Respons 8 Menit, PSC 119 Pekanbaru Evakuasi Pemotor Cedera Kepala ke RS Prima

Beritariau.com, PEKANBARU — Respons cepat ditunjukkan tim Public Safety Center (PSC) 119 Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru saat menangani korban kecelakaan lalu lintas di Jalan Srikandi, Sabtu (17/10/2026) dini hari. Hanya delapan menit setelah laporan diterima, tim medis tiba di lokasi dan langsung memberikan pertolongan kepada korban yang mengalami cedera kepala.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Hazli Fendriyanto, mengatakan laporan kecelakaan tersebut diterima melalui layanan darurat Call Center 112 pada pukul 03.18 WIB.
Menindaklanjuti laporan itu, tim PSC 119 yang dipimpin Dokter Ami segera bergerak menuju lokasi kejadian. Petugas tiba pada pukul 03.26 WIB untuk memberikan penanganan medis awal.
“Petugas tiba pada pukul 03.26 WIB untuk memberikan penanganan medis awal kepada korban. Korban diketahui mengalami kecelakaan tunggal yang diduga terjadi akibat ban belakang sepeda motor pecah,” ujar Hazli.
Kecelakaan tersebut mengakibatkan korban mengalami cedera kepala sedang dengan sejumlah gejala yang membutuhkan penanganan segera. Korban dilaporkan mengalami penurunan kesadaran, pembengkakan di bagian belakang kepala, perdarahan dari telinga, serta muntah.
Melihat kondisi korban, tim medis melakukan stabilisasi untuk menjaga kondisi korban sebelum proses evakuasi dilakukan.
“Tim medis melakukan stabilisasi kondisi korban sebelum mengevakuasinya menggunakan ambulans ke Rumah Sakit (RS) Prima untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut,” ungkap Hazli.
Kecepatan penanganan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Pekanbaru dalam memperkuat pelayanan kegawatdaruratan medis bagi masyarakat.
Melalui layanan PSC 119 yang terintegrasi dengan Call Center 112, warga yang mengalami kondisi darurat dapat melaporkan kejadian agar petugas segera melakukan penanganan sesuai kebutuhan di lapangan.
Dinas Kesehatan mengimbau masyarakat untuk segera menghubungi layanan darurat apabila menemukan kecelakaan atau kondisi medis yang membutuhkan pertolongan cepat. Penanganan awal yang tepat dan segera diharapkan dapat membantu mengurangi risiko komplikasi pada korban. (*)

