Kunjungi UIR, UPERTIS Pelajari Praktik Baik Penjaminan Mutu, Kehumasan dan Kerja Sama

Beritariau.com, Pekanbaru -- Universitas Perintis Indonesia (UPERTIS) melakukan kunjungan ke Universitas Islam Riau (UIR) untuk memperkuat kerja sama sekaligus mempelajari praktik baik dalam pengelolaan perguruan tinggi, khususnya bidang penjaminan mutu, kehumasan dan kerja sama.
Kunjungan tersebut berlangsung di Ruang Sidang Lantai II Gedung Rektorat UIR, Kamis (27/8/2026). Kegiatan juga dirangkaikan dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara UIR dan UPERTIS.
Rektor UIR Assoc. Prof. Dr. Admiral, S.H., M.H. diwakili Kepala Badan Kerja Sama dan Urusan Internasional (BKUI) UIR Dini Tiara Sasmi, S.IP., M.S.I., M.A. menyambut baik kunjungan tersebut.
Dini menjelaskan, UIR merupakan perguruan tinggi tertua di Riau dan berhasil meraih akreditasi Unggul pada 2024. Saat ini UIR memiliki 34 program studi sarjana, 13 program studi magister, dua program studi doktoral dan dua program studi profesi.
“Kami siap sharing informasi dan juga belajar bersama UPERTIS dalam rangka mengembangkan perguruan tinggi ini,” ujar Dini.
Sementara itu, Rektor UPERTIS Dr. Yaslina, M.Kep., Ns., Sp., Kep., Kom. mengatakan, UPERTIS yang berdiri sejak 1988 sebelumnya berfokus pada bidang analis kesehatan. Saat ini, UPERTIS memiliki tiga fakultas dengan 13 program studi jenjang vokasi, sarjana dan profesi, serta satu program studi magister.
Menurut Yaslina, kunjungan tersebut menjadi kesempatan bagi UPERTIS untuk menggali pengalaman UIR dalam mengelola sejumlah bidang strategis.
“Adapun fokus diskusi yang ingin kami bahas hari ini yaitu bagaimana penguatan Lembaga Penjamin Mutu di UIR, bagaimana pengelolaan kehumasan dan bagaimana pengelolaan kerja sama di UIR,” katanya.
Perkuat Budaya Mutu Kampus
Kepala Lembaga Penjamin Mutu (LPM) UIR Assoc. Prof. Dr. H. Asrol, M.Ec. menjelaskan bahwa LPM memiliki peran dalam menjalankan Sistem Penjaminan Mutu Internal di tingkat universitas sesuai Standar Nasional Pendidikan Tinggi secara berkelanjutan.
Menurut Asrol, penjaminan mutu tidak berhenti pada kegiatan monitoring, evaluasi maupun Audit Mutu Internal terhadap aktivitas akademik dan nonakademik. Hal yang tidak kalah penting adalah membangun budaya mutu di lingkungan perguruan tinggi.
“LPM tidak hanya melakukan monitoring, monev, serta Audit Mutu Internal secara berkala terhadap kegiatan akademik dan non-akademik, tetapi juga harus memperhatikan budaya mutu di lingkungan kampus,” jelas Asrol.
Diskusi kemudian berlanjut pada pengelolaan komunikasi dan media sosial perguruan tinggi. Koordinator Media Sosial UPERTIS Rizqy Vajra J, S.Sos. turut menggali strategi pengembangan media sosial serta pola kerja kehumasan yang diterapkan UIR.
Kepala Biro Humas dan Promosi (BHP) UIR Assoc. Prof. Dr. Harry Setiawan, M.I.Kom. menjelaskan bahwa fungsi humas perguruan tinggi saat ini semakin strategis.
Humas tidak hanya bertugas menyampaikan informasi mengenai kegiatan maupun capaian institusi, tetapi juga berperan membangun reputasi dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap perguruan tinggi.
Kerja Sama Jadi Bagian Strategis
Pada bidang kerja sama, Dini menjelaskan BKUI UIR memiliki dua divisi utama, yakni Divisi Dalam Negeri dan Divisi Luar Negeri. Pembagian tersebut dilakukan untuk mendukung pengembangan serta pemerataan jaringan kerja sama UIR.
Pertemuan UIR dan UPERTIS berlangsung dalam suasana terbuka dan penuh antusiasme. Kedua perguruan tinggi berharap kunjungan dan pertukaran praktik baik tersebut dapat menjadi awal penguatan sinergi, terutama dalam bidang penjaminan mutu, kehumasan dan pengembangan kerja sama.
Dari UPERTIS hadir Kepala P2AMIA Ns. Lisa Mustika Sari, M.Kep., Kepala UPT Kerja Sama Nova Mustika, M.Pd., serta perwakilan Lembaga TIK Ferry, S.Kom.
Sementara dari UIR hadir Sekretaris LPM Dr. Azmansyah, S.E., M.Econ., Kepala Divisi Audit Mutu Eksternal Budi Mulianto, S.IP., M.Si., Kepala Bidang Monitoring Evaluasi dan Survei Dr. Andri Eko Prabowo, S.Pd., M.Pd., serta Kepala Layanan Sertifikasi Profesi Assoc. Prof. Dr. Jarod Setiaji, S.Pi., M.Sc. (*)

