UMRI dan UPERTIS Perkuat Kerja Sama, Fokus Tingkatkan Mutu Perguruan Tinggi
UMRI dan UPERTIS Perkuat Kerja Sama, Fokus Tingkatkan Mutu Perguruan Tinggi
Beritariau.com, Pekanbaru -- Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) memperkuat jejaring kerja sama dengan perguruan tinggi di Indonesia melalui kolaborasi bersama Universitas Perintis Indonesia (UPERTIS) Padang.
Kolaborasi tersebut ditandai dengan kunjungan jajaran UPERTIS ke Kampus UMRI sekaligus penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) penyelenggaraan Tri Dharma Perguruan Tinggi, Jumat (28/8/2026).
Pertemuan yang berlangsung di ruang rapat pimpinan UMRI itu tidak hanya menjadi agenda penandatanganan kerja sama. Kedua perguruan tinggi juga bertukar pengalaman dan membahas sejumlah isu strategis, mulai dari penjaminan mutu, pengelolaan mahasiswa asing, promosi perguruan tinggi hingga pemanfaatan media sosial untuk komunikasi dan publikasi institusi.
Rektor UMRI, Dr. H. Saidul Amin, M.A., menyambut baik kunjungan tersebut. Ia mengatakan kerja sama antarkampus perlu diarahkan pada program yang memberikan manfaat nyata dan dapat dikembangkan secara berkelanjutan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh tamu yang telah hadir. Banyak hal yang dapat kita pelajari dan kolaborasikan bersama. Mudah-mudahan kerja sama ini menjadikan kedua universitas semakin baik di masa mendatang,” ujar Saidul Amin.
Menurutnya, ruang kolaborasi tidak hanya terbatas pada kegiatan akademik. UMRI dan UPERTIS juga dapat mengembangkan kerja sama di bidang tata kelola, pengembangan sumber daya manusia, peningkatan kualitas layanan, penjaminan mutu hingga inovasi kelembagaan.
“Kerja sama ini harus memberikan manfaat bagi kedua belah pihak. Kita tidak hanya berbagi pengalaman, tetapi juga dapat bersama-sama melahirkan inovasi dan program yang berdampak bagi perguruan tinggi,” katanya.
Sementara itu, Rektor UPERTIS, Dr. Yaslina, M.Kep., Ns., Sp.Kep.Kom., mengatakan kunjungan ke UMRI menjadi kesempatan bagi pihaknya untuk menggali pengalaman dan praktik pengelolaan perguruan tinggi yang telah diterapkan UMRI.
“Ada beberapa hal yang ingin kami dapatkan melalui kegiatan ini, terutama sharing informasi terkait penjaminan mutu, mahasiswa asing, serta upaya promosi dan media sosial,” ungkap Yaslina.
Ia menilai kolaborasi antarpenguruan tinggi semakin penting di tengah perubahan dunia pendidikan yang berlangsung cepat. Pertukaran pengetahuan dan pengalaman dinilai dapat membantu masing-masing institusi meningkatkan kapasitas dan mutu.
“Kita harus maju dan bekerja bersama-sama,” tegasnya.
MoU Jadi Landasan Program Bersama
Setelah sesi diskusi, UMRI dan UPERTIS menandatangani Nota Kesepahaman sebagai landasan pengembangan berbagai bentuk kerja sama dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Kedua institusi sepakat agar kerja sama tersebut tidak berhenti pada penandatanganan dokumen, tetapi ditindaklanjuti melalui program konkret yang melibatkan dosen, mahasiswa, tenaga kependidikan serta unit kerja di masing-masing perguruan tinggi.
Kolaborasi dapat dikembangkan dalam berbagai bidang, termasuk penguatan mutu akademik dan tata kelola, pengembangan sumber daya manusia, pertukaran pengetahuan, pendidikan, penelitian hingga pengabdian kepada masyarakat.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan kunjungan rombongan UPERTIS ke sejumlah fasilitas di lingkungan Kampus UMRI.
Melalui kerja sama tersebut, UMRI dan UPERTIS berharap dapat saling memperkuat kapasitas dan melahirkan program strategis yang berkontribusi terhadap peningkatan mutu perguruan tinggi di Indonesia. (*)

