesia. (*)

