Pasutri Lansia di Bengkalis Tewas Terbakar di Rumah Diduga Sengaja Dibakar, Polisi Amankan 9 Remaja

Pasutri Lansia di Bengkalis Tewas Terbakar di Rumah Diduga Sengaja Dibakar, Polisi Amankan 9 Remaja

Ilustrasi/Net

Beritariau.com, Bengkalis – Peristiwa kebakaran rumah yang menewaskan pasangan suami istri lanjut usia (lansia) di Kabupaten Kabupaten Bengkalis, Riau, diduga bukan kecelakaan biasa. Kepolisian mengungkap adanya dugaan unsur kesengajaan dalam insiden yang menewaskan dua korban lansia tersebut.

Kapolres Bengkalis, AKBP Fahrian Saleh Siregar, menyampaikan bahwa hasil penyelidikan mengarah pada dugaan pembakaran yang dilakukan oleh sekelompok remaja. Total sembilan remaja telah diamankan untuk dimintai keterangan, dan satu di antaranya telah ditetapkan sebagai tersangka.

“Berdasarkan hasil gelar perkara, satu orang telah resmi kami tetapkan sebagai tersangka, yakni remaja berinisial S,” ungkapnya, Jumat (29/5/2026).

Peristiwa tragis itu terjadi pada Rabu (27/5/2026) dini hari sekitar pukul 00.20 WIB, di sebuah rumah di Jalan Kampung Baru, Desa Batang Duku, Kecamatan Bukit Batu. Rumah milik pasangan lansia Abdullah dan Sakinah tersebut ludes dilalap api dalam waktu singkat karena sebagian besar bangunan berbahan kayu.

Dalam kejadian tersebut, Sakinah ditemukan meninggal di lokasi dengan luka bakar. Sementara Abdullah sempat dievakuasi dalam kondisi kritis dan dirawat di RSUD Siak, namun akhirnya juga meninggal dunia akibat luka bakar serius.

Polisi menduga pelaku utama, remaja berinisial S, melakukan aksi dengan menyiramkan bahan bakar cair ke bagian belakang rumah sebelum menyalakan api saat kondisi lingkungan sepi. Motif sementara diduga karena rasa sakit hati terhadap korban.

“Kami masih mendalami keterkaitan tersangka S dan kelompoknya dengan rentetan peristiwa kebakaran misterius di wilayah tersebut,” ujar Kapolres.

Selain itu, penyidik juga masih menelusuri kemungkinan keterlibatan pihak lain, karena dua remaja lain masih berstatus saksi dan menunggu hasil pemeriksaan lanjutan dari ahli. Tidak menutup kemungkinan jumlah tersangka akan bertambah apabila ditemukan alat bukti baru.

Polisi kini terus melakukan pengembangan kasus untuk mengungkap motif lengkap serta kemungkinan adanya rangkaian kejadian lain yang berkaitan dengan peristiwa tersebut. (*)