Bupati Ahmad Yuzar Buka Porsadin VI Kampar, 340 Santri Ikuti 14 Cabang Lomba

Bupati Ahmad Yuzar Buka Porsadin VI Kampar, 340 Santri Ikuti 14 Cabang Lomba

Beritariau.com, Bangkinang -- Bupati Kampar H. Ahmad Yuzar resmi membuka Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (Porsadin) VI tingkat Kabupaten Kampar tahun 2026, Sabtu (19/9/2026).

Ajang yang menjadi wadah kompetisi olahraga, seni dan keterampilan keagamaan bagi santri Madrasah Diniyah Takmiliyah Amaliyah (MDTA) tersebut berlangsung selama dua hari, 19–20 September 2026.

Porsadin VI dipusatkan di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Kampar dan diikuti 340 peserta yang berasal dari 21 kecamatan se-Kabupaten Kampar. Sebanyak 14 cabang lomba dipertandingkan dalam kegiatan tersebut.

Pembukaan Porsadin turut dihadiri Wakil Ketua I DPP FKDT Drs. H. Mahfuzd, Ketua DPW FKDT Riau Mukhlis, S.Pd.I., MM., Kepala Kementerian Agama Kabupaten Kampar Dr. H. Erizon Effendy, S.Ag., M.Pd., Kepala Dinas Dikpora Kampar Helmi, SH., MH., Camat Bangkinang Kota Edi Suherman, Forkopimcam, jajaran Kementerian Agama, pengurus FKDT Kabupaten Kampar dan kecamatan, serta kepala MDTA se-Kabupaten Kampar.

Ahmad Yuzar: Porsadin Jadi Wadah Silaturahmi Santri

Dalam sambutannya, Ahmad Yuzar mengatakan Porsadin bukan sekadar kompetisi untuk mengejar prestasi. Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk implementasi ilmu dan pembinaan yang diperoleh para santri selama belajar di MDTA.

Ia meminta seluruh peserta mengikuti perlombaan dengan penuh semangat sekaligus menjadikan kegiatan tersebut sebagai momentum mempererat silaturahmi antarsantri MDTA dari seluruh wilayah Kampar.

“Tunjukkan prestasi anak-anak semua. Semoga Porsadin ini menjadi ajang silaturahmi antar-santri MDTA se-Kabupaten Kampar,” ujar Ahmad Yuzar.

Menariknya, hujan yang mengguyur Bangkinang saat pembukaan tidak menyurutkan antusiasme peserta dan masyarakat yang hadir.

Ahmad Yuzar justru menyebut hujan tersebut sebagai berkah, terlebih Kabupaten Kampar sedang menghadapi persoalan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan.

“Walau pembukaan ini dalam kondisi hujan, tak mengurangi semangat dan semarak pembukaan Porsadin VI. Ini berkah bagi kita semua yang saat ini Kampar dilanda kabut asap. Alhamdulillah, hujan ini akan dapat mengurangi dan menghilangkan kabut asap ini,” katanya.

Dorong Lahirnya Generasi Berakhlakul Karimah

Ahmad Yuzar menilai keberadaan MDTA dan pondok pesantren memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda.

Melalui kegiatan Porsadin, ia berharap nilai-nilai keagamaan yang diperoleh para santri tidak hanya dipahami dalam pembelajaran, tetapi juga diwujudkan melalui sikap, kreativitas, sportivitas dan prestasi.

“Kita sangat yakin dengan Porsadin VI ini akan dapat melahirkan generasi Kampar yang berakhlakul karimah dan menunjukkan jati diri sebagai Negeri Serambi Mekkah Riau,” tegasnya.

Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Kampar terhadap pembangunan di bidang keagamaan. Menurutnya, generasi penerus bangsa banyak ditempa melalui lembaga pendidikan keagamaan seperti MDTA dan pondok pesantren.

“Kami sangat berkomitmen dengan pembangunan keagamaan di Kabupaten Kampar, karena kita tahu bahwa generasi-generasi penerus akan lahir dari MDTA dan Ponpes sebagai penerus bangsa,” ujar Ahmad Yuzar.

Menurutnya, dukungan pemerintah tidak cukup hanya diberikan dalam bentuk motivasi. Pemerintah daerah juga perlu hadir untuk memastikan keberlangsungan pembinaan pendidikan keagamaan.

“Dukungan ini bukan saja dalam bentuk spirit, tapi kita hadir langsung terhadap pelaksanaan keberlangsungan MDTA,” tambahnya.

Ahmad Yuzar kemudian meminta seluruh peserta menjadikan Porsadin sebagai momentum untuk meningkatkan kemampuan sekaligus memperkuat hubungan antarsantri.

“Ikuti dan laksanakan perlombaan dengan sportivitas dan raih prestasi. Wujudkan Kampar yang memiliki generasi berakhlakul karimah,” tutupnya.

FKDT Apresiasi Dukungan Pemkab Kampar

Wakil Ketua I DPP FKDT Drs. H. Mahfuzd menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Kampar yang memberikan dukungan terhadap pelaksanaan Porsadin VI.

Menurutnya, dukungan pemerintah daerah menjadi salah satu faktor penting sehingga kegiatan dapat digelar dalam skala yang lebih besar.

Ia juga menyoroti prestasi para santri Kampar dalam berbagai ajang Porsadin. Mahfuzd berharap capaian tersebut dapat kembali dipertahankan dan ditingkatkan pada Porsadin tingkat nasional.

“Kami sangat mengapresiasi Porsadin VI di Kabupaten Kampar. Alhamdulillah dukungan penuh dari Pemkab Kampar dalam menyukseskan kegiatan ini. Kami mengucapkan ribuan terima kasih kepada Bupati Kampar Ahmad Yuzar atas dukungan ini,” kata Mahfuzd.

“Prestasi anak-anak Kampar dalam berbagai ajang dan tingkatan pada Porsadin selalu meraih prestasi terbaik. Kita berharap prestasi ini dapat kembali diukir pada Porsadin tingkat nasional tahun ini,” lanjutnya.

Diikuti 340 Peserta, Hadirkan Ribuan Guru MDTA

Kepala Kementerian Agama Kabupaten Kampar Dr. H. Erizon Effendy juga menyampaikan apresiasi atas dukungan Bupati Ahmad Yuzar terhadap kegiatan tersebut.

Menurut Erizon, Porsadin VI kali ini dapat digelar secara lebih besar berkat dukungan Pemerintah Kabupaten Kampar.

“Alhamdulillah, baru kali ini kita dapat menggelar kegiatan Porsadin secara besar-besaran. Ini berkat bantuan, dukungan dan support yang begitu besar dari Pemkab Kampar,” ungkap Erizon.

Sementara itu, Ketua Panitia Porsadin VI tingkat Kabupaten Kampar tahun 2026, Syamsul Hidayat, MM., menjelaskan kegiatan berlangsung selama dua hari dan diikuti 340 peserta dari 21 kecamatan.

Selain peserta lomba, kegiatan tersebut juga dihadiri sekitar 3.000 guru MDTA se-Kabupaten Kampar.

“Ajang ini digelar selama dua hari, mulai tanggal 19 sampai 20 September 2026. Diikuti sebanyak 340 peserta dari 21 kecamatan se-Kabupaten Kampar dan dihadiri sebanyak 3.000 orang guru MDTA se-Kabupaten Kampar. Ada 14 cabang lomba yang dipertandingkan,” jelas Syamsul.

Usai pembukaan, Bupati Kampar Ahmad Yuzar juga menerima cenderamata dari Pimpinan Pusat FKDT. Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama seluruh unsur yang hadir. (*)