Bengkalis Mulai Bulan Vaksinasi Rabies 2026, Kejar Target Zero Rabies Tahun Depan

Bengkalis Mulai Bulan Vaksinasi Rabies 2026, Kejar Target Zero Rabies Tahun Depan

Beritariau.com, Bengkalis -- Pemerintah Kabupaten Bengkalis resmi mencanangkan Bulan Vaksinasi Rabies Tahun 2026 sebagai upaya memperkuat pencegahan penyebaran penyakit rabies dan mendukung target Zero Rabies 2027. Kick off program tersebut digelar di halaman Kantor Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (DTPHP) Kabupaten Bengkalis, Kamis (2/7/2026).

Bupati Bengkalis Kasmarni yang diwakili Staf Ahli Bupati Bidang SDM, Johansyah Syafri, mengatakan vaksinasi massal menjadi langkah strategis dalam melindungi kesehatan masyarakat sekaligus menekan penyebaran rabies pada hewan penular, terutama di wilayah yang masih berisiko.

Ia mengajak masyarakat yang memelihara anjing, kucing, maupun primata untuk memanfaatkan layanan vaksinasi rabies gratis sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan hewan dan keselamatan lingkungan.

Pelaksana Tugas Kepala DTPHP Kabupaten Bengkalis, Supandi, menjelaskan pemerintah menyiapkan 2.500 dosis vaksin rabies sepanjang 2026. Hingga Juni, sebanyak 623 dosis atau sekitar 24,9 persen telah diberikan kepada hewan peliharaan di berbagai wilayah.

Berdasarkan data DTPHP, hingga pertengahan tahun tercatat 229 kasus gigitan hewan penular rabies. Namun, hanya dua kasus yang dipastikan positif rabies. Angka tersebut menunjukkan penurunan dibandingkan tahun sebelumnya dan menjadi indikator bahwa program vaksinasi mulai memberikan dampak positif terhadap pengendalian penyakit.

Program Bulan Vaksinasi Rabies 2026 merupakan bagian dari gerakan serentak se-Provinsi Riau dalam meningkatkan cakupan vaksinasi hewan penular rabies. Pemerintah Kabupaten Bengkalis berharap partisipasi masyarakat terus meningkat sehingga target Bengkalis bebas rabies pada 2027 dapat tercapai.

Kegiatan ini turut dihadiri jajaran perangkat daerah, dokter hewan, petugas kesehatan hewan, serta komunitas pecinta satwa yang bersama-sama mendukung keberhasilan program pengendalian rabies di Kabupaten Bengkalis. (*)